25.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Barito Utara Juara Umum FBIM, Pj Bupati Bertekad Kembangkan Seni dan Wisata Budaya Daerah

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) secara resmi ditutup oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran, Jumat (24/5) malam. Selaku Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Provinsi Kalteng, Adiah Chandra Sari, dalam laporannya mengatakan, Kontingen yang berhasil meraih juara umum adalah Kontingen Kabupaten Barito Utara.

Barito Utara juara umum setelah mengumpulkan total 22 medali. Di antaranya sembilan medali emas, enam medali perak, tiga medali perunggu. Sisanya masing-masing diraih di posisi harapan pertama dan harapan kedua. Maka Kontingen Kabupaten Barito Utara berhak atas piala bergilir dan uang pembinaan sebesar Rp 100 juta.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Barut, Muhlis mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Karena berkat kerja keras dan dukungan semua pihak, Kabupaten Barut diberikan semangat yang tinggi untuk mengikuti semua cabang lomba.

“Kami sangat bersyukur atas anugerah-Nya, sehingga Barito Utara bisa memperoleh prestasi yang terbaik di tahun ini,” ungkap Muhlis saat diwawancarai media, Jumat (24/5) malam.

Baca Juga :  Jangan Sekadar Slogan, Bhineka Tunggal Ika Harus Diterapkan

Ia berharap kedepan pihaknya akan terus meningkatkan pembinaan, sehingga di setiap cabang perlombaan paling tidak akan masuk 6 besar. Artinya jika itu bisa terpenuhi semua maka Barito Utara akan mendapatkan prestasi terbaik lagi di tahun 2025. Selain itu, diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng juga akan memberikan dana hibah pembangunan sebesar Rp 25 miliar, kepada Barut sebagai bonus atas raihan juara umum.

“Ya, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur Kalteng yang di tahun ini memberikan hadiah yang begitu tinggi, termasuk tadi program kegiatan untuk Rp 25 miliar. Insya Allah nanti akan kami kembangkan untuk pembangunan gedung kesenian, kemudian fasilitas-fasilitas wisata, budaya, di Barut. Sehingga giat wisata budaya di Barut semakin meningkat, semakin membuat masyarakat Barut bahagia, dan tentu saja akan meningkatkan semangat untuk event-event berskala Kalteng maupun nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Membangun Kalteng Makin BERKAH dengan Keharmonisan

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Disbudparpora Kabupaten Barut, Hj. Annisa Cahyawati, mewakili seluruh anggota Kontingen Kabupaten Barut, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, khususnya kepada Pak Pj Bupati Barut dan seluruh jajarannya.

“Kami mengucapakan banyak terima kasih karena telah mendukung dan mensupport seluruh Kontingen Barut sehingga meraih prestasi yang besar ini,” tuturnya.

Kemudian, terkait persiapan mengikuti FBIM 2024, sebutnya, untuk Kontingen Barut dalam setiap macam lomba sejak H-2 bulan sudah dilakukan latihan rutin setiap hari, termasuk dayung, Besei Kambe, maupun lagu daerah, serta kuliner dan lainnya, yang dilakukan di Barut.

Ke depan, kata Annisa, pihaknya akan terus mendorong, dan ini menjadi penyemangat untuk mendukung para seniman, budayawan, dan atlet olahraga tradisional untuk terus berkontribusi dalam pelestarian seni budaya.

“Ya, terutama melestarikan seni budaya daerah yang ada di tempat kita,” tutupnya. (ana)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) secara resmi ditutup oleh Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Sugianto Sabran, Jumat (24/5) malam. Selaku Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora), Provinsi Kalteng, Adiah Chandra Sari, dalam laporannya mengatakan, Kontingen yang berhasil meraih juara umum adalah Kontingen Kabupaten Barito Utara.

Barito Utara juara umum setelah mengumpulkan total 22 medali. Di antaranya sembilan medali emas, enam medali perak, tiga medali perunggu. Sisanya masing-masing diraih di posisi harapan pertama dan harapan kedua. Maka Kontingen Kabupaten Barito Utara berhak atas piala bergilir dan uang pembinaan sebesar Rp 100 juta.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Barut, Muhlis mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Karena berkat kerja keras dan dukungan semua pihak, Kabupaten Barut diberikan semangat yang tinggi untuk mengikuti semua cabang lomba.

“Kami sangat bersyukur atas anugerah-Nya, sehingga Barito Utara bisa memperoleh prestasi yang terbaik di tahun ini,” ungkap Muhlis saat diwawancarai media, Jumat (24/5) malam.

Baca Juga :  Jangan Sekadar Slogan, Bhineka Tunggal Ika Harus Diterapkan

Ia berharap kedepan pihaknya akan terus meningkatkan pembinaan, sehingga di setiap cabang perlombaan paling tidak akan masuk 6 besar. Artinya jika itu bisa terpenuhi semua maka Barito Utara akan mendapatkan prestasi terbaik lagi di tahun 2025. Selain itu, diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng juga akan memberikan dana hibah pembangunan sebesar Rp 25 miliar, kepada Barut sebagai bonus atas raihan juara umum.

“Ya, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Gubernur Kalteng yang di tahun ini memberikan hadiah yang begitu tinggi, termasuk tadi program kegiatan untuk Rp 25 miliar. Insya Allah nanti akan kami kembangkan untuk pembangunan gedung kesenian, kemudian fasilitas-fasilitas wisata, budaya, di Barut. Sehingga giat wisata budaya di Barut semakin meningkat, semakin membuat masyarakat Barut bahagia, dan tentu saja akan meningkatkan semangat untuk event-event berskala Kalteng maupun nasional,” jelasnya.

Baca Juga :  Membangun Kalteng Makin BERKAH dengan Keharmonisan

Sementara itu di tempat yang sama, Kepala Disbudparpora Kabupaten Barut, Hj. Annisa Cahyawati, mewakili seluruh anggota Kontingen Kabupaten Barut, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, khususnya kepada Pak Pj Bupati Barut dan seluruh jajarannya.

“Kami mengucapakan banyak terima kasih karena telah mendukung dan mensupport seluruh Kontingen Barut sehingga meraih prestasi yang besar ini,” tuturnya.

Kemudian, terkait persiapan mengikuti FBIM 2024, sebutnya, untuk Kontingen Barut dalam setiap macam lomba sejak H-2 bulan sudah dilakukan latihan rutin setiap hari, termasuk dayung, Besei Kambe, maupun lagu daerah, serta kuliner dan lainnya, yang dilakukan di Barut.

Ke depan, kata Annisa, pihaknya akan terus mendorong, dan ini menjadi penyemangat untuk mendukung para seniman, budayawan, dan atlet olahraga tradisional untuk terus berkontribusi dalam pelestarian seni budaya.

“Ya, terutama melestarikan seni budaya daerah yang ada di tempat kita,” tutupnya. (ana)

Terpopuler

Artikel Terbaru