PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kondisi rumah benar-benar aman sebelum ditinggalkan. Dari beberapa kejadian yang kami tangani, kebakaran justru terjadi saat rumah dalam keadaan kosong,” kata Plt Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Urianinu Napulangit, Selasa (2/6/2026).
Dia menjelaskan, berdasarkan sejumlah laporan yang diterima, banyak kasus kebakaran baru diketahui ketika penghuni sedang bekerja atau berada di luar rumah sehingga penanganan awal tidak dapat dilakukan dengan cepat.
“Kondisi rumah yang kosong membuat api tidak segera diketahui. Akibatnya, kebakaran bisa membesar sebelum ada laporan dari warga sekitar atau orang yang melintas,” ujarnya.
Menurut Urianinu, beberapa penyebab kebakaran yang kerap ditemukan antara lain peralatan elektronik yang masih tersambung ke listrik, kompor yang belum dipastikan mati, serta instalasi kabel yang sudah tidak layak digunakan.
“Hal-hal kecil seperti itu sering kali tidak disadari saat pemilik rumah pergi. Padahal, percikan api kecil dapat berkembang menjadi kebakaran besar dalam waktu singkat jika tidak ada yang mengawasi,” katanya.
Karena itu, Disdamkarmat mengajak masyarakat untuk membiasakan memeriksa kondisi rumah sebelum bepergian sebagai langkah pencegahan yang sederhana namun efektif.
“Kami menyarankan masyarakat memutus aliran listrik yang tidak diperlukan, memastikan sumber api benar-benar padam, serta menjauhkan bahan mudah terbakar dari sumber panas sebelum meninggalkan rumah,” tuturnya.
Selain mengedepankan upaya pencegahan, Disdamkarmat juga memastikan kesiapan personel dan sarana pemadam kebakaran terus ditingkatkan untuk menghadapi berbagai kemungkinan kejadian di wilayah Kota Palangka Raya.
“Peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan rumah dan lingkungan merupakan langkah pertama yang paling penting untuk mencegah terjadinya musibah kebakaran,” pungkasnya. (adr)


