PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Pasar Datah Manuah di Palangka Raya tak lagi sekadar tempat jual beli. Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan pasar tersebut menjadi pusat ekonomi kreatif atau creative hub bagi generasi muda di Kota Cantik.
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, memastikan rencana pengembangan Pasar Datah Manuah sebagai ruang kolaborasi anak muda sudah lama digagas. Di dalam bangunan pasar itu nantinya akan disiapkan space khusus, termasuk satu ruangan besar yang difungsikan layaknya aula untuk kegiatan kreatif.
“Sebenarnya Pasar Datah Manuah itu akan kita kembangkan. Kita buat space di dalamnya sebagai wadah teman-teman kreatif. Ada satu ruang besar seperti aula, nanti kita undang motivator, startup, dan lainnya untuk menggerakkan,” ujar Zaini, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, konsep tersebut dirancang agar pasar tidak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga ruang tumbuhnya ide dan kolaborasi. Anak-anak muda bisa memanfaatkan fasilitas yang disiapkan untuk berdiskusi, berjejaring, hingga mengembangkan usaha rintisan.
“Memang itu sudah menjadi cita-cita kami. Namun, saat ini efisiensi anggaran cukup besar, sehingga kami sedang mencari mitra untuk mewujudkan Pasar Datah Manuah sebagai pusat ekonomi kreatif,” jelasnya.
Sebagai langkah awal, pemkot akan memanfaatkan momentum Pasar Ramadan dengan menjadikan Pasar Datah Manuah sebagai salah satu titik kegiatan. Langkah ini diharapkan bisa menghidupkan kembali aktivitas pasar sekaligus menarik minat generasi muda.
“Kita mulai dari pasar Ramadan. Salah satu titiknya di Pasar Datah Manuah. Kita undang teman-teman pemuda dan EO agar pasar Ramadan di sana benar-benar jadi destinasi belanja,” tambahnya.
Ke depan, bangunan pasar juga direncanakan mendapat sejumlah perbaikan untuk menunjang aktivitas kreatif. Wali Kota, kata Zaini, ingin ada ruang khusus lengkap dengan fasilitas pendukung seperti internet dan area diskusi.
“Wali Kota ingin ada perbaikan, termasuk menyiapkan ruang khusus yang bisa dipakai anak-anak muda untuk berkreasi. Seperti yang pernah kita pelajari di Surabaya, disiapkan internet, ruang, serta menghadirkan motivator dan penggerak startup,” tutupnya. (adr)


