28.8 C
Jakarta
Thursday, May 23, 2024
spot_img

Waspada Banjar! Hujan Intensitas Tinggi Diprediksi Masih Terjadi di Kabupaten Lamandau

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Iskandar, Kotawaringin Barat memprediksikan dalam sepekan ke depan untuk wilayah lamandau diprakirakan akan berpotensi hujan lebat.

Saat ini, potensi hujan sedang hingga lebat terjadi pada siang hari hingga malam hari dengan disertakan angin kencang dan petir.

“Dengan intensitas sedang hingga lebat pak pada tanggal 8 – 10 Januari dan disusul hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada tanggal 11-14 Januari,” kata Forecaster Stasiun Meteorologi Iskandar, Ibnu Ismantoro.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, melalui Sekertaris BPBD Kabupaten Lamandau, Joni Hardi mengatakan, dampak dari hujan dalam sepekan pihaknya sudah melakukan pemantauan di wilayah rawan bencana banjir.

Baca Juga :  Pesta Rakyat Meriahkan Puncak HUT ke-21 Lamandau

“Sudah ada beberapa rumah yang terdampak. Tim kita bersama TNI dan Polri terus melakukan pemantauan di wilayah rawan banjir,” ucapnya. Rabu, 10 Januari 2024.

Joni menegaskan, untuk status di kabupaten Lamandau dari hasil pemantauan tim, katagori berdasarkan barometer tinggi air masih dalam status siaga.

“Karena status berdasarkan alat ukur tinggi air, di semua kecamatan masih belum status darurat,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan tim di lapangan, Joni membeberkan untuk wilayah Kecamatan Bulik sendiri, sudah ada beberapa rumah yang terdampak dari hujan selama sepekan.

“Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat sungai Samaliba meluap, satu rumah barakan terendam,” pungkasnya. (bib/pri)

NANGA BULIK, PROKALTENG.CO –  Badan Metrologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Iskandar, Kotawaringin Barat memprediksikan dalam sepekan ke depan untuk wilayah lamandau diprakirakan akan berpotensi hujan lebat.

Saat ini, potensi hujan sedang hingga lebat terjadi pada siang hari hingga malam hari dengan disertakan angin kencang dan petir.

“Dengan intensitas sedang hingga lebat pak pada tanggal 8 – 10 Januari dan disusul hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada tanggal 11-14 Januari,” kata Forecaster Stasiun Meteorologi Iskandar, Ibnu Ismantoro.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau, melalui Sekertaris BPBD Kabupaten Lamandau, Joni Hardi mengatakan, dampak dari hujan dalam sepekan pihaknya sudah melakukan pemantauan di wilayah rawan bencana banjir.

Baca Juga :  Pesta Rakyat Meriahkan Puncak HUT ke-21 Lamandau

“Sudah ada beberapa rumah yang terdampak. Tim kita bersama TNI dan Polri terus melakukan pemantauan di wilayah rawan banjir,” ucapnya. Rabu, 10 Januari 2024.

Joni menegaskan, untuk status di kabupaten Lamandau dari hasil pemantauan tim, katagori berdasarkan barometer tinggi air masih dalam status siaga.

“Karena status berdasarkan alat ukur tinggi air, di semua kecamatan masih belum status darurat,” tuturnya.

Berdasarkan pantauan tim di lapangan, Joni membeberkan untuk wilayah Kecamatan Bulik sendiri, sudah ada beberapa rumah yang terdampak dari hujan selama sepekan.

“Intensitas hujan yang cukup tinggi membuat sungai Samaliba meluap, satu rumah barakan terendam,” pungkasnya. (bib/pri)

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru