26.2 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Diskusi Akademik di IAIN Palangka Raya, Maskur: Kejujuran Kunci Kehidupan Islami

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pelaksana Harian (Plh) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Maskur, menghadiri Kuliah Umum yang disampaikan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa.

Kegiatan yang mengusung tema “Resiliensi dan Akselerasi Hukum Islam di Era Post Truth” ini berlangsung di Aula Gedung Bundar IAIN Palangka Raya, Selasa (17/12).

Dalam sambutannya mewakili Gubernur Kalteng, Maskur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menilai Kuliah Umum ini sebagai momentum penting untuk menambah wawasan keilmuan, khususnya di bidang kajian hukum Islam.

“Dengan terlaksananya Kuliah Umum ini, kita patut bersyukur. Kegiatan ini dapat memperkaya khazanah keilmuan, terutama dalam memahami prinsip-prinsip hukum Islam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Kerajinan Khas Kalteng Bernilai Jual Tinggi

Maskur juga menyinggung tantangan di era post truth, di mana fakta sering kali kalah oleh emosi, keyakinan, atau keberpihakan personal. Ia menegaskan, dalam Islam, kejujuran adalah landasan utama untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat.

“Dalam Islam, kejujuran merupakan kunci. Alquran dan ajaran nabi memberikan inspirasi untuk menjalani kehidupan yang jujur, berintegritas, dan saleh,” tuturnya.

Ia berharap kuliah umum ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan baru yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Saya berharap Civitas Akademika IAIN Palangka Raya terus meningkatkan mutu pendidikan, sehingga mampu mencetak SDM Kalteng yang unggul dan berdaya saing tinggi,” imbuh Maskur.

Kuliah Umum ini juga dihadiri Pj Wali Kota Palangka Raya Ahmad Husain dan Rektor IAIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir. Kehadiran kedua tokoh tersebut mempertegas pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan organisasi keagamaan dalam menghadapi tantangan era globalisasi.

Baca Juga :  Disbun Kalteng Mantapkan Langkah untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Acara ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung akselerasi hukum Islam di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi yang semakin kompleks. (mmckalteng)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pelaksana Harian (Plh) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Maskur, menghadiri Kuliah Umum yang disampaikan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa.

Kegiatan yang mengusung tema “Resiliensi dan Akselerasi Hukum Islam di Era Post Truth” ini berlangsung di Aula Gedung Bundar IAIN Palangka Raya, Selasa (17/12).

Dalam sambutannya mewakili Gubernur Kalteng, Maskur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara tersebut. Ia menilai Kuliah Umum ini sebagai momentum penting untuk menambah wawasan keilmuan, khususnya di bidang kajian hukum Islam.

“Dengan terlaksananya Kuliah Umum ini, kita patut bersyukur. Kegiatan ini dapat memperkaya khazanah keilmuan, terutama dalam memahami prinsip-prinsip hukum Islam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga :  Kerajinan Khas Kalteng Bernilai Jual Tinggi

Maskur juga menyinggung tantangan di era post truth, di mana fakta sering kali kalah oleh emosi, keyakinan, atau keberpihakan personal. Ia menegaskan, dalam Islam, kejujuran adalah landasan utama untuk meraih kesuksesan dunia dan akhirat.

“Dalam Islam, kejujuran merupakan kunci. Alquran dan ajaran nabi memberikan inspirasi untuk menjalani kehidupan yang jujur, berintegritas, dan saleh,” tuturnya.

Ia berharap kuliah umum ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mendapatkan wawasan baru yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Saya berharap Civitas Akademika IAIN Palangka Raya terus meningkatkan mutu pendidikan, sehingga mampu mencetak SDM Kalteng yang unggul dan berdaya saing tinggi,” imbuh Maskur.

Kuliah Umum ini juga dihadiri Pj Wali Kota Palangka Raya Ahmad Husain dan Rektor IAIN Palangka Raya Ahmad Dakhoir. Kehadiran kedua tokoh tersebut mempertegas pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan organisasi keagamaan dalam menghadapi tantangan era globalisasi.

Baca Juga :  Disbun Kalteng Mantapkan Langkah untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045

Acara ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung akselerasi hukum Islam di tengah dinamika sosial dan perkembangan teknologi yang semakin kompleks. (mmckalteng)

Terpopuler

Artikel Terbaru