28.7 C
Jakarta
Friday, March 13, 2026

506 Pekebun Sawit Terima Insentif RSPO Rp737 Juta, Wabup Lamandau Beri Apresiasi

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Sebanyak 506 pekebun kelapa sawit di Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau menerima insentif penjualan Book and Claim RSPO untuk periode produksi tahun 2025.

Penyerahan insentif yang mencapai Rp737 juta tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Lamandau Abdul Hamid dalam kegiatan yang digelar di Kantor Desa Mekar Mulya, Jumat (13/3/2026).

Selain Wabup Lamandau, kegiatan ini juga dihadiri Camat Sematu Jaya, Kepala Desa Mekar Mulya, serta tim pendamping dari PT SSMS, PT Ecogreen dan Ketua BUMDes Berkah Mulya Jaya Lamandau serta para pekebun Kelapa sawit selaku penerima insentif.

Wabup Abdul Hamid menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Mekar Mulya dan seluruh jajaran pengurus BUMDes Berkah Mulya Jaya.

Ia memuji langkah progresif desa dalam mengelola potensi perkebunan sehingga mampu memberikan nilai tambah nyata bagi para anggotanya.

Baca Juga :  Pj Bupati Lamandau Tak Terbukti Langgar Netralitas Pemilu

Lebih lanjut, Abdul Hamid menekankan bahwa dana insentif ini bukan sekadar soal nilai ekonomi atau nominal uang yang diterima.

“Hal ini adalah bentuk penghargaan atas kepedulian petani terhadap aspek lingkungan. Melalui wadah BUMDes, Desa Mekar Mulya diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat secara produktif,” ujar Wabup.

Electronic money exchangers listing

Wabup Abdul Hamid berharap program ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa depan serta menjadi percontohan bagi desa-desa lain yang ada di Kabupaten Lamandau.

“Dengan menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan kelestarian alam, Kabupaten Lamandau optimis dapat mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” imbuhnya.

Ketua BUMDes Berkah Mulya Jaya Lamandau, Choirul Fuadi menyampaikan, kehadiran para mitra perusahaan ini menegaskan adanya sinergi yang kuat antara sektor swasta dan masyarakat dalam mendukung rantai pasok kelapa sawit yang bersertifikasi.

Baca Juga :  Warung Makan di Lamandau Dibobol Maling, Etalase Rokok Raib

Ia menjelaskan teknis penyaluran insentif kepada para anggota, hal itu membuktikan bahwa keberhasilan pencapaian insentif ini merupakan buah dari konsistensi para pekebun dalam mengikuti prosedur keberlanjutan yang telah ditetapkan.

“Ditahun 2026 ini atau periode ketiga Bumdes kembali melakukan penjualan kredit system PRISMA RSPO dengaan buyer yakni Nestle sebesar Rp.1.748.940.171 dan akan didistribusikan untuk PAD sebesar Rp.33.138.000, CSR Rp.16.569.138, serta kas usaha sebesar Rp.41.422.846,” sebutnya.

Choirul menambahkan, sedangkan para pekebun selaku anggota mendapatkaan porsi paling besar yakni Rp.737.326.659 atau meningkat 50% dari tahun sebelumnya yang akan dibeeikan kepada 506 pekebun dari empat desa yang ada di Kecamatan Sematu Jaya.(bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Sebanyak 506 pekebun kelapa sawit di Kecamatan Sematu Jaya, Kabupaten Lamandau menerima insentif penjualan Book and Claim RSPO untuk periode produksi tahun 2025.

Penyerahan insentif yang mencapai Rp737 juta tersebut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Lamandau Abdul Hamid dalam kegiatan yang digelar di Kantor Desa Mekar Mulya, Jumat (13/3/2026).

Selain Wabup Lamandau, kegiatan ini juga dihadiri Camat Sematu Jaya, Kepala Desa Mekar Mulya, serta tim pendamping dari PT SSMS, PT Ecogreen dan Ketua BUMDes Berkah Mulya Jaya Lamandau serta para pekebun Kelapa sawit selaku penerima insentif.

Electronic money exchangers listing

Wabup Abdul Hamid menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kepala Desa Mekar Mulya dan seluruh jajaran pengurus BUMDes Berkah Mulya Jaya.

Ia memuji langkah progresif desa dalam mengelola potensi perkebunan sehingga mampu memberikan nilai tambah nyata bagi para anggotanya.

Baca Juga :  Pj Bupati Lamandau Tak Terbukti Langgar Netralitas Pemilu

Lebih lanjut, Abdul Hamid menekankan bahwa dana insentif ini bukan sekadar soal nilai ekonomi atau nominal uang yang diterima.

“Hal ini adalah bentuk penghargaan atas kepedulian petani terhadap aspek lingkungan. Melalui wadah BUMDes, Desa Mekar Mulya diharapkan mampu memberikan manfaat luas bagi kesejahteraan masyarakat secara produktif,” ujar Wabup.

Wabup Abdul Hamid berharap program ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa depan serta menjadi percontohan bagi desa-desa lain yang ada di Kabupaten Lamandau.

“Dengan menjaga keseimbangan antara profitabilitas dan kelestarian alam, Kabupaten Lamandau optimis dapat mewujudkan visi pembangunan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang,” imbuhnya.

Ketua BUMDes Berkah Mulya Jaya Lamandau, Choirul Fuadi menyampaikan, kehadiran para mitra perusahaan ini menegaskan adanya sinergi yang kuat antara sektor swasta dan masyarakat dalam mendukung rantai pasok kelapa sawit yang bersertifikasi.

Baca Juga :  Warung Makan di Lamandau Dibobol Maling, Etalase Rokok Raib

Ia menjelaskan teknis penyaluran insentif kepada para anggota, hal itu membuktikan bahwa keberhasilan pencapaian insentif ini merupakan buah dari konsistensi para pekebun dalam mengikuti prosedur keberlanjutan yang telah ditetapkan.

“Ditahun 2026 ini atau periode ketiga Bumdes kembali melakukan penjualan kredit system PRISMA RSPO dengaan buyer yakni Nestle sebesar Rp.1.748.940.171 dan akan didistribusikan untuk PAD sebesar Rp.33.138.000, CSR Rp.16.569.138, serta kas usaha sebesar Rp.41.422.846,” sebutnya.

Choirul menambahkan, sedangkan para pekebun selaku anggota mendapatkaan porsi paling besar yakni Rp.737.326.659 atau meningkat 50% dari tahun sebelumnya yang akan dibeeikan kepada 506 pekebun dari empat desa yang ada di Kecamatan Sematu Jaya.(bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/