29.1 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Karyawan di Dua TKP Diduga Keracunan Makanan

TAMIANG LAYANG- Karyawan PT Saptaindra
Sejati (SIS) diduga keracunan makanan. Mereka terpaksa mendapat perawatan di
sejumlah rumah sakit terdekat setelah merasakan gejala mual hingga muntah-
muntah, Jumat (30/8)
.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kalteng Pos (Grup
Kaltengpos.co), keracunan makanan itu baru diketahui pada malam hari setelah
karyawan menyantap  makanan untuk makan siang  di mess K
m
34 PT SIS di Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima.

Awalnya, ada salah satu karyawan yang mendatangi klinik
yang merasakan mual disertai muntah. Dari keterangan terdapat 24 karyawan
merasakan hal serupa sehingga langsung dirujuk untuk mendapat penanganan.

Indikasi keracunan juga tidak hanya dirasakan oleh
puluhan orang itu tetapi diduga juga dialami karyawan lain pada lokasi berbeda
dan mendapat penanganan di RSUD H Badaruddin Tanjung, RSEP Pertamina Tanjung ,
RSUD Balangan dan RSUD Tamiang Layang.

Baca Juga :  Embat Setoran 14 Nasabah, Kolektor FIF Puruk Cahu Dibui

Kapolsek Benua Lima Ipda Didik Hariyanto membenarkan,
adanya  dugaan keracunan makanan karyawan PT SIS tersebut. Kasusnya,
menurut dia, diambil alih sepenuhnya
Polres Bartim.

“TKP ada dua di Tanjung (Kalsel) dan di
Bartim,” sebut Didik kepada Kalteng Pos, kemarin.

Menurut dia, polisi sudah mengamankan makanan dan
muntahan untuk barang bukti.
“Terkait uji laboratorium,
ujar dia, bisa ditanyakan lebih lanjut dan langsung ke polres
,”tambahnya.

Sementara itu, Deputy Project Manager PT
SIS
, A
Rizaq Fuadi menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian ini. Para
korban telah diberikan perawatan di Klinik SIS dan dirujuk ke beberapa rumah
sakit terdekat.

“Kondisi sebagian pasien saat ini sudah membaik
sehingga diperbolehkan pulang dan sebagian pasien mendapat perawatan inap untuk
observasi lebih lanjut,” sebut Rizaq melalui pesan WA yang diterima
Kalteng Pos.

Baca Juga :  Dikira Istirahat, Sabri Ternyata Meninggal dan Tertimpa Kursi

Pihaknya bekerja sama
dengan pihak-pihak terkait dalam melakukan investigasi atas penyebab terjadinya
keracunan makanan. Perusahaan juga akan mengambil tindakan yang diperlukan agar
ke
depan
kejadian ini tidak terulang kembali.(log
/ram)

TAMIANG LAYANG- Karyawan PT Saptaindra
Sejati (SIS) diduga keracunan makanan. Mereka terpaksa mendapat perawatan di
sejumlah rumah sakit terdekat setelah merasakan gejala mual hingga muntah-
muntah, Jumat (30/8)
.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kalteng Pos (Grup
Kaltengpos.co), keracunan makanan itu baru diketahui pada malam hari setelah
karyawan menyantap  makanan untuk makan siang  di mess K
m
34 PT SIS di Kelurahan Taniran Kecamatan Benua Lima.

Awalnya, ada salah satu karyawan yang mendatangi klinik
yang merasakan mual disertai muntah. Dari keterangan terdapat 24 karyawan
merasakan hal serupa sehingga langsung dirujuk untuk mendapat penanganan.

Indikasi keracunan juga tidak hanya dirasakan oleh
puluhan orang itu tetapi diduga juga dialami karyawan lain pada lokasi berbeda
dan mendapat penanganan di RSUD H Badaruddin Tanjung, RSEP Pertamina Tanjung ,
RSUD Balangan dan RSUD Tamiang Layang.

Baca Juga :  Embat Setoran 14 Nasabah, Kolektor FIF Puruk Cahu Dibui

Kapolsek Benua Lima Ipda Didik Hariyanto membenarkan,
adanya  dugaan keracunan makanan karyawan PT SIS tersebut. Kasusnya,
menurut dia, diambil alih sepenuhnya
Polres Bartim.

“TKP ada dua di Tanjung (Kalsel) dan di
Bartim,” sebut Didik kepada Kalteng Pos, kemarin.

Menurut dia, polisi sudah mengamankan makanan dan
muntahan untuk barang bukti.
“Terkait uji laboratorium,
ujar dia, bisa ditanyakan lebih lanjut dan langsung ke polres
,”tambahnya.

Sementara itu, Deputy Project Manager PT
SIS
, A
Rizaq Fuadi menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas kejadian ini. Para
korban telah diberikan perawatan di Klinik SIS dan dirujuk ke beberapa rumah
sakit terdekat.

“Kondisi sebagian pasien saat ini sudah membaik
sehingga diperbolehkan pulang dan sebagian pasien mendapat perawatan inap untuk
observasi lebih lanjut,” sebut Rizaq melalui pesan WA yang diterima
Kalteng Pos.

Baca Juga :  Dikira Istirahat, Sabri Ternyata Meninggal dan Tertimpa Kursi

Pihaknya bekerja sama
dengan pihak-pihak terkait dalam melakukan investigasi atas penyebab terjadinya
keracunan makanan. Perusahaan juga akan mengambil tindakan yang diperlukan agar
ke
depan
kejadian ini tidak terulang kembali.(log
/ram)

Terpopuler

Artikel Terbaru