NANGA BULIK, PROKALTENG.CO – Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (DPC Gekrafs) Kabupaten Lamandau masa bakti 2026–2031 berlangsung khidmat di Alun-Alun Kota Nanga Bulik, Kabupaten Lamandau, Minggu malam (2/8/2026).
Ahmad Makdum Badawi, ST. Resmi dilantik sebagai Ketua DPC Gekrafs Kabupaten Lamandau beserta jajaran pengurusnya. Acara tersebut turut dihadiri oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gekrafs Kawendra Lukistian, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gekrafs Kalimantan Tengah Novanita Puspa Kencana, S.Farm, serta Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, SE, MM.
Dalam sambutannya. Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra. Menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh kepengurusan yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh integritas, semangat kolaborasi, serta dedikasi tinggi demi memajukan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Lamandau.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lamandau, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPC Gekrafs Kabupaten Lamandau masa bakti 2026–2031 yang baru saja dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh integritas, semangat kolaborasi dan dedikasi dalam memajukan ekonomi kreatif di Kabupaten Lamandau,” ujar Rizky.
Bupati menyambut baik kehadiran Gekrafs sebagai wadah yang menghimpun para pelaku ekonomi kreatif untuk bergerak bersama. Menurutnya, Gekrafs bukan sekadar organisasi, melainkan sebuah gerakan yang mampu melahirkan inovasi, membuka peluang, serta membangun optimisme bahwa kreativitas dapat tumbuh dan berkembang dari daerah.
Ia menambahkan. Kabupaten Lamandau memiliki potensi besar di berbagai sektor. Mulai dari kekayaan budaya, seni, kerajinan, kuliner, fesyen, fotografi, konten digital, hingga pariwisata. Sektor-sektor ini menjadi modal utama yang harus terus dikembangkan agar memiliki nilai tambah dan mampu bersaing secara luas.
“Ekonomi kreatif merupakan salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui kreativitas dan inovasi, kita dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing produk lokal, memperkuat identitas budaya, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Lamandau berkomitmen menciptakan iklim yang kondusif bagi tumbuh kembangnya ekonomi kreatif,” jelasnya.
Pemkab Lamandau juga membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan komunitas, dunia usaha, akademisi, media, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Gekrafs diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam membina pelaku ekonomi kreatif, memberdayakan generasi muda, serta mempromosikan karya-karya lokal.
“Semoga kepengurusan ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan berbagai program yang inovatif, kreatif, dan berdampak bagi masyarakat. Bangun sinergi dan kolaborasi, sehingga ekonomi kreatif di Kabupaten Lamandau terus tumbuh dan mampu mengangkat potensi daerah serta karya anak bangsa ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (bib)


