Tinjau Progres Jembatan Lemo dan PDAM Jingah, Bupati Barito Utara Pastikan Pembangunan Tepat Waktu

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmen serius dalam mengawal pembangunan infrastruktur strategis daerah. Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan A Md, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Jembatan Lemo dan instalasi PDAM di Desa Jingah, Kamis (23/7).

Kunjungan lapangan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Muhlis, serta Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), H. Rody, beserta jajaran terkait. Kegiatan tersebut bertujuan memantau progres fisik pekerjaan secara berkala, memastikan kualitas bangunan sesuai standar teknis, serta mengevaluasi ketepatan waktu pelaksanaan di lapangan.

Dalam peninjauan itu, Bupati Shalahuddin menyampaikan sejumlah arahan tegas kepada jajaran kontraktor, dinas teknis, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengerjaan kedua proyek strategis tersebut. Ia mengingatkan agar kualitas tidak dikorbankan demi mengejar target waktu penyelesaian.

Baca Juga :  Tinjau Langsung Proyek Infrastruktur, Bupati Shalahuddin: Jangan Hanya Terima Laporan di Balik Meja

“Kualitas fisik bangunan harus memenuhi standar teknis yang berlaku agar memiliki daya tahan jangka panjang. Aspek keselamatan dan kesehatan kerja bagi para pekerja di lapangan juga harus menjadi prioritas utama selama proses pembangunan berlangsung,” ujar Bupati Shalahuddin.

Lebih lanjut, Bupati menekankan agar seluruh proyek diselesaikan sesuai dengan jadwal dan tenggat waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak. Menurutnya, ketepatan waktu pengerjaan sangat penting agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas.

“Proyek harus diselesaikan sesuai dengan jadwal dan tenggat waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak, agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas,” tegasnya.

Pembangunan Jembatan Lemo dinilai memiliki peran vital sebagai infrastruktur penghubung antarwilayah di Barito Utara. Keberadaan jembatan ini akan meningkatkan konektivitas regional, memperlancar arus mobilitas barang dan jasa, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Barito Utara Raih Juara 1 Penurunan Pengangguran se-Kalimantan

“Keberadaan jembatan ini akan meningkatkan konektivitas regional, memperlancar arus mobilitas barang dan jasa, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat Barito Utara,” tambah Shalahuddin.

Sementara itu, proyek pembangunan instalasi PDAM di Desa Jin gah difokuskan untuk memperluas cakupan layanan air bersih bagi warga. Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menyediakan akses air minum yang layak, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan akan terus mengawal setiap program dan proyek strategis daerah secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pengawasan berkelanjutan ini diharapkan mampu memastikan seluruh pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan daerah. (ren/nue/kpg)

 

 

MUARA TEWEH, PROKALTENG.CO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmen serius dalam mengawal pembangunan infrastruktur strategis daerah. Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan A Md, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Jembatan Lemo dan instalasi PDAM di Desa Jingah, Kamis (23/7).

Kunjungan lapangan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara, Muhlis, serta Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), H. Rody, beserta jajaran terkait. Kegiatan tersebut bertujuan memantau progres fisik pekerjaan secara berkala, memastikan kualitas bangunan sesuai standar teknis, serta mengevaluasi ketepatan waktu pelaksanaan di lapangan.

Dalam peninjauan itu, Bupati Shalahuddin menyampaikan sejumlah arahan tegas kepada jajaran kontraktor, dinas teknis, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengerjaan kedua proyek strategis tersebut. Ia mengingatkan agar kualitas tidak dikorbankan demi mengejar target waktu penyelesaian.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  Tinjau Langsung Proyek Infrastruktur, Bupati Shalahuddin: Jangan Hanya Terima Laporan di Balik Meja

“Kualitas fisik bangunan harus memenuhi standar teknis yang berlaku agar memiliki daya tahan jangka panjang. Aspek keselamatan dan kesehatan kerja bagi para pekerja di lapangan juga harus menjadi prioritas utama selama proses pembangunan berlangsung,” ujar Bupati Shalahuddin.

Lebih lanjut, Bupati menekankan agar seluruh proyek diselesaikan sesuai dengan jadwal dan tenggat waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak. Menurutnya, ketepatan waktu pengerjaan sangat penting agar manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas.

“Proyek harus diselesaikan sesuai dengan jadwal dan tenggat waktu yang telah ditetapkan dalam kontrak, agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat luas,” tegasnya.

Pembangunan Jembatan Lemo dinilai memiliki peran vital sebagai infrastruktur penghubung antarwilayah di Barito Utara. Keberadaan jembatan ini akan meningkatkan konektivitas regional, memperlancar arus mobilitas barang dan jasa, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga :  Barito Utara Raih Juara 1 Penurunan Pengangguran se-Kalimantan

“Keberadaan jembatan ini akan meningkatkan konektivitas regional, memperlancar arus mobilitas barang dan jasa, serta menggerakkan roda perekonomian masyarakat Barito Utara,” tambah Shalahuddin.

Sementara itu, proyek pembangunan instalasi PDAM di Desa Jin gah difokuskan untuk memperluas cakupan layanan air bersih bagi warga. Langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam menyediakan akses air minum yang layak, sehat, dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan akan terus mengawal setiap program dan proyek strategis daerah secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Pengawasan berkelanjutan ini diharapkan mampu memastikan seluruh pembangunan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan daerah. (ren/nue/kpg)

 

 

Terpopuler

Artikel Terbaru