PALANGKARAYA, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kota Palangkaraya mulai tertarik adanya inovasi baru penggunaan cairan sabun dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan gambut. Hal ini terungkap saat Penjabat Wali Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu mengikuti Rapat Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Palangkaraya dengan FKPD Kota Palangkaraya di Ruang Manuhing Swiss-Belhotel Danum, Rabu (11/10) pagi.
Dalam kegiatan rapat tersebut, Ketua FKDM Kota, Ir. Januminro menjelaskan bahwa cairan sabun yang diperkenalkan ini, sudah ramah lingkungan, karena bahannya terbuat dari lerak, buah lokal yang bahan bakunya adalah inti sawit. Selain itu, air yang dimodifikasi dengan sabun ini menurutnya memiliki formula di mana sabun dapat mengisolasi oksigen. Sehingga proses pemadaman akan menjadi lebih efektif.
Pj Wali Kota Palangkaraya, Hera Nugrahayu langsung menyambut baik dan turut mengapresiasi terhadap inovasi baru yang ditawarkan dalam membantu penanganan karhutla di Kota Palangkaraya.
“Kegiatan ini masuk dalam forum kewaspadaan dini di Kota Palangkaraya. Dalam forum ini, ketuanya adalah Bapak Ir. Januminro sebagai inisiator dan juga seorang pemerhati kebencanaan. Sehingga munculah ide kreatif dari beliau untuk bisa membuat solusi terkait bencana alam seperti banjir atau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang hampir setiap tahun kita rasakan dengan skala yang berbeda,” ujar Hera, Rabu (11/10).
Dirinya menjelaskan, dalam forum ini ada alat yang diperkenalkan dan juga cairan inovasi yang diinformasikan bisa lebih cepat dalam hal upaya penanganan karhutla.
“Nah, itu nanti akan kita coba untuk pemko lakukan tahap awal. Ke depannya kalau memang cocok untuk digunakan, kenapa tidak. Karena itu merupakan inovasi dan berdampak positif untuk penanganan karhutla,”ujarnya.(*ana/hnd)