30.2 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Dorong Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Melalui Bimtek bagi Masyarakat Hukum Adat

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keanekaragaman Hayati (KEHATI) bagi Masyarakat Hukum Adat (MHA), Kamis (26/9/2024) di Palangka Raya. Acara ini dibuka oleh Kepala DLH Provinsi Kalteng, Joni Harta.

Dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Joni Harta, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menekankan pentingnya pemerintah kabupaten/kota mendorong pengajuan status MHA ke pemerintah pusat. Hal ini bertujuan agar Hutan Adat di wilayah Kalteng dapat terus meningkat, mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program seperti proklim dan karbon yang keuntungannya bisa langsung dinikmati oleh masyarakat.

“Saya berharap para peserta dari DLH kabupaten/kota dan komunitas MHA bisa mengikuti Bimtek ini dengan baik. Mereka adalah ujung tombak dalam menjaga dan melestarikan sumber daya alam serta lingkungan hidup,” kata Joni Harta.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Melalui Dislutkan Berikan Subsidi Perikanan

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya para peserta memahami pengelolaan sumber daya alam KEHATI serta mendokumentasikan potensi flora dan fauna di wilayah adat mereka.

Ketua MHA Rungan, yang turut hadir, menyambut baik acara ini. Ia mengungkapkan bahwa Bimtek ini sangat penting karena membantu mereka memahami aturan serta mekanisme inventarisasi keanekaragaman hayati di wilayah adat.

Kegiatan Bimtek ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 26 hingga 29 September 2024, dengan diikuti oleh 50 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. (mmckalteng)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keanekaragaman Hayati (KEHATI) bagi Masyarakat Hukum Adat (MHA), Kamis (26/9/2024) di Palangka Raya. Acara ini dibuka oleh Kepala DLH Provinsi Kalteng, Joni Harta.

Dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Joni Harta, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menekankan pentingnya pemerintah kabupaten/kota mendorong pengajuan status MHA ke pemerintah pusat. Hal ini bertujuan agar Hutan Adat di wilayah Kalteng dapat terus meningkat, mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program seperti proklim dan karbon yang keuntungannya bisa langsung dinikmati oleh masyarakat.

“Saya berharap para peserta dari DLH kabupaten/kota dan komunitas MHA bisa mengikuti Bimtek ini dengan baik. Mereka adalah ujung tombak dalam menjaga dan melestarikan sumber daya alam serta lingkungan hidup,” kata Joni Harta.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Melalui Dislutkan Berikan Subsidi Perikanan

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya para peserta memahami pengelolaan sumber daya alam KEHATI serta mendokumentasikan potensi flora dan fauna di wilayah adat mereka.

Ketua MHA Rungan, yang turut hadir, menyambut baik acara ini. Ia mengungkapkan bahwa Bimtek ini sangat penting karena membantu mereka memahami aturan serta mekanisme inventarisasi keanekaragaman hayati di wilayah adat.

Kegiatan Bimtek ini berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 26 hingga 29 September 2024, dengan diikuti oleh 50 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. (mmckalteng)

Terpopuler

Artikel Terbaru