30.1 C
Jakarta
Friday, February 6, 2026

Gantikan Ady Candra, Cok Orda Putra Legawa Resmi Nakhodai Diskominfo Kotim

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Tongkat estafet kepemimpinan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi berganti. Cok Orda Putra Legawa kini dipercaya sebagai Kepala Diskominfo Kotim definitif, menggantikan Pelaksana Tugas (Plt) sebelumnya, Ady Candra. Serah terima jabatan berlangsung di Kantor Diskominfo Kotim, Senin (2/2).

Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi. Menyampaikan apresiasi atas kinerja Ady Candra yang telah mengemban tugas sebagai Plt Kepala Diskominfo selama kurang lebih tiga bulan.

Menurutnya, sejumlah terobosan yang dilakukan dinilai memberi dampak positif bagi kinerja organisasi dan penyampaian informasi pembangunan daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Ady Candra yang telah melaksanakan tugas sebagai Plt selama kurang lebih tiga bulan. Beberapa gebrakan yang dilakukan sangat bermanfaat bagi organisasi serta penguatan penyampaian pesan-pesan pembangunan di Kabupaten Kotim,” ujar Umar.

Pada kesempatan yang sama, Umar Kaderi juga mengucapkan selamat kepada Cok Orda Putra Legawa yang kembali dipercaya memimpin Diskominfo Kotim. Sosok yang akrab disapa Coki tersebut bukanlah figur baru di lingkungan Diskominfo dan dinilai telah memahami dinamika serta karakteristik daerah.

Baca Juga :  BKSDA dan Pemkab Kotim Akan Lakukan Survei dan Pengamatan di Pulau Hanibung

“Kami ucapkan selamat kepada Pak Cok Orda. Beliau ini bisa dikatakan orang lama dengan pengalaman yang cukup di Kabupaten Kotim. Kami yakin beliau memahami betul kondisi daerah dan akan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh jajaran Diskominfo,” katanya.

Umar menekankan, di bawah kepemimpinan yang baru, Diskominfo Kotim diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata, inovasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan pola komunikasi publik pemerintahan.

Electronic money exchangers listing

“Harapannya, dengan kepala dinas yang baru, Diskominfo mampu bertransformasi dan benar-benar menjadi corong utama pembangunan daerah dalam menyampaikan informasi yang utuh, cepat, dan akurat kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai peran Diskominfo sangat strategis dalam membangun citra positif pemerintah daerah sekaligus menjembatani arus informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Kotim Pertahankan Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut

“Citra positif daerah harus bisa dikomunikasikan dengan baik dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Kotim,” tambah Umar.

Umar menjelaskan. Bahwa pengisian jabatan kepala OPD merupakan kebutuhan organisasi yang tidak dapat ditunda, mengingat sebelumnya terjadi kekosongan jabatan cukup lama akibat regulasi tahapan Pilkada.

“Jabatan ini harus segera diisi agar roda pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan optimal. Sebelumnya ada ketentuan sebelum dan sesudah Pilkada yang tidak memungkinkan dilakukannya pelantikan pejabat,” jelasnya.

Umar Kaderi juga menegaskan bahwa pejabat yang dilantik merupakan hasil proses seleksi dan penilaian panitia seleksi bersama pimpinan daerah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kinerja dan terus berinovasi, meski pemerintah daerah tengah dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

“Di tengah kondisi efisiensi anggaran, itu bukan alasan untuk menurunkan kualitas kinerja. Justru kita dituntut tetap profesional, inovatif, dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi daerah,” pungkasnya.(bah/kpg)

 

SAMPIT, PROKALTENG.CO – Tongkat estafet kepemimpinan di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) resmi berganti. Cok Orda Putra Legawa kini dipercaya sebagai Kepala Diskominfo Kotim definitif, menggantikan Pelaksana Tugas (Plt) sebelumnya, Ady Candra. Serah terima jabatan berlangsung di Kantor Diskominfo Kotim, Senin (2/2).

Penjabat Sekretaris Daerah Kotim, Umar Kaderi. Menyampaikan apresiasi atas kinerja Ady Candra yang telah mengemban tugas sebagai Plt Kepala Diskominfo selama kurang lebih tiga bulan.

Menurutnya, sejumlah terobosan yang dilakukan dinilai memberi dampak positif bagi kinerja organisasi dan penyampaian informasi pembangunan daerah.

Electronic money exchangers listing

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pak Ady Candra yang telah melaksanakan tugas sebagai Plt selama kurang lebih tiga bulan. Beberapa gebrakan yang dilakukan sangat bermanfaat bagi organisasi serta penguatan penyampaian pesan-pesan pembangunan di Kabupaten Kotim,” ujar Umar.

Pada kesempatan yang sama, Umar Kaderi juga mengucapkan selamat kepada Cok Orda Putra Legawa yang kembali dipercaya memimpin Diskominfo Kotim. Sosok yang akrab disapa Coki tersebut bukanlah figur baru di lingkungan Diskominfo dan dinilai telah memahami dinamika serta karakteristik daerah.

Baca Juga :  BKSDA dan Pemkab Kotim Akan Lakukan Survei dan Pengamatan di Pulau Hanibung

“Kami ucapkan selamat kepada Pak Cok Orda. Beliau ini bisa dikatakan orang lama dengan pengalaman yang cukup di Kabupaten Kotim. Kami yakin beliau memahami betul kondisi daerah dan akan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh jajaran Diskominfo,” katanya.

Umar menekankan, di bawah kepemimpinan yang baru, Diskominfo Kotim diharapkan mampu menghadirkan perubahan nyata, inovasi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan pola komunikasi publik pemerintahan.

“Harapannya, dengan kepala dinas yang baru, Diskominfo mampu bertransformasi dan benar-benar menjadi corong utama pembangunan daerah dalam menyampaikan informasi yang utuh, cepat, dan akurat kepada masyarakat,” tegasnya.

Ia menilai peran Diskominfo sangat strategis dalam membangun citra positif pemerintah daerah sekaligus menjembatani arus informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Kotim Pertahankan Opini WTP Sepuluh Kali Berturut-turut

“Citra positif daerah harus bisa dikomunikasikan dengan baik dan dimanfaatkan oleh masyarakat Kabupaten Kotim,” tambah Umar.

Umar menjelaskan. Bahwa pengisian jabatan kepala OPD merupakan kebutuhan organisasi yang tidak dapat ditunda, mengingat sebelumnya terjadi kekosongan jabatan cukup lama akibat regulasi tahapan Pilkada.

“Jabatan ini harus segera diisi agar roda pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan optimal. Sebelumnya ada ketentuan sebelum dan sesudah Pilkada yang tidak memungkinkan dilakukannya pelantikan pejabat,” jelasnya.

Umar Kaderi juga menegaskan bahwa pejabat yang dilantik merupakan hasil proses seleksi dan penilaian panitia seleksi bersama pimpinan daerah. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kinerja dan terus berinovasi, meski pemerintah daerah tengah dihadapkan pada keterbatasan anggaran.

“Di tengah kondisi efisiensi anggaran, itu bukan alasan untuk menurunkan kualitas kinerja. Justru kita dituntut tetap profesional, inovatif, dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi daerah,” pungkasnya.(bah/kpg)

 

Terpopuler

Artikel Terbaru