25.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Kelotok Diterjang Gelombang, Kanit Provost Polsek Hanaut Tewas Tenggel

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Duka meliputi jajaran Polres Kotawaringin
Timur, khususnya Polsek Hanaut. Pasalnya, salah seorang personelnya, yakni
Aiptu Yano, meninggal dunia dalam kecelakaan air, Minggu (14/2/2021) petang,
sekitar pukul 17.30 Wib.

Yano (42) yang menjabat sebagai
Kanit Provost Polsek Hanaut meninggal dalam kecelakaan air yang terjadi di Sei
Bantian Sungai Mentaya.

Informasi yang diperoleh prokalteng.co menyebutkan, sebelumnya
Yano bersama 6 orang lainnya termasuk motoris, menggunakan kelotok ces
bermaksud pulang menuju Desa Parebok, usai berburu di wilayah Desa Bantian.

Ketika kelotok ces yang mereka
tumpangi berada di Sungai Mentaya, dari arah hulu ada sebuah kapal yang lewat. Pada
saat yang sama dari arah yang sama juga melaju sebuah kapal pandu.

Baca Juga :  TERLALU! Ini Tampang Pencabul Remaja Laki-laki di Kapuas

Melintasnya dua kapal itu
menimbulkan gelombang cukup besar yang menerjang kelotok ces yang ditumpang
Yano dan kawan-kawannya. Tak ayal, kelotok kecil yang ditumpangi 7 orang itu
pun langsung oleng dan karam.

“Saat kelotok karam dan tenggelam,
saksi melihat korban masih berenang. Kemudian sekitar 5 menit setelah itu, saksi
melihat korban sudah lemas, namun tangan korban masih dipegang oleh saksi bernama
Saleh,” kata salah seorang kerabat korban kepada prokalteng.co, Minggu malam.

Beruntung saat itu ada kelotok
lain yang datang dan berusaha memberi pertolongan dan membawa semua korban ke
pelabuhan Pelingkau Desa Sei Ijum Raya. “Namun ternyata Yano sudah
meninggal dunia,” ujarnya.

Jenazah Aiptu Yano kemudian
dibawa ke RSUD Pratama Samuda untuk dilakukan visum. Sementara kelotok yang
tenggelam, hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Pasutri di Jalan Cempaka Masuk Meja Hijau

Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP
Abdoel H Jakin membenarkan terjadinya kecelakaan air yang mengakibatkan salah
seorang anggotanya menjadi korban meninggal dunia pada Minggu (14/2) petang.

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Duka meliputi jajaran Polres Kotawaringin
Timur, khususnya Polsek Hanaut. Pasalnya, salah seorang personelnya, yakni
Aiptu Yano, meninggal dunia dalam kecelakaan air, Minggu (14/2/2021) petang,
sekitar pukul 17.30 Wib.

Yano (42) yang menjabat sebagai
Kanit Provost Polsek Hanaut meninggal dalam kecelakaan air yang terjadi di Sei
Bantian Sungai Mentaya.

Informasi yang diperoleh prokalteng.co menyebutkan, sebelumnya
Yano bersama 6 orang lainnya termasuk motoris, menggunakan kelotok ces
bermaksud pulang menuju Desa Parebok, usai berburu di wilayah Desa Bantian.

Ketika kelotok ces yang mereka
tumpangi berada di Sungai Mentaya, dari arah hulu ada sebuah kapal yang lewat. Pada
saat yang sama dari arah yang sama juga melaju sebuah kapal pandu.

Baca Juga :  TERLALU! Ini Tampang Pencabul Remaja Laki-laki di Kapuas

Melintasnya dua kapal itu
menimbulkan gelombang cukup besar yang menerjang kelotok ces yang ditumpang
Yano dan kawan-kawannya. Tak ayal, kelotok kecil yang ditumpangi 7 orang itu
pun langsung oleng dan karam.

“Saat kelotok karam dan tenggelam,
saksi melihat korban masih berenang. Kemudian sekitar 5 menit setelah itu, saksi
melihat korban sudah lemas, namun tangan korban masih dipegang oleh saksi bernama
Saleh,” kata salah seorang kerabat korban kepada prokalteng.co, Minggu malam.

Beruntung saat itu ada kelotok
lain yang datang dan berusaha memberi pertolongan dan membawa semua korban ke
pelabuhan Pelingkau Desa Sei Ijum Raya. “Namun ternyata Yano sudah
meninggal dunia,” ujarnya.

Jenazah Aiptu Yano kemudian
dibawa ke RSUD Pratama Samuda untuk dilakukan visum. Sementara kelotok yang
tenggelam, hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Pasutri di Jalan Cempaka Masuk Meja Hijau

Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP
Abdoel H Jakin membenarkan terjadinya kecelakaan air yang mengakibatkan salah
seorang anggotanya menjadi korban meninggal dunia pada Minggu (14/2) petang.

Terpopuler

Artikel Terbaru