NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Lamandau melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menyalurkan bantuan logistik bagi korban musibah kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah dan warung di Desa Tangga Batu, Kecamatan Belantikan Raya.
Penyerahan bantuan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidup korban pascabencana serta sebagai wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah kesulitan warga.
Kepala Dinas Sosial melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Agung Adi Nugroho, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Api muncul di lokasi yang strategis, yakni di pinggir jalan poros Kecamatan Belantikan Raya, tepatnya di simpang Plasma Tangga Batu.
“Api pertama kali terlihat dari bagian samping kiri bangunan dan merambat dengan cepat hingga melahap seluruh bagian rumah. Beruntung, lokasi rumah yang agak berjauhan dari pemukiman lain mencegah api merembet ke bangunan tetangga,” ujar Agung, Selasa (4/2).
Saat kejadian, pemilik rumah, Rudy Triwinarno, sedang berada di Pangkalan Bun untuk menjalani pengobatan. Rumah tersebut hanya dihuni oleh seorang cucu dan satu orang kerabatnya. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Pemerintah daerah memastikan kebutuhan esensial korban terpenuhi melalui paket bantuan lengkap yang terdiri dari terpal untuk tempat tinggal sementara, kasur, dan selimut.
Adapun kebutuhan pangan, paket dapur keluarga, mie instan, biskuit, minyak goreng, susu, sarden dan berbagai jenis pakaian (baju, celana, sarung, daster), perlengkapan bayi, serta paket perlengkapan keluarga (pakaian dalam dan kebutuhan pribadi lainnya).
Hingga saat ini, pihak Dinas Sosial masih melakukan pendataan mendalam terkait total kerugian pasti. Terkendala kondisi pemilik rumah yang masih dalam perawatan medis, investigasi penyebab kebakaran juga masih terus berjalan.
“Bantuan ini merupakan bentuk tanggap darurat dan penanganan cepat dari pemerintah. Kami ingin memastikan korban segera mendapatkan dukungan yang dibutuhkan agar bisa memulai proses pemulihan dengan lebih ringan,” pungkas Agung.
Prosesi penyerahan bantuan dilakukan langsung kepada kerabat korban dengan didampingi oleh Camat Belantikan Raya dan kepala desa setempat sebagai saksi sekaligus pendamping keluarga. (bib)


