NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lamandau, Ny. Norol Latifah Rizky Aditya Putra, S.H., menegaskan, kesehatan balita merupakan prioritas utama yang harus dijaga oleh setiap orang tua.
Menurutnya, masa balita adalah fase krusial atau “masa emas” yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Lamandau di masa depan.
Hal ini disampaikan beliau dalam kunjungannya ke salah satu kegiatan Posyandu baru-baru ini.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Norol Latifah mengingatkan bahwa pemenuhan gizi yang seimbang dan pola asuh yang tepat adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan pada anak.
“Saya mengimbau agar para ibu lebih teliti dalam memberikan asupan nutrisi, terutama protein hewani, guna memastikan perkembangan fisik dan kecerdasan anak berjalan optimal sesuai dengan usianya,” kata Norol Latifah kepada wartawan, Rabu (14/1).
Selain masalah gizi, istri Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra ini juga menyoroti pentingnya kebersihan lingkungan dan sanitasi yang layak di tingkat rumah tangga.
Menurutnya, lingkungan yang tidak sehat dapat memicu berbagai penyakit infeksi yang secara langsung akan mengganggu penyerapan nutrisi pada balita.
“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh kader PKK untuk aktif mengedukasi masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS),” jelasnya.
TP PKK Kabupaten Lamandau juga terus bersinergi dengan Dinas Kesehatan setempat untuk memantau tumbuh kembang anak secara berkala melalui Posyandu.
Ny. Norol Latifah meminta para orang tua agar tidak absen membawa anak mereka ke Posyandu setiap bulan.
“Dengan pemantauan rutin, setiap gejala penurunan kesehatan atau keterlambatan pertumbuhan dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin,” harapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peran PKK bukan sekadar mendampingi, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Lamandau.
“Melalui program-program kerja yang terintegrasi, PKK berupaya memberdayakan keluarga agar lebih mandiri dalam mengelola kesehatan dan ekonomi sehingga kebutuhan dasar anak-anak mereka dapat terpenuhi dengan baik,” bebernya.
Sebagai penutup, Ny. Norol Latifah Rizky Aditya Putra berharap seluruh elemen masyarakat dapat bahu-membahu dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak.
Ia meyakini bahwa dengan kerjasama yang solid antara pemerintah, organisasi, dan keluarga, generasi muda Lamandau akan tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing tinggi. (bib)


