BALI, PROKALTENG.CO – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh Pemerintah Kabupaten Lamandau di kancah nasional.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, resmi dianugerahi penghargaan bergengsi “INDONESIA INNOVATION EXCELLENCE AWARD 2026” yang diselenggarakan oleh ONE Magazine Indonesia.
Malam penganugerahan yang mengusung tema “Wujudkan ASTA CITA, Menuju Indonesia EMAS 2045” ini berlangsung khidmat di HARRIS Hotel & Residences Sunset Road, Bali, Jumat malam (23/1/2026).
Dalam ajang tersebut, Bupati Rizky Aditya Putra berhasil menyabet penghargaan pada kategori Government dengan sub-kategori: Leading Public Service Innovation.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Kabupaten Lamandau dalam mengembangkan berbagai inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh jajaran Pemkab Lamandau. Inovasi pelayanan publik akan terus kita tingkatkan demi memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi seluruh warga,” ujar bupati usai menerima trofi penghargaan.
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Proses pemilihan dilakukan melalui mekanisme penilaian yang sangat ketat, mulai dari tahapan Pengumpulan Data, Analisis Mendalam, Kurasi Sektoral dan Seleksi Final oleh Dewan Juri Profesional.
Dewan juri menitikberatkan penilaian pada tujuh sektor prioritas, di antaranya Tata Kelola Pemerintahan, Penanggulangan Kemiskinan, Pengendalian Inflasi, Akses Pendidikan, Penyerapan Tenaga Kerja, Kualitas Layanan Kesehatan, hingga Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Perubahan Iklim.
ONE Magazine Indonesia menyatakan bahwa penghargaan ini bertujuan untuk memotivasi para Kepala Daerah, Legislatif, dan BUMD di seluruh Indonesia untuk terus memenuhi harapan rakyat.
Selain sebagai bentuk dedikasi dan pengabdian, apresiasi ini diharapkan menjadi alat ukur untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.
Pencapaian ini menempatkan Kabupaten Lamandau sebagai salah satu daerah yang inspiratif dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia, sekaligus menjadi modal penting dalam mendukung visi besar Indonesia Emas 2045. (bib)


