PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Bandara Tjilik Riwut resmi membuka rute penerbangan baru dalam wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), yakni Kota Palangka Raya menuju Pangkalan Bun.
Pembukaan rute tersebut diluncurkan secara resmi oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Leonard S Ampung di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Rabu (11/3).
Leonard S Ampung yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kalteng menyampaikan, pembukaan rute baru ini merupakan langkah strategis pemerintah provinsi bersama maskapai dalam mempercepat konektivitas antarwilayah di Kalteng.
“Peluncuran ini juga menjadi momentum yang tepat dalam rangka persiapan angkutan Lebaran 1447 Hijriah tahun 2026,” ujarnya saat memberikan sambutan.
Menurutnya, kehadiran maskapai Wings Air pada rute tersebut akan mempermudah mobilisasi masyarakat dari dan menuju Palangka Raya.
“Dengan dukungan rute ini, masyarakat memiliki alternatif transportasi yang lebih cepat dan efisien, khususnya menjelang arus mudik Idulfitri,” tambahnya.
Pemerintah Provinsi Kalteng juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Lion Air Group atas komitmennya dalam mendukung pengembangan transportasi udara di wilayah Kalteng.
“Kita berharap frekuensi penerbangan ini dapat terus berjalan normal secara berkelanjutan dan bahkan dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat,” terangnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Executive General Manager (EGM) Bandara Tjilik Riwut I Made Darmawan mengatakan, pembukaan rute tersebut merupakan tindak lanjut dari keinginan Gubernur Kalteng untuk membuka jalur penerbangan intra-Kalimantan.
“Ini sudah tercapai sesuai dengan keinginan gubernur. Bandara bersama Dinas Perhubungan berupaya membuka rute intra Kalimantan, dan salah satu yang direncanakan adalah Palangka Raya–Pangkalan Bun,” jelasnya.
Ia berharap rute tersebut dapat berkembang menjadi rute reguler. Saat ini penerbangan masih bersifat situasional untuk mendukung kebutuhan angkutan Lebaran 2026.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi rute reguler dan mampu menggairahkan aktivitas penerbangan di Kota Palangka Raya menuju wilayah kabupaten di Kalteng,” ujarnya.
I Made menjelaskan, penerbangan Palangka Raya–Pangkalan Bun dijadwalkan beroperasi empat kali dalam sepekan, yakni setiap Senin, Rabu, Jumat dan Minggu menggunakan pesawat Wings Air berkapasitas 72 penumpang.
Ia menambahkan, pemilihan Pangkalan Bun sebagai rute penerbangan baru juga mempertimbangkan potensi wisata di wilayah tersebut, terutama destinasi Taman Nasional Tanjung Puting yang dikenal luas.
“Harapannya tentu bisa menggairahkan sektor pariwisata, baik di Palangka Raya maupun di wilayah lain di Kalteng, sehingga dapat ikut mendorong pergerakan ekonomi daerah,” pungkasnya.(hfz)


