32.4 C
Jakarta
Saturday, November 29, 2025

Meriah! Festival Delang Hili Lanting Ecofast 2025, Tawarkan Petualangan Alam dan Budaya Dayak

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, telah secara resmi membuka Festival Delang Hili Lanting Ecofast Tahun 2025 yang berlangsung meriah di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Jumat sore (28/11).

Acara pembukaan yang diikuti oleh Kepala Opd, unsur terkait, dan ratusan masyarakat lokal serta wisatawan, menampilkan rangkaian kegiatan khas yang memadukan budaya Dayak dan petualangan alam.

Kegiatan pembukaan dimulai dengan acara “potong garong pantan” (upacara pembukaan resmi yang penuh makna budaya) , ikat tongkang dan penampilan tarian adat Dayak yang dipertunjukkan oleh kelompok seni lokal.

Gerakan-gerakan tarian yang penuh keindahan dan makna budaya tersebut mendapatkan apresiasi hangat dari hadirin, yang banyak menyaksikan dengan antusiasme tinggi. Festival tahunan ini akan berlangsung selama dua hari, mulai dari Jum’at (28/11) hingga Sabtu (29/11) 2025.

Selama dua hari pementasan, peserta dan pengunjung dapat menikmati berbagai macam aktivitas yang dirancang untuk mempromosikan pariwisata alam dan budaya Kabupaten Lamandau.

Rangkaian acara mencakup hiburan musik dengan penampilan Night Party Dj Afte. Fun Trekking yang menyusuri hutan alam Desa Penyombaan, Bamboo Rafting menyusuri sungai yang jernih, serta Fun Camping di lingkungan kampung yang asri.

Salah satu acara yang paling dinanti adalah Balayah Lanting atau Bamboo Rafting di Lamandau, yang telah menjadi event wisata andalan yang selalu menarik perhatian banyak orang.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Lantik Komandan Batamad, Begini Pesan Ketua DAD Lamandau

Kegiatan menyusuri sungai menggunakan rakit bambu yang dibuat secara tradisional ini ditujukan sebagai sarana untuk menikmati mahakarya Sang Pencipta, yaitu pemandangan alam yang hijau, udara yang segar, dan keheningan hutan yang menenangkan.

“Petualangan menyusuri sungai menggunakan rakit bambu itu memiliki daya tarik tersendiri. Pengunjung tidak hanya mendapatkan keseruan, tetapi juga bisa merasakan kedekatan dengan alam dan mempelajari cara hidup masyarakat lokal yang erat kaitannya dengan sungai,” ujar Bupati Rizky Aditya Putra.

Ia menambahkan. bahwa Festival Delang Hili Lanting Ecofast tahun ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Lamandau, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui sektor pariwisata.

“Kami berharap festival ini dapat menjadi magnet bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar, terutama petani, pengusaha makanan, dan penyedia jasa pariwisata,” jelasnya.

Event tahunan di Lamandau ini memang telah terbukti menjadi magnet banyak wisatawan selama beberapa tahun terakhir. Banyak pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah bahkan dari luar pulau untuk merasakan keseruan petualangan alam dan menyaksikan keindahan budaya Dayak yang asli.

Baca Juga :  Menumbuhkan Minat Kewirausahaan Bagi Pemuda Dispora Lamandau Gelar Pelatihan

Selama Fun Trekking, pengunjung akan diajak menyusuri jalur hutan yang telah disiapkan, di mana mereka dapat melihat berbagai jenis tumbuhan dan hewan liar yang hidup di alam liar Lamandau.

Sementara itu, Fun Camping di kampung memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan kehidupan di pedesaan, berinteraksi dengan warga lokal, dan menikmati makanan khas daerah. Acara hiburan musik pada malam hari juga menampilkan Night Party Dj Afte, disaksikan ratusan pengunjung.

Sementara itu Pengunjung dari luar Daerah, Jio, turut hadir dalam acara pembukaan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamandau dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival ini.

“Kami sangat senang karena festival ini kembali digelar di Kecamatan Delang. Ini adalah kesempatan bagus untuk memamerkan keindahan alam dan budaya kepada dunia luar,” katanya.

Sebelum penutupan acara pembukaan, Bupati Rizky Aditya Putra mengajak semua pengunjung untuk menikmati setiap aktivitas yang ada dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

“Mari kita jaga alam yang indah ini agar tetap lestari untuk generasi mendatang. Semoga festival Delang Hili Lanting Ecofast 2025 berjalan dengan sukses dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua yang hadir,” tegasnya. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, telah secara resmi membuka Festival Delang Hili Lanting Ecofast Tahun 2025 yang berlangsung meriah di Desa Penyombaan, Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Jumat sore (28/11).

