NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau tancap gas memperkuat digitalisasi keuangan daerah. Hal itu ditandai dengan kunjungan kerja Senior Executive Vice President (SEVP) Teknologi Informasi dan Layanan Digital PT Bank Kalteng ke Nanga Bulik, yang fokus membahas sentralisasi kanal layanan pemerintah daerah.
Pertemuan strategis ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Lamandau dan Bank Kalteng mendorong transparansi, efisiensi, serta optimalisasi pengelolaan keuangan daerah melalui sistem digital yang terintegrasi.
Bupati Lamandau menegaskan, kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan langkah konkret memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan dalam pengembangan layanan digital.
“Kunjungan kerja ini untuk koordinasi penguatan dan pengembangan solusi digital Bank Kalteng bagi pemerintah daerah. Kami ingin pemanfaatan produk digital benar-benar optimal, terutama untuk mendukung pengelolaan keuangan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lamandau,” ujar Bupati kepada wartawan, Sabtu (17/1).
Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak mengulas peluang ekspansi bisnis digital di wilayah kerja cabang Bank Kalteng. Pembahasan difokuskan pada sentralisasi dan integrasi kanal layanan pemerintah guna memperkuat ekosistem transaksi non-tunai yang aman, cepat, dan efisien.
“Ini sejalan dengan komitmen kami dalam percepatan digitalisasi layanan publik sekaligus memperbaiki tata kelola keuangan daerah agar lebih akuntabel,” lanjut Bupati.
Tak hanya soal inovasi layanan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Pemkab Lamandau optimistis, sinergi yang solid dengan Bank Kalteng akan membantu penerapan tata kelola keuangan yang patuh regulasi.
Kegiatan berlangsung khidmat dan dihadiri jajaran direksi serta perwakilan Bank Kalteng Pusat. Bupati Lamandau turut didampingi Wakil Bupati Abdul Hamid, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamandau, serta jajaran pimpinan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lamandau.
Kolaborasi ini diharapkan membuat layanan publik di Kabupaten Lamandau semakin mudah diakses melalui platform digital, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. (bib)


