33.8 C
Jakarta
Monday, March 16, 2026

Terinspirasi Ikan Channa dan Sungai Barito, Batik Khas Barsel Resmi Diperkenalkan

BUNTOK, PROKALTENG.CO – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melaksanakan Soft Launching Batik Channa Barito, oleh Ketua Dekranasda Barsel Dr. Hj. Permana Sari, S.Si, MM, di Aula Setda Barsel, Senin (16/3).

Kegiatan launching Batik Channa Barito dihadiri langsung oleh Bupati Barsel, Dr H Eddy Raya Samsuri, S.T M.M, Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha dan Pj Sekda Barsel, Dr Ita Minarni.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dekranasda Kabupaten Barito Selatan yang terus berupaya mendorong lahirnya karya-karya kreatif dari daerah kita. Peluncuran Batik Channa Barito pada hari ini merupakan salah satu langkah nyata dalam upaya mengangkat potensi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah,” ungkap Bupati Barsel Eddy Raya.

Menurutnya, Kain Batik Channna Barito ini adalah cerita tentang daerah Sungai Barito yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, tentang kekayaan alam dan tentang kreativitas masyarakat Barsel yang terus berkembang.

“Ketika budaya kita olah menjadi karya seperti Batik Channa Barito, yang tumbuh bukan hanya kebanggaan daerah, tetapi juga peluang ekonomi bagi masyarakat.  Inilah yang kita harapkan dari pengembangan ekonomi kreatif di daerah, bahwa budaya tidak hanya dijaga, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, ” jelas Bupati Barsel dua periode.

Baca Juga :  Bupati Minta Perhatikan Kedisiplinan

Oleh karena itu, dirinya berharap batik ini tidak hanya berhenti sebagai simbol atau sekadar diluncurkan.

Ia ingin batik ini benar-benar hidup di tengah masyarakat, dipakai dalam berbagai kegiatan pemerintahan, kegiatan masyarakat, maupun diperkenalkan kepada tamu-tamu dari luar daerah.

Electronic money exchangers listing

“Kita tentu berharap, suatu hari nanti ketika motif batik ini hadir di berbagai kesempatan, orang akan langsung mengenalinya dan mengatakan, ’Inilah batik dari Barito Selatan’. Jika hal itu dapat kita wujudkan bersama, maka batik ini bukan hanya menjadi karya budaya, tetapi juga akan menjadi identitas daerah yang membawa nama Barito Selatan semakin dikenal luas,” tambahnya.

Ketua Dekranasda Barsel, Hj Permana Dari mengatakan, peluncuran Batik Chana Barito tentu menjadi momen yang sangat membanggakan. Alasannya, karena batik yang diluncurkan bukan sekadar sebuah produk, tetapi sebuah karya budaya yang lahir dari kekayaan filosofi dan kearifan lokal.

”Peluncuran batik ini bukan hanya sekadar peresmian sebuah produk kerajinan. Lebih dari itu, ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam melestarikan warisan budaya tak benda, sejalan dengan pengakuan dunia melalui UNESCO yang menetapkan batik sebagai warisan budaya milik bangsa Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Lantik Pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Barsel

Ia menjelaskan, Batik Channa Barito membawa narasi tentang keunikan daerah. Motifnya terinspirasi dari ikan Channa yang hidup di Sungai Barito, dipadukan dengan keindahan anggrek hitam yang tumbuh di hutan Kalimantan, serta aliran Sungai Barito yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Barsel.

”Melalui menggambarkan tersebut, motif ingin dan kita bahwa alam, budaya, kehidupan masyarakat Barito Selatan saling terhubung dan menjadi identitas yang patut kita banggakan,” tutur Hj Permana Sari.

Permana Sari yang juga Ketua TP-PKK Barsel ini ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Barsel, untuk bangga menggunakan produk lokal kita sendiri.

”Dengan menggunakan batik daerah, kita tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga memberikan dukungan nyata kepada para pengrajin serta para pelaku ekonomi kreatif di daerah,” terangnya.

Dekranasda Kabupaten Barsel akan terus berkomitmen untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para pengrajin.

”Agar karya-karya kerajinan daerah kita, termasuk Batik Channa Barito ini, dapat berkembang, memiliki kualitas yang baik, dan mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional, ” pungkas Permana Sari. (ena/kpg)

BUNTOK, PROKALTENG.CO – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) melaksanakan Soft Launching Batik Channa Barito, oleh Ketua Dekranasda Barsel Dr. Hj. Permana Sari, S.Si, MM, di Aula Setda Barsel, Senin (16/3).

Kegiatan launching Batik Channa Barito dihadiri langsung oleh Bupati Barsel, Dr H Eddy Raya Samsuri, S.T M.M, Wakil Bupati Barsel Khristianto Yudha dan Pj Sekda Barsel, Dr Ita Minarni.

“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dekranasda Kabupaten Barito Selatan yang terus berupaya mendorong lahirnya karya-karya kreatif dari daerah kita. Peluncuran Batik Channa Barito pada hari ini merupakan salah satu langkah nyata dalam upaya mengangkat potensi lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah,” ungkap Bupati Barsel Eddy Raya.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, Kain Batik Channna Barito ini adalah cerita tentang daerah Sungai Barito yang menjadi urat nadi kehidupan masyarakat, tentang kekayaan alam dan tentang kreativitas masyarakat Barsel yang terus berkembang.

“Ketika budaya kita olah menjadi karya seperti Batik Channa Barito, yang tumbuh bukan hanya kebanggaan daerah, tetapi juga peluang ekonomi bagi masyarakat.  Inilah yang kita harapkan dari pengembangan ekonomi kreatif di daerah, bahwa budaya tidak hanya dijaga, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, ” jelas Bupