26.6 C
Jakarta
Thursday, April 25, 2024

Tekon di Kotim Masih Dipelukan, Khususnya Bidang Kesehatan dan Pendidikan

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor akan mempertahankan tenaga kontrak (Tekon) yang masih diperlukan oleh daerah. Meskipun surat edaran Menteri Pendayagunaan aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengatakan tekon akan berakhir pada bulan November 2023 ini.

“Meskipun surat edaran Menpan RB menyampaikan tekon akan berakhir pada November nanti, tetapi tekon di daerah di Kabupaten Kotim masih dipelukan khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan kita akan pertahankan,” kata Halikin, Senin (13/2).

Menurutnya pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ditentukan oleh pusat tidak banyak, sementara fakta di lapangan Kabupaten Kotim masih dibutuhkan tekon, maka akan ada pertimbangan perpanjangan kontrak tekon yang dibutuhkan di daerah ini.

Baca Juga :  Bupati Batalkan Kenaikan Retribusi Pasar

“ASN dan PPPK yang ditentukan oleh pusat itu tidak sesuai yang kita ajukan, Misalnya kita mengajukan seribu, diterima paling tidak lima ratus orang. Sedangkan faktanya kita masih banyak membutuhkan pegawai, maka dari itu tekon yang masih dibutuhkan akan dipertahankan untuk membantu para ASN,” ujar Halikin.

Dirinya mengatakan tekon yang dibutuhkan itu seperti tenaga kese hatan. Misalnya di posko membutuhkan bidan, kalau kontraknya dicabut, maka tidak ada lagi petugas yang bertugas di sana. Sehingga perpanjangan kontrak dinilai perlu dilakukan untuk menunjang fasilitas kesehatan. (bah/ans/kpg)

SAMPIT, PROKALTENG.CO– Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor akan mempertahankan tenaga kontrak (Tekon) yang masih diperlukan oleh daerah. Meskipun surat edaran Menteri Pendayagunaan aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengatakan tekon akan berakhir pada bulan November 2023 ini.

“Meskipun surat edaran Menpan RB menyampaikan tekon akan berakhir pada November nanti, tetapi tekon di daerah di Kabupaten Kotim masih dipelukan khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan kita akan pertahankan,” kata Halikin, Senin (13/2).

Menurutnya pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) ditentukan oleh pusat tidak banyak, sementara fakta di lapangan Kabupaten Kotim masih dibutuhkan tekon, maka akan ada pertimbangan perpanjangan kontrak tekon yang dibutuhkan di daerah ini.

Baca Juga :  Bupati Batalkan Kenaikan Retribusi Pasar

“ASN dan PPPK yang ditentukan oleh pusat itu tidak sesuai yang kita ajukan, Misalnya kita mengajukan seribu, diterima paling tidak lima ratus orang. Sedangkan faktanya kita masih banyak membutuhkan pegawai, maka dari itu tekon yang masih dibutuhkan akan dipertahankan untuk membantu para ASN,” ujar Halikin.

Dirinya mengatakan tekon yang dibutuhkan itu seperti tenaga kese hatan. Misalnya di posko membutuhkan bidan, kalau kontraknya dicabut, maka tidak ada lagi petugas yang bertugas di sana. Sehingga perpanjangan kontrak dinilai perlu dilakukan untuk menunjang fasilitas kesehatan. (bah/ans/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru