NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Gelaran Babukung dan Lamandau Expo 2025 di Alun-alun Kota Nanga Bulik memberi angin segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lamandau. Acara yang berlangsung Sabtu (8/11) itu menjadi ruang promosi besar bagi 152 UMKM yang menampilkan produk unggulan mereka.
Besarnya jumlah peserta UMKM menunjukkan tingginya harapan pelaku usaha agar perputaran ekonomi di Lamandau meningkat lewat festival budaya dan expo tahunan tersebut.
Salah satu pedagang, Bety, mengaku antusias. Ia berharap momentum ini bisa memberi dampak langsung pada pendapatan mereka.
“Kami sangat berharap pendapatan bisa meningkat. Acara seperti ini membantu kami menjangkau lebih banyak pelanggan dan memperkenalkan produk-produk unggulan dari Lamandau,” ujarnya.
Produk yang dipamerkan cukup beragam, dari kerajinan tangan, kuliner khas daerah, sampai produk inovatif lainnya. Pengunjung pun tak hanya datang dari Lamandau, tetapi juga dari daerah lain bahkan wisatawan mancanegara yang ingin melihat lebih dekat kekayaan budaya dan produk lokal.
Menurut panitia, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran UMKM dalam perekonomian daerah.
“Dengan adanya kegiatan ini, UMKM di Kabupaten Lamandau dapat terus berkembang dan memberi kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan akan terus mendukung UMKM melalui berbagai program pembinaan, termasuk memfasilitasi mereka mengikuti event promosi seperti Festival Babukung dan Lamandau Expo. (bib)
NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Gelaran Babukung dan Lamandau Expo 2025 di Alun-alun Kota Nanga Bulik memberi angin segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lamandau. Acara yang berlangsung Sabtu (8/11) itu menjadi ruang promosi besar bagi 152 UMKM yang menampilkan produk unggulan mereka.
Besarnya jumlah peserta UMKM menunjukkan tingginya harapan pelaku usaha agar perputaran ekonomi di Lamandau meningkat lewat festival budaya dan expo tahunan tersebut.
Salah satu pedagang, Bety, mengaku antusias. Ia berharap momentum ini bisa memberi dampak langsung pada pendapatan mereka.
“Kami sangat berharap pendapatan bisa meningkat. Acara seperti ini membantu kami menjangkau lebih banyak pelanggan dan memperkenalkan produk-produk unggulan dari Lamandau,” ujarnya.
Produk yang dipamerkan cukup beragam, dari kerajinan tangan, kuliner khas daerah, sampai produk inovatif lainnya. Pengunjung pun tak hanya datang dari Lamandau, tetapi juga dari daerah lain bahkan wisatawan mancanegara yang ingin melihat lebih dekat kekayaan budaya dan produk lokal.
Menurut panitia, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran UMKM dalam perekonomian daerah.
“Dengan adanya kegiatan ini, UMKM di Kabupaten Lamandau dapat terus berkembang dan memberi kontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Lamandau menegaskan akan terus mendukung UMKM melalui berbagai program pembinaan, termasuk memfasilitasi mereka mengikuti event promosi seperti Festival Babukung dan Lamandau Expo. (bib)