PALANGKA RAYA รขโฌโ Uni Emirat Arab (UEA) melirik investasi di Kalteng. Tak tanggung-tanggung, negara Timur Tengah
itu rencananya bakal menanamkan investasi di bidang pangan dan
hortikultura dengan nilai sekitar 500 juta dolar AS atau Rp 7,1 triliun di Kalteng.
โPemerintah UEA ingin masuk
di bidang pertanian dan hortikultura di Kalteng. Investasi UEA itu berapa besar
kami belum tahu, tapi tadi disampaikan Pak Menko ada sekitar 500 juta dolar AS
yang disiapkan,โ kata Sugianto Sabran saat mengikuti rapat dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar
Pandjaitan di Kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta, Selasa (3/9).
Dengan adanya rencama tersebut, kata gubernur, Pemprov Kalteng menyiapkan
lahan seluas 100 ribu hektare. Itu disiapkan untuk dimanfaatkan untuk
merealisasikan rencana kerja sama tersebut. โKerja
sama inu, lahannya dari kami Pemprov Kalteng. Dan lahan yang kita siapkan
sekitar 100 hektare,โ ucapnya.
Adapun jenis komoditas pangan
yang ditanam akan disesuaikan dengan kebutuhan UEA. Itu mulai dari beras,
jagung, kopi, padi hingga buah-buahan seperti durian atau manggis.
โKami minta ini segera.
Sebab, lebih cepat lebih bagus,โ ujarnya.
Uni Emirat Arab (UEA) telah
mengirimkan delegasi keร Kalteng, bersama
Dirjen Perkebunan dan Kepala Balitbang Kementerian Pertanian (Kementan) RI
untuk meninjau sejumlah daerah menindaklanjuti rencana investasi mereka. Jika
rencana investasi UEA itu terealisasi, sasaran dari hasil pertanian mereka
adalah untuk diekspor ke berbagai negara, khususnya di kawasan timur tengah. (arj/nto)