PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) melalui Forum Komunikasi Strategi Penguatan Rekrutmen dan Reaktivasi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bajakah Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Selasa (12/5).
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden yang memimpin rapat menyampaikan bahwa forum komunikasi ini memiliki peran strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan guna mendukung pencapaian target pembangunan sektor kesehatan nasional melalui Program JKN.
“Forum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sinergi Pemerintah Daerah bersama BPJS Kesehatan untuk mewujudkan target pembangunan kesehatan nasional, terutama melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional,” ujar Linae, Selasa (12/5/2026).
Menurut Linae, tingkat kepesertaan JKN di Kalimantan Tengah telah menunjukkan capaian yang cukup baik. Meski demikian, ia menilai masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan keaktifan peserta di sejumlah daerah agar memenuhi target nasional yang telah ditetapkan.
“Keaktifan peserta menjadi salah satu indikator utama keberhasilan program. Tingginya cakupan kepesertaan belum cukup apabila tidak diikuti dengan tingkat keaktifan yang optimal,” tegasnya.
Dia menambahkan, keberhasilan Program JKN tidak dapat dibebankan hanya kepada satu institusi, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan sebagai bentuk komitmen negara dalam menjamin akses layanan kesehatan masyarakat.
“Program JKN merupakan tanggung jawab bersama demi memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak,” katanya.
Dia juga mendorong pemerintah kabupaten dan kota agar memperkuat strategi peningkatan keaktifan peserta, termasuk melakukan pemetaan kendala di lapangan serta meningkatkan koordinasi dengan BPJS Kesehatan, terutama dalam pengelolaan data kepesertaan dan dukungan pembiayaan.
“Peningkatan keaktifan peserta harus dilakukan secara terencana dengan mengidentifikasi hambatan di daerah, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan data maupun dukungan anggaran,” tambahnya.
Melalui forum ini, Pemprov Kalteng berharap tercipta kesamaan langkah dan penguatan komitmen antar pihak terkait untuk mempercepat pencapaian UHC di Kalimantan Tengah secara berkelanjutan melalui peningkatan cakupan dan keaktifan peserta JKN.
“Harapannya, forum ini mampu mempererat komitmen bersama seluruh pihak guna mempercepat terwujudnya Universal Health Coverage di Kalimantan Tengah secara berkesinambungan,” pungkas Linae. (adr)


