PANGKALAN BUN, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat memberikan apresiasi terhadap upaya Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI). Program penanaman pohon mangrove yang dilakukan selama ini dinilai mampu memberikan kontribusi yang baik. Mengingat wilayah pesisir pantai. Khususnya di Deaa Sebuai Kecamatan Kumai memang sangat rentan.
Tetapi dengan adanya gerakan penanaman pohon mangrove ini mampu memberikan upaya pencegahan yang sangat signifikan.
“Kami tentunya memberikan apresiasi karena gerakan penanaman pohon mangrove ini sudah memasuki ke tahap III. Tindakan yang dilakukan mampu memberikan kontribusi pencegahan abrasi di wilayah Kumai,” kata Asisten II Pemkab Kobar Kamaludin.
Menurutnya, pemerintah sangat berterima kasih karena begitu banyak wilayah pantai di Indonesia Kabupaten Kobar menjadi sasaran. Padahal kalau melaksanakan pencegahan abrasi ini sendiri anggarannya juga terbilang cukup mahal.
Dan pemerintah tentunya tidak akan mampu melakukan sendiri. Namun dengan adanya program penanaman mangrove ini Pemkab sangat terbantu.
“Kami harapkan kedepan bukan hanya disini saja, kalau memang nantinya Kobar menjadi perhatian. Upaya GAPKI sungguh luar biasa membantu masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Direktur Eksekutif GAPKI Pusat Mukti Sardjono menuturkan, bahwa ini bentuk perhatian kepedulian para pengusaha kebun sawit kepada lingkungan. Sehingga bukan hanya serra merta melakukan penanaman sawit saja, tetapi juga melihat lingkungan sekitar. Khususnya mereka yang tinggal dipinggiran pantai dengan ancaman abrasi.
Dan ini sudah menjadi program ketiga karena penanaman ini hampir dilakukan setiap tahunnya. “Banyak inovasi dan terobosan yang dilakukan setiap tahunnya dan tidak monoton dalam pelaksanaan penanaman pohon mangrove. Kami yakin dengan adanya gerakan ini banyak pihak yang akan ikut peduli nantinya,” ungkap Mukti. (son/ ans/kpg)