24.3 C
Jakarta
Sunday, January 18, 2026

Fasilitasi 6 Unit Bus Gratis, Bupati Lamandau Hadiri Haul Kyai Gede di Kotawaringin Lama

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menghadiri peringatan haul Kyai Gede yang berlangsung khidmat di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (11/1/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Bahaum Bakuba ini merupakan bentuk penghormatan terhadap tokoh ulama besar penyebar agama Islam di tanah Kotawaringin.

Dalam kesempatan tersebut, Rizky Aditya Putra menyampaikan rasa syukur mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai religius dan sejarah yang diwariskan oleh para ulama.

“Alhamdulillah, kegiatan haul berjalan lancar. Ini adalah momen penting bagi kita untuk mengambil teladan dari perjuangan dakwah Kyai Gede,” ujar Rizky Aditya Putra, Senin (12/1).

Baca Juga :  Jaga Keharmonisan, Kebersamaan dan Netralitas untuk Kemajuan Masyarakat dan Daerah

Guna memastikan masyarakat Lamandau dapat ikut serta memberikan penghormatan, Pemerintah Kabupaten Lamandau memfasilitasi keberangkatan warga dengan menyediakan transportasi gratis.

Bupati mengungkapkan bahwa terdapat total 6 unit bus yang disiapkan secara khusus. Penyediaan armada ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta.

“Kami menyiapkan 6 unit bus untuk keberangkatan masyarakat Lamandau yang ingin mengikuti haul. Sebagian armada juga merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan swasta yang ada di Kabupaten Lamandau,” ujarnya.

Electronic money exchangers listing

Langkah ini diapresiasi oleh warga yang merasa terbantu secara akomodasi untuk menempuh perjalanan menuju lokasi haul di Kotawaringin Lama.

Kyai Gede, yang memiliki nama asli Habib Abdul Qadir Assegaf, merupakan ulama besar asal Pulau Jawa yang tiba di Kotawaringin sekitar tahun 1655 Masehi.

Baca Juga :  350 Petugas KPPS Nanga Bulik Resmi Dilantik

Beliau dikenal sebagai tokoh sentral dalam syiar Islam di wilayah tersebut dan hingga kini makamnya menjadi destinasi religi utama di Kalimantan Tengah.

Peringatan haul ini, setiap tahunnya selalu menyedot perhatian ribuan jamaah dari berbagai penjuru. Termasuk warga Kabupaten Lamandau, sebagai wujud kecintaan terhadap ulama dan sejarah Islam di nusantara. (bib)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menghadiri peringatan haul Kyai Gede yang berlangsung khidmat di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Minggu (11/1/2026).

Kehadiran orang nomor satu di Bumi Bahaum Bakuba ini merupakan bentuk penghormatan terhadap tokoh ulama besar penyebar agama Islam di tanah Kotawaringin.

Dalam kesempatan tersebut, Rizky Aditya Putra menyampaikan rasa syukur mendalam atas kelancaran seluruh rangkaian acara. Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai religius dan sejarah yang diwariskan oleh para ulama.

Electronic money exchangers listing

“Alhamdulillah, kegiatan haul berjalan lancar. Ini adalah momen penting bagi kita untuk mengambil teladan dari perjuangan dakwah Kyai Gede,” ujar Rizky Aditya Putra, Senin (12/1).

Baca Juga :  Jaga Keharmonisan, Kebersamaan dan Netralitas untuk Kemajuan Masyarakat dan Daerah

Guna memastikan masyarakat Lamandau dapat ikut serta memberikan penghormatan, Pemerintah Kabupaten Lamandau memfasilitasi keberangkatan warga dengan menyediakan transportasi gratis.

Bupati mengungkapkan bahwa terdapat total 6 unit bus yang disiapkan secara khusus. Penyediaan armada ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan sektor swasta.

“Kami menyiapkan 6 unit bus untuk keberangkatan masyarakat Lamandau yang ingin mengikuti haul. Sebagian armada juga merupakan hasil kerja sama dengan perusahaan swasta yang ada di Kabupaten Lamandau,” ujarnya.

Langkah ini diapresiasi oleh warga yang merasa terbantu secara akomodasi untuk menempuh perjalanan menuju lokasi haul di Kotawaringin Lama.

Kyai Gede, yang memiliki nama asli Habib Abdul Qadir Assegaf, merupakan ulama besar asal Pulau Jawa yang tiba di Kotawaringin sekitar tahun 1655 Masehi.

Baca Juga :  350 Petugas KPPS Nanga Bulik Resmi Dilantik

Beliau dikenal sebagai tokoh sentral dalam syiar Islam di wilayah tersebut dan hingga kini makamnya menjadi destinasi religi utama di Kalimantan Tengah.

Peringatan haul ini, setiap tahunnya selalu menyedot perhatian ribuan jamaah dari berbagai penjuru. Termasuk warga Kabupaten Lamandau, sebagai wujud kecintaan terhadap ulama dan sejarah Islam di nusantara. (bib)

Terpopuler

Artikel Terbaru