PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Dinas Perdagangan, dan Perindustrian Kalimantan Tengah (Disdagperin Kalteng) memastikan ketersediaan pasokan bahan kebutuhan pokok (bapok) di pasaran dalam kondisi aman. Ketahanan stok pangan ini bahkan diproyeksikan mencukupi untuk lima bulan ke depan.
Kepala Disdagperin Kalteng, Norhani menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pengawasan dan pengendalian secara ketat untuk menjaga stabilitas ketersediaan pangan daerah.
“Menjelang Lebaran, stok bahan pokok kita aman. Bahkan ketersediaannya dipastikan aman untuk lima bulan ke depan. Pengendalian tetap berjalan, kita juga memiliki Satgas untuk itu,” ungkap Norhani usai Kegiatan di Istana Isen Mulang, Rabu (11/3/2026).
Ia menambahkan, dinamika dan isu ekonomi di tingkat nasional maupun internasional sejauh ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pasokan maupun harga kebutuhan pokok di wilayah Kalteng.
Meski demikian, sebagai langkah antisipasi dan stabilisasi, pemerintah daerah terus menggencarkan intervensi pasar.
Salah satunya melalui penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah yang tersebar di berbagai titik.
“Untuk Kalteng sih masih aman saja. Makanya kita adakan lagi Gerakan Pangan Murah dan Pasar Murah. Itu artinya apa? Agar stabilisasi harga ini terjaga dan harga tetap stabil di pasaran,” jelasnya.
Lebih lanjut, Norhani menyatakan bahwa upaya pemenuhan kebutuhan pangan ini juga disinergikan dengan program yang digagas oleh Gubernur Kalteng, yakni pendistribusian sembako.
“Fokus kita saat ini di Gerakan Pangan Murah dulu. Selain itu, ada juga program KHBS (Kalteng Huma Betang Sejahtera) yang merupakan program Pak Gubernur. Kita mendukung penuh bagaimana agar masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok,” pungkasnya. (her)


