PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wakil Gubernur
Kalimantan Tengah Habib Ismail Bin Yahya bersama Kapolda Irjen Pol Dedi
Prasetyo, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Purwo Sudaryanto dan
Kepala Kejaksaan Tinggi Iman Wijaya menghadiri rapat kesiapan pengamanan Idulfitri
1442 H di masa pandemi Covid-19, melalui Video Conference (Vicon) bersama
Kapolri. Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti instruksi
Presiden Joko Widodo.
Acara yang dipimpin langsung oleh Kapolri
Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ini, turut dihadiri Panglima TNI Marsekal
Hadi Tjahjanto dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju diantaranya, Menteri
Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan,
rapat ini dilaksanakan untuk melakukan koordinasi dan sinergi dengan berbagai
lintas sektor dalam rangka persiapan operasi ketupat menyambut Idulfitri di
tahun 2021.
“Dan ini juga tindak lanjut dari
perintah Bapak Presiden terkait hal – hal yang harus dilakukan dan
dikoordinasikan dalam penanganan Idulfitri. Di mana di dalamnya terdapat
permasalahan yang harus dibicarakan dari mulai pusat hingga daerah, dan
penyamaan persepsi dalam melangkah di lapangan,” ucapnya, Rabu
(21/4).
Ditegaskannya, sebagaimana diketaui pasca
libur Idulfitri di tahun 2020, terjadi kenaikan kasus terkonfirmasi positif
harian meningkat hingga 93% dan terjadi tingkat kematian minggguan meningkat
66%. Berkaca dari hal tersebut, pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan
mudik yang berlaku sejak 6 hingga 17 Mei 2021. Hal ini dilakukan untuk mencegah
penyebaran virus Covid-19.
“Kita tidak ingin terjadi kenaikan pada
saat kegiatan libur lebaran. Ini yang kemudian perlu dilakukan langkah-langkah
antisipasi sehingga laju pertumbuhan angka Covid bisa kita tekan seminimal
mungkin”, ujarnya.
Sementara itu, Wagub Habib Ismail memastikan,
Pemprov Kalteng bersama forkopimda tentu mendukung upaya pemerintah pusat,
dalam hal ini Presiden untuk penanganan kasus Covid-19 dan mencegah terjadinya
peningkatan kasus. Dia menegaskan, Pemprov Kalteng sendiri telah kuarkan edaran
gubernur untuk mendukung kebijakan pemerintah pusat.
“Larangan mudik jelas kita laksanakan
sesuai arahan Kapolri. Dan kita juga telah kuarkan edaran terkait orang masuk
ke Kalteng, baik melalui lau, udara, dan darat. Yang mana setiap orang masuk
Kalteng lewat laut dan udara harus menunjukan negatif sweb PCR dan lwwat darat
negatif rapid test antigen. Dan itu sudah mulai berlaku,” pungkasnya.
Hadir mendampingi
Wakil Gubernur dalam acara tersebut, antara lain Kepala Dinas Kesehatan Suyuti
Syamsul, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Baru Sangkai dan Plt. Kepala Dinas
Perhubungan.