NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau menyalurkan program bantuan sosial berupa beasiswa tahun 2024, bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan perguruan tinggi.
Bantuan tersebut, diserahkan secara simbolis oleh Pj Bupati Lamandau Said Salim diwakili Asisten I Setda Lamandau, Triadi Ej kepada Himpunan Mahasiswa (HIMA) dan perwakilan para mahasiswa di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Lantang Torang, Kamis (5/12).
Dalam sambutan Pj Bupati yang dibacakan Triadi Ej, mengungkapkan bahwa bansos berupa beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan perguruan tinggi.
“Beasiswa ini merupakan salah satu program pemerintah daerah di bidang pendidikan. Hal ini sebagai wujud perhatian kepada masyarakat khususnya mahasiswa yang melanjutkan belajar ke jenjang perguruan tinggi,” kata Triadi.
Dia menyebut, dengan adanya beasiswa pendidikan ini, diharapkan dapat terealisasi dengan baik bagi masyarakat di Kabupaten Lamandau.
“Karena pendidikan merupakan sektor yang memang perlu diprioritaskan oleh pemerintah daerah, karena menyentuh langsung hak masyarakat dan sangat terkait erat dengan pembangunan sumber daya manusia di masa depan,” jelasnya.
Total ada sebanyak 497 Mahasiswa asal Kabupaten Lamandau yang akan menerima beasiswa dengan rincian, beasiswa bagi mahasiswa berprestasi sebanyak Rp 1,8 Milyar lebih. Kemudian beasiswa kedokteran sebanyak Rp 180 juta, beasiswa kurang mampu sebanyak 50,4 juta dan beasiswa tugas akhir sebanyak Rp 44 juta.
“Sehingga total beasiswa yang disalurkan oleh pemerintah kepada mahasiswa adalah sebesar Rp 2,1 miliar,” jelasnya.
Dia mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah mendapatkan beasiswa, serta berpesan agar tekun dalam belajar dan meraih prestasi setinggi-tingginya.
“Saya berharap agar beasiswa ini digunakan dengan sebaik-baiknya untuk menunjang pendidikan yang sedang kalian tempuh. Semoga pemerintah dapat menjadi motivasi belajar bagi para mahasiswa untuk menimpa ilmu, sehingga ke depan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Lamandau,”ujarnya. (bib/hnd)