28.6 C
Jakarta
Saturday, January 17, 2026

HWK Kalteng Diharapkan Jadi Ujung Tombak Pemberdayaan Perempuan

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Himpunan Wanita Karya (HWK) menjadi wadah pemberdayaan perempuan untuk menyatukan visi, meningkatkan kualitas kader perempuan, serta menyalurkan aspirasi perempuan dalam pembangunan nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan pemikiran, peningkatan keterampilan, dan partisipasi aktif di berbagai bidang guna mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sejalan dengan perkembangan zaman serta sebagai bagian dari gerakan perempuan Indonesia.

Melansir dari Kalteng Pos, Ketua Umum DPP Himpunan Wanita Karya, Danny Soedarsono, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong penyempurnaan kelengkapan kepengurusan HWK sebagai organisasi yang dimiliki Partai Golkar.

Hal tersebut disampaikannya pada  Pelantikan Pengurus DPD HWK Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kota Palangka Raya, Selasa (13/1).

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan musyawarah daerah untuk menetapkan kepengurusan baru periode 2026–2030. Dalam kesempatan itu, para pengurus diharapkan mampu menjadi ujung tombak dan kekuatan Partai Golkar.

Wagub Kalteng Edy Pratowo berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan kaum perempuan yang ada di Kalteng.

 

Electronic money exchangers listing

“Di era transformasi digital dan tantangan global saat ini, peran perempuan tidak lagi sekadar pendukung melainkan aktor utama dalam pembangunan daerah,” kata Wagub.

 

Pejabat yang pernah menjabat Bupati Pulang Pisau menyampaikan harapannya pada para pengurus yang dilantik masa bakti 2026-2031.

Baca Juga :  Sambut HUT KORPRI dan Hari Kesehatan Nasional, Sekda Kalteng Sampaikan Hal Ini

Para pengurus agar selalu bersinergi dengan program pemerintah Provinsi, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

DPD HWK harapannya menciptakan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput dan bukan hanya sekadar seremonial.

“Jadilah wadah bagi perempuan Kalimantan Tengah untuk meningkatkan skill dan wawasan agar mampu bersaing secara sehat di berbagai sektor profesi,” harapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan harapan kedepannya adalah rasa empati dan kepedulian terhadap sesama dalam bingkai falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat.

“Pemprov Kalimantan Tengah selalu membuka pintu kerja sama bagi organisasi kemasyarakatan yang memiliki visi membangun daerah. Mari kita bergotong royong dalam mewujudkan Kalteng Berkah, Maju, dan Sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Dra. Hj. Siti Nafsiah, M.Si. yang kembali terpilih sebagai Ketua DPD HWK Provinsi Kalteng periode 2026–2030 mengungkapkan bahwa HWK sebagai organisasi kemasyarakatan yang didirikan oleh Partai Golkar memiliki sejarah panjang dalam mendukung kiprah perempuan di bidang sosial dan politik.

Ia menjelaskan, masa kepengurusan sebelumnya berakhir pada November 2025. Musyawarah daerah yang semula direncanakan pada November tersebut baru dapat dilaksanakan pada Januari 2026 karena berbagai persiapan yang belum tuntas.

Baca Juga :  Rojikinnor Sebut Generasi Muda Ujung Tombak Pembangunan Palangka Raya

“Alhamdulillah saya kembali dipercaya memimpin periode berikutnya. Pada periode baru ini, HWK akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan sebelumnya,” ujarnya.

Ke depan, HWK Kalteng akan memfokuskan sejumlah program, mulai dari pemberdayaan UMKM, kegiatan pendidikan, hingga wacana pendirian sekolah lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap perempuan dan kelompok rentan.

“Banyak program yang diusulkan oleh teman-teman dan akan kami jalankan. Kami juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta memohon dukungan terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan, tidak hanya HWK tetapi juga ormas lainnya,” jelas Nafsiah.

Ia menegaskan, langkah terdekat pascapelantikan adalah melakukan konsolidasi internal.

“Kami akan mengawali dengan orientasi pengurus baru agar lebih memahami organisasi secara menyeluruh. Setelah itu, kami bergerak melaksanakan program sesuai kemampuan. Kami juga memohon dukungan dari rekan-rekan media,”imbuhnya.

Melalui pelantikan dan konsolidasi pengurus baru ini, HWK Provinsi Kalteng diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dan Partai Golkar dalam mendorong berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, pengurus optimistis dapat menghadirkan program yang lebih terarah, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (chi/nue/kpg)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Himpunan Wanita Karya (HWK) menjadi wadah pemberdayaan perempuan untuk menyatukan visi, meningkatkan kualitas kader perempuan, serta menyalurkan aspirasi perempuan dalam pembangunan nasional.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan pemikiran, peningkatan keterampilan, dan partisipasi aktif di berbagai bidang guna mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, sejalan dengan perkembangan zaman serta sebagai bagian dari gerakan perempuan Indonesia.

Melansir dari Kalteng Pos, Ketua Umum DPP Himpunan Wanita Karya, Danny Soedarsono, menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong penyempurnaan kelengkapan kepengurusan HWK sebagai organisasi yang dimiliki Partai Golkar.

Electronic money exchangers listing

Hal tersebut disampaikannya pada  Pelantikan Pengurus DPD HWK Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kota Palangka Raya, Selasa (13/1).

Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan musyawarah daerah untuk menetapkan kepengurusan baru periode 2026–2030. Dalam kesempatan itu, para pengurus diharapkan mampu menjadi ujung tombak dan kekuatan Partai Golkar.

Wagub Kalteng Edy Pratowo berharap amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan kaum perempuan yang ada di Kalteng.

 

“Di era transformasi digital dan tantangan global saat ini, peran perempuan tidak lagi sekadar pendukung melainkan aktor utama dalam pembangunan daerah,” kata Wagub.

 

Pejabat yang pernah menjabat Bupati Pulang Pisau menyampaikan harapannya pada para pengurus yang dilantik masa bakti 2026-2031.

Baca Juga :  Sambut HUT KORPRI dan Hari Kesehatan Nasional, Sekda Kalteng Sampaikan Hal Ini

Para pengurus agar selalu bersinergi dengan program pemerintah Provinsi, khususnya dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

DPD HWK harapannya menciptakan program kerja yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di akar rumput dan bukan hanya sekadar seremonial.

“Jadilah wadah bagi perempuan Kalimantan Tengah untuk meningkatkan skill dan wawasan agar mampu bersaing secara sehat di berbagai sektor profesi,” harapnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan harapan kedepannya adalah rasa empati dan kepedulian terhadap sesama dalam bingkai falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat.

“Pemprov Kalimantan Tengah selalu membuka pintu kerja sama bagi organisasi kemasyarakatan yang memiliki visi membangun daerah. Mari kita bergotong royong dalam mewujudkan Kalteng Berkah, Maju, dan Sejahtera,” tegasnya.

Sementara itu, Dra. Hj. Siti Nafsiah, M.Si. yang kembali terpilih sebagai Ketua DPD HWK Provinsi Kalteng periode 2026–2030 mengungkapkan bahwa HWK sebagai organisasi kemasyarakatan yang didirikan oleh Partai Golkar memiliki sejarah panjang dalam mendukung kiprah perempuan di bidang sosial dan politik.

Ia menjelaskan, masa kepengurusan sebelumnya berakhir pada November 2025. Musyawarah daerah yang semula direncanakan pada November tersebut baru dapat dilaksanakan pada Januari 2026 karena berbagai persiapan yang belum tuntas.

Baca Juga :  Rojikinnor Sebut Generasi Muda Ujung Tombak Pembangunan Palangka Raya

“Alhamdulillah saya kembali dipercaya memimpin periode berikutnya. Pada periode baru ini, HWK akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kegiatan sebelumnya,” ujarnya.

Ke depan, HWK Kalteng akan memfokuskan sejumlah program, mulai dari pemberdayaan UMKM, kegiatan pendidikan, hingga wacana pendirian sekolah lansia sebagai bentuk kepedulian terhadap perempuan dan kelompok rentan.

“Banyak program yang diusulkan oleh teman-teman dan akan kami jalankan. Kami juga akan bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah serta memohon dukungan terhadap kegiatan organisasi kemasyarakatan, tidak hanya HWK tetapi juga ormas lainnya,” jelas Nafsiah.

Ia menegaskan, langkah terdekat pascapelantikan adalah melakukan konsolidasi internal.

“Kami akan mengawali dengan orientasi pengurus baru agar lebih memahami organisasi secara menyeluruh. Setelah itu, kami bergerak melaksanakan program sesuai kemampuan. Kami juga memohon dukungan dari rekan-rekan media,”imbuhnya.

Melalui pelantikan dan konsolidasi pengurus baru ini, HWK Provinsi Kalteng diharapkan mampu memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dan Partai Golkar dalam mendorong berbagai program sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan, pengurus optimistis dapat menghadirkan program yang lebih terarah, berkelanjutan, dan bermanfaat bagi masyarakat luas. (chi/nue/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/