Acara pembukaan yang diikuti oleh Kepala Opd, unsur terkait, dan ratusan masyarakat lokal serta wisatawan, menampilkan rangkaian kegiatan khas yang memadukan budaya Dayak dan petualangan alam.

Kegiatan pembukaan dimulai dengan acara “potong garong pantan” (upacara pembukaan resmi yang penuh makna budaya) , ikat tongkang dan penampilan tarian adat Dayak yang dipertunjukkan oleh kelompok seni lokal.

Electronic money exchangers listing

Gerakan-gerakan tarian yang penuh keindahan dan makna budaya tersebut mendapatkan apresiasi hangat dari hadirin, yang banyak menyaksikan dengan antusiasme tinggi. Festival tahunan ini akan berlangsung selama dua hari, mulai dari Jum’at (28/11) hingga Sabtu (29/11) 2025.

Selama dua hari pementasan, peserta dan pengunjung dapat menikmati berbagai macam aktivitas yang dirancang untuk mempromosikan pariwisata alam dan budaya Kabupaten Lamandau.

Rangkaian acara mencakup hiburan musik dengan penampilan Night Party Dj Afte. Fun Trekking yang menyusuri hutan alam Desa Penyombaan, Bamboo Rafting menyusuri sungai yang jernih, serta Fun Camping di lingkungan kampung yang asri.

Salah satu acara yang paling dinanti adalah Balayah Lanting atau Bamboo Rafting di Lamandau, yang telah menjadi event wisata andalan yang selalu menarik perhatian banyak orang.

Baca Juga :  Lantik Komandan Batamad, Begini Pesan Ketua DAD Lamandau

Kegiatan menyusuri sungai menggunakan rakit bambu yang dibuat secara tradisional ini ditujukan sebagai sarana untuk menikmati mahakarya Sang Pencipta, yaitu pemandangan alam yang hijau, udara yang segar, dan keheningan hutan yang menenangkan.

“Petualangan menyusuri sungai menggunakan rakit bambu itu memiliki daya tarik tersendiri. Pengunjung tidak hanya mendapatkan keseruan, tetapi juga bisa merasakan kedekatan dengan alam dan mempelajari cara hidup masyarakat lokal yang erat kaitannya dengan sungai,” ujar Bupati Rizky Aditya Putra.

Ia menambahkan. bahwa Festival Delang Hili Lanting Ecofast tahun ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Lamandau, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat lokal melalui sektor pariwisata.

“Kami berharap festival ini dapat menjadi magnet bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar, terutama petani, pengusaha makanan, dan penyedia jasa pariwisata,” jelasnya.

Event tahunan di Lamandau ini memang telah terbukti menjadi magnet banyak wisatawan selama beberapa tahun terakhir. Banyak pengunjung yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah bahkan dari luar pulau untuk merasakan keseruan petualangan alam dan menyaksikan keindahan budaya Dayak yang asli.

Baca Juga :  Menumbuhkan Minat Kewirausahaan Bagi Pemuda Dispora Lamandau Gelar Pelatihan

Selama Fun Trekking, pengunjung akan diajak menyusuri jalur hutan yang telah disiapkan, di mana mereka dapat melihat berbagai jenis tumbuhan dan hewan liar yang hidup di alam liar Lamandau.

Sementara itu, Fun Camping di kampung memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk merasakan kehidupan di pedesaan, berinteraksi dengan warga lokal, dan menikmati makanan khas daerah. Acara hiburan musik pada malam hari juga menampilkan Night Party Dj Afte, disaksikan ratusan pengunjung.

Sementara itu Pengunjung dari luar Daerah, Jio, turut hadir dalam acara pembukaan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamandau dan semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan festival ini.

“Kami sangat senang karena festival ini kembali digelar di Kecamatan Delang. Ini adalah kesempatan bagus untuk memamerkan keindahan alam dan budaya kepada dunia luar,” katanya.

Sebelum penutupan acara pembukaan, Bupati Rizky Aditya Putra mengajak semua pengunjung untuk menikmati setiap aktivitas yang ada dan selalu menjaga kebersihan lingkungan.

“Mari kita jaga alam yang indah ini agar tetap lestari untuk generasi mendatang. Semoga festival Delang Hili Lanting Ecofast 2025 berjalan dengan sukses dan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua yang hadir,” tegasnya. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru