27.2 C
Jakarta
Wednesday, January 7, 2026

Awal Januari 2026, Banjir Melanda Dua Kabupaten di Kalteng

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Memasuki minggu pertama Januari 2026, Kalimantan Tengah (Kalteng) dilanda bencana banjir yang berdampak signifikan di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng mencatat dua kabupaten terdampak paling parah, yakni Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kalteng, Alpius, menyampaikan bahwa berdasarkan rekapitulasi data per 4 Januari 2026, banjir telah berdampak langsung terhadap 44.125 jiwa yang tersebar di dua kabupaten tersebut.

“Jumlah tersebut berasal dari 14.929 kepala keluarga di Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur,” ujarnya, baru-baru ini dilansir dari Kalteng Pos.

Menurut Alpius, konsentrasi dampak terparah berada di Kabupaten Barito Selatan. Di wilayah ini, tercatat 43.530 jiwa terdampak, dengan ketinggian genangan air mencapai hingga 102 sentimeter.

Baca Juga :  Tanggap Bencana Bantuan dari Gubernur Kalteng Tiba di Murung Raya

“Kondisi di lapangan sangat dinamis, terutama di Barito Selatan. Sebanyak 14.729 kepala keluarga di daerah tersebut saat ini rumahnya masih terendam banjir,” katanya.

Berdasarkan data rekapitulasi BPBPK Kalteng, sebanyak 2.880 unit rumah warga telah terendam. Selain permukiman, banjir juga berdampak pada aktivitas publik. Tercatat 1.576 fasilitas umum terdampak, mulai dari sarana pendidikan hingga fasilitas kesehatan.

Alpius menjelaskan, banjir sebenarnya telah terpantau sejak 27 Desember 2025. Namun hingga pembaruan data pada awal Januari 2026, debit air di sejumlah titik belum menunjukkan tanda-tanda surut secara signifikan.

Electronic money exchangers listing

“Oleh karena itu, kondisi ini menjadi perhatian bersama dan membutuhkan sinergi semua pihak,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, cuaca ekstrem, serta dampak lain akibat meningkatnya curah hujan.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Karhutla Lewat Kolaborasi dan Inovasi Teknologi

“Masyarakat diharapkan selalu siaga dan memperhatikan informasi resmi dari lembaga terkait,” pungkasnya. (zia/ala/kpg)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO  – Memasuki minggu pertama Januari 2026, Kalimantan Tengah (Kalteng) dilanda bencana banjir yang berdampak signifikan di sejumlah wilayah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng mencatat dua kabupaten terdampak paling parah, yakni Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Kalteng, Alpius, menyampaikan bahwa berdasarkan rekapitulasi data per 4 Januari 2026, banjir telah berdampak langsung terhadap 44.125 jiwa yang tersebar di dua kabupaten tersebut.

“Jumlah tersebut berasal dari 14.929 kepala keluarga di Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur,” ujarnya, baru-baru ini dilansir dari Kalteng Pos.

Electronic money exchangers listing

Menurut Alpius, konsentrasi dampak terparah berada di Kabupaten Barito Selatan. Di wilayah ini, tercatat 43.530 jiwa terdampak, dengan ketinggian genangan air mencapai hingga 102 sentimeter.

Baca Juga :  Tanggap Bencana Bantuan dari Gubernur Kalteng Tiba di Murung Raya

“Kondisi di lapangan sangat dinamis, terutama di Barito Selatan. Sebanyak 14.729 kepala keluarga di daerah tersebut saat ini rumahnya masih terendam banjir,” katanya.

Berdasarkan data rekapitulasi BPBPK Kalteng, sebanyak 2.880 unit rumah warga telah terendam. Selain permukiman, banjir juga berdampak pada aktivitas publik. Tercatat 1.576 fasilitas umum terdampak, mulai dari sarana pendidikan hingga fasilitas kesehatan.

Alpius menjelaskan, banjir sebenarnya telah terpantau sejak 27 Desember 2025. Namun hingga pembaruan data pada awal Januari 2026, debit air di sejumlah titik belum menunjukkan tanda-tanda surut secara signifikan.

“Oleh karena itu, kondisi ini menjadi perhatian bersama dan membutuhkan sinergi semua pihak,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, cuaca ekstrem, serta dampak lain akibat meningkatnya curah hujan.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Karhutla Lewat Kolaborasi dan Inovasi Teknologi

“Masyarakat diharapkan selalu siaga dan memperhatikan informasi resmi dari lembaga terkait,” pungkasnya. (zia/ala/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru