25.2 C
Jakarta
Friday, April 4, 2025

Menjelang Nataru, Kebutuhan Bapok Dipastikan Aman dengan Harga Terjangkau

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangkaraya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangkaraya. Menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kenaikan harga bahan pokok. Terutama saat memasuki Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pihaknya terus menargetkan operasi pasar murah di seluruh kelurahan di Palangkaraya hingga akhir Desember mendatang. Operasi pasar murah tersebut bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, dengan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Kepala DPKUKMP Kota Palangkaraya, mengatakan bahwa masyarakat diberikan pilihan untuk memilih harga yang sesuai dengan harga yang berlaku. Terutama untuk penjualan beras dari SPHP. Beras tersebut tersedia di dua lokasi, yaitu di Pasar Kahayan yang buka setiap hari, dan di Pasar Penyeimbang yang buka setiap hari Sabtu dan Minggu.

Baca Juga :  Usai Serah Terima Jabatan, Kepala Disperkimtan Siap Berinovasi

“Pilihan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan tersedianya bahan pokok seperti bawang merah dan gula pasir di Pasar Penyeimbang,” katanya saat ditemui di Hotel Luwansa, Kamis (23/11).

Sementara itu, Samsul juga menyebutkan bahwa inspeksi mendadak (sidak) akan terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok hingga tahun baru. Ia juga mengakui bahwa kenaikan harga cabai disebabkan oleh faktor alam, sehingga pihaknya belum menemukan solusi yang tepat.

“Apabila stok banyak dan permintaan banyak, tapi harga melonjak. Kita masih bisa mencari solusi terbaik. Tapi kalau konteks saat ini, stok cabai tidak ada karena sudah memasuki musim hujan,” terangnya.

Menurutnya, terkait beras, meskipun ada antisipasi kenaikan harga karena kondisi cuaca yang mempengaruhi hasil panen petani, ia mengklaim bahwa harganya masih stabil. Samsul juga memberikan wawasan bahwa Bulog telah mengambil stok beras dari kabupaten lain untuk menjaga pasokan. Kemudian menjelang Nataru, kebutuhan bahan pokok (bapok) dipastikan aman.

Baca Juga :  250 Lansia di Kelurahan Palangka Disuntik Vaksin Covid-19

“Ya, kita mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Karena kebutuhan bahan pokok akan tetap tercukupi hingga akhir tahun,” tandasnya.(ana/*/)

PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangkaraya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangkaraya. Menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi kenaikan harga bahan pokok. Terutama saat memasuki Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Pihaknya terus menargetkan operasi pasar murah di seluruh kelurahan di Palangkaraya hingga akhir Desember mendatang. Operasi pasar murah tersebut bertujuan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat, dengan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.

Kepala DPKUKMP Kota Palangkaraya, mengatakan bahwa masyarakat diberikan pilihan untuk memilih harga yang sesuai dengan harga yang berlaku. Terutama untuk penjualan beras dari SPHP. Beras tersebut tersedia di dua lokasi, yaitu di Pasar Kahayan yang buka setiap hari, dan di Pasar Penyeimbang yang buka setiap hari Sabtu dan Minggu.

Baca Juga :  Usai Serah Terima Jabatan, Kepala Disperkimtan Siap Berinovasi

“Pilihan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dengan tersedianya bahan pokok seperti bawang merah dan gula pasir di Pasar Penyeimbang,” katanya saat ditemui di Hotel Luwansa, Kamis (23/11).

Sementara itu, Samsul juga menyebutkan bahwa inspeksi mendadak (sidak) akan terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok hingga tahun baru. Ia juga mengakui bahwa kenaikan harga cabai disebabkan oleh faktor alam, sehingga pihaknya belum menemukan solusi yang tepat.

“Apabila stok banyak dan permintaan banyak, tapi harga melonjak. Kita masih bisa mencari solusi terbaik. Tapi kalau konteks saat ini, stok cabai tidak ada karena sudah memasuki musim hujan,” terangnya.

Menurutnya, terkait beras, meskipun ada antisipasi kenaikan harga karena kondisi cuaca yang mempengaruhi hasil panen petani, ia mengklaim bahwa harganya masih stabil. Samsul juga memberikan wawasan bahwa Bulog telah mengambil stok beras dari kabupaten lain untuk menjaga pasokan. Kemudian menjelang Nataru, kebutuhan bahan pokok (bapok) dipastikan aman.

Baca Juga :  250 Lansia di Kelurahan Palangka Disuntik Vaksin Covid-19

“Ya, kita mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Karena kebutuhan bahan pokok akan tetap tercukupi hingga akhir tahun,” tandasnya.(ana/*/)

Terpopuler

Artikel Terbaru