PALANGKA RAYA – Mahasiswa
(KKN) Universitas Gajah Mada (UGM) yang hanyut sekitar pukul 17.10 WIB, Minggu
(11/8/2019), masih belum ditemukan hingga sekarang.
Camat Bukit Batu,
Herwin mengatakan, pihaknya masih
membantu proses pencarian. Tetapi dari kemarin sampai hari ini masih belum
terlihat ada tanda-tanda ditemukannya korban.
“Pihak petugas bersama
masyarakat setempat masih mencari korban hingga sekarang,” katanya kepada
kaltengpos.co, Senin (12/8/2019) siang.
IPencarian tersebut
melibatkan sekuruh pihak, mulai dari pihak kepolisian, TNI, BNP,
masyarakat yang cukup profesional hingga masyarakat adat.
Ia mengungkapkan, menurut informasi masyarakat sekitar lokasi
kejadian, penyebab hanyutnya mahasiswa yang bernama Ricky Dwi Hariyanto
tersebut mandi bercebur ke sungai Rungan.
Padah tidak bisa berenang.
“Karena sekarang kan
lagi musim kemarau, jadi di pinggir sungai timbul pasir seperti layaknya
pantai. Jadi kelihatan sungai Rungan seperti dangkal. Nah, karena kebetulan
mereka melihat anak kecil berenang mereka juga ikut masuk ke sungai padahal
tidak bisa berenang, terus yang bersangkutan hanyut,” ungkapnya.
Dia juga mengatakan
mahasiswa UGM yang KKN di Kecamatan Bukit Batu terbagi di 2 wilayah, yakni 1
kelompok di Kelurahan Banturung dan 1 kelompok di Kelurahan Tangkiling.
Mahasiswa UGM tersebut keseluruhannya berjumlah 29 orang.
“Katanya mereka ini
jurusan kehutanan, tetapi untuk yang hanyut saya kurang tahu dari kelompok yang
mana,” pungkasnya. (atm)