25.4 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Waspada Karhutla Meski Curah Hujan Diprakirakan Normal

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meskipun prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan dalam kategori rendah hingga menengah.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan untuk periode dasarian III Agustus hingga dasarian II September 2024 diperkirakan akan bervariasi, dengan dasarian I September menunjukkan angka yang lebih rendah.

“Sifat hujan pada umumnya diprediksi berkisar antara kategori bawah normal hingga atas normal. Namun, untuk dasarian I September, diperkirakan akan didominasi oleh kategori normal,” jelas Ahmad Toyib dalam pernyataannya.

Baca Juga :  Angka Konsumsi Ikan di Kalteng Alami Peningkatan Setiap Tahun

Meskipun adanya indikasi curah hujan yang lebih tinggi, ia menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap karhutla harus tetap dijaga.

“Kita harus tetap waspada sampai Kalteng benar-benar memasuki musim hujan, yang diprakirakan mulai terjadi pada dasarian II Oktober 2024,” ungkapnya.

Ahmad Toyib menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam penanggulangan karhutla agar situasi dapat tetap terkendali dan tidak menjadi bencana bagi masyarakat.

“Semua pihak harus melaksanakan tugas dengan baik dalam penanggulangan karhutla. Kita harus bekerja sama agar karhutla tetap dapat terkendali dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” tegasnya. (tim)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Provinsi Kalimantan Tengah, Ahmad Toyib, mengingatkan masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meskipun prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan dalam kategori rendah hingga menengah.

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan untuk periode dasarian III Agustus hingga dasarian II September 2024 diperkirakan akan bervariasi, dengan dasarian I September menunjukkan angka yang lebih rendah.

“Sifat hujan pada umumnya diprediksi berkisar antara kategori bawah normal hingga atas normal. Namun, untuk dasarian I September, diperkirakan akan didominasi oleh kategori normal,” jelas Ahmad Toyib dalam pernyataannya.

Baca Juga :  Angka Konsumsi Ikan di Kalteng Alami Peningkatan Setiap Tahun

Meskipun adanya indikasi curah hujan yang lebih tinggi, ia menegaskan bahwa kewaspadaan terhadap karhutla harus tetap dijaga.

“Kita harus tetap waspada sampai Kalteng benar-benar memasuki musim hujan, yang diprakirakan mulai terjadi pada dasarian II Oktober 2024,” ungkapnya.

Ahmad Toyib menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam penanggulangan karhutla agar situasi dapat tetap terkendali dan tidak menjadi bencana bagi masyarakat.

“Semua pihak harus melaksanakan tugas dengan baik dalam penanggulangan karhutla. Kita harus bekerja sama agar karhutla tetap dapat terkendali dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat,” tegasnya. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru