34.6 C
Jakarta
Thursday, May 30, 2024
spot_img

Milad ke-70, KKB Kalteng Inisiasi Al-Qur’an Terjemahan Bahasa Dayak Bakumpai

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO -Peringatan Milad ke-70 Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB)  dihadiri  tumpah ruah ribuan warga Bakumpai.  Baik yang berdomisili di Kota Palangka Raya maupun kabupaten-kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.

Ya, acara syukuran ini digelar di Aula Darussalam Komplek Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Rabu (22/2). Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng H. Nuryakin beserta istri Hj. Anitha Nuryakin turut menghadiri langsung perhelatan akbar tersebut.

Mewakili Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, sekda menyampaikan harapannya kepada Keluarga Besar Bakumpai untuk dapat terus bergerak dalam membangun Bumi Tambun Bungai. Selain itu, mampu berkontribusi besar dari berbagai aspek dalam mewujudkan visi besar Kalteng Makin Berkah.

“Besar harapan kami, melalui momentum Milad ke-70 KKB ini, seluruh warga Bakumpai yang ada di Kalimantan Tengah khususnya, dapat mengawinkan pemahaman, kebersamaan yang utuh mebangun Kalimantan Tengah yang kita cintai bersama ini,” ucapnya.

Dirinya menekankan kepada generasi milenial Bakumpai, agar jangan lengah dan tergerus ataupun terdegradasi. Sehingga tercabut dari akar dan jati diri warga Bakumpai itu sendiri.

Baca Juga :  Dewan: Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas Usulan Masyarakat di Seruyan

“Pertahaankan jati diri, generasi muda adalah tumpuan kita bersama untuk melestarikan adat istiadat dan budaya Bakumpai. Rebut peluang menguasai IPTEK dan tidak mengabaikan IMTAQ sebagai landasan kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Dalam peringatan Milad ke-70 tersebut, satu momentum yang akan menjadi tonggak sejarah. Ini telah ditandatangani Nota Kesepahaman Kerjasama antara Pengurus Daerah KKB Provinsi Kalteng dengan Balai Bahasa Kalteng, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalteng tentang penerjemahan Al-Quran ke Bahasa Dayak Bakumpai.

“Ini momentum besar, kita telah menandatangani nota kesepahaman tentang penerbitan Al-Qur’an terjemahan ke dalam bahasa Dayak Bakumpai. Warga Bakumpai di Kalimantan Tengah yang sebagian besar mendiami sepanjang DAS Barito dan Tumbang Samba Kabupaten Katingan, meskipun didominasi oleh pemeluk agama Islam, Insya Allah akan selalu menjadi Rahmatan Lil Alamin, menjadi rahmat bagi seluruh wara di seklilingnya dan umat lainnya. Menerbitkan Al-Qur’an terjemahan dalam bahasa Bakumpai adalah langkah yang tepat, disamping melestarikan bahasa, juga menjaga marwah bahasa bakumpai tetap terjaga kemurnian dan keindahan tata bahasanya,” pungkas Nuryakin.

Baca Juga :  Satgas Pangan Sidak Harga dan Stok Bapok

Sementara itu Ketua KKB Kalteng H. Suriansyah Murhaini dalam sambutannya menyampaikan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan peringatan Milad ke- 70 KKB merupakan wujud syukur  terhadap eksistensi warga Bakumpai. Selain itu juga terhadap  eksistensi organisasi KKB yang dibentuk tahun 1953.

“Tahun ini rangkaian Milad KKB sangat luar biasa, karena dilaksanakan pada banyak tempat mulai Marabahan, Palangka Raya, dan di kabupaten-kabupaten DAS Barito. Hal ini menunjukkan kita ada, dan kita telah berbuat dan eksis serta konsisten untuk memberikan kontribusi positif dimanapun kita berada,” ucapnya. (mmc kalteng)






Reporter: M Hafidz

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO -Peringatan Milad ke-70 Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB)  dihadiri  tumpah ruah ribuan warga Bakumpai.  Baik yang berdomisili di Kota Palangka Raya maupun kabupaten-kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah.

Ya, acara syukuran ini digelar di Aula Darussalam Komplek Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Rabu (22/2). Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng H. Nuryakin beserta istri Hj. Anitha Nuryakin turut menghadiri langsung perhelatan akbar tersebut.

Mewakili Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, sekda menyampaikan harapannya kepada Keluarga Besar Bakumpai untuk dapat terus bergerak dalam membangun Bumi Tambun Bungai. Selain itu, mampu berkontribusi besar dari berbagai aspek dalam mewujudkan visi besar Kalteng Makin Berkah.

“Besar harapan kami, melalui momentum Milad ke-70 KKB ini, seluruh warga Bakumpai yang ada di Kalimantan Tengah khususnya, dapat mengawinkan pemahaman, kebersamaan yang utuh mebangun Kalimantan Tengah yang kita cintai bersama ini,” ucapnya.

Dirinya menekankan kepada generasi milenial Bakumpai, agar jangan lengah dan tergerus ataupun terdegradasi. Sehingga tercabut dari akar dan jati diri warga Bakumpai itu sendiri.

Baca Juga :  Dewan: Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas Usulan Masyarakat di Seruyan

“Pertahaankan jati diri, generasi muda adalah tumpuan kita bersama untuk melestarikan adat istiadat dan budaya Bakumpai. Rebut peluang menguasai IPTEK dan tidak mengabaikan IMTAQ sebagai landasan kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” jelasnya.

Dalam peringatan Milad ke-70 tersebut, satu momentum yang akan menjadi tonggak sejarah. Ini telah ditandatangani Nota Kesepahaman Kerjasama antara Pengurus Daerah KKB Provinsi Kalteng dengan Balai Bahasa Kalteng, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya, Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kalteng tentang penerjemahan Al-Quran ke Bahasa Dayak Bakumpai.

“Ini momentum besar, kita telah menandatangani nota kesepahaman tentang penerbitan Al-Qur’an terjemahan ke dalam bahasa Dayak Bakumpai. Warga Bakumpai di Kalimantan Tengah yang sebagian besar mendiami sepanjang DAS Barito dan Tumbang Samba Kabupaten Katingan, meskipun didominasi oleh pemeluk agama Islam, Insya Allah akan selalu menjadi Rahmatan Lil Alamin, menjadi rahmat bagi seluruh wara di seklilingnya dan umat lainnya. Menerbitkan Al-Qur’an terjemahan dalam bahasa Bakumpai adalah langkah yang tepat, disamping melestarikan bahasa, juga menjaga marwah bahasa bakumpai tetap terjaga kemurnian dan keindahan tata bahasanya,” pungkas Nuryakin.

Baca Juga :  Satgas Pangan Sidak Harga dan Stok Bapok

Sementara itu Ketua KKB Kalteng H. Suriansyah Murhaini dalam sambutannya menyampaikan peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan peringatan Milad ke- 70 KKB merupakan wujud syukur  terhadap eksistensi warga Bakumpai. Selain itu juga terhadap  eksistensi organisasi KKB yang dibentuk tahun 1953.

“Tahun ini rangkaian Milad KKB sangat luar biasa, karena dilaksanakan pada banyak tempat mulai Marabahan, Palangka Raya, dan di kabupaten-kabupaten DAS Barito. Hal ini menunjukkan kita ada, dan kita telah berbuat dan eksis serta konsisten untuk memberikan kontribusi positif dimanapun kita berada,” ucapnya. (mmc kalteng)






Reporter: M Hafidz
spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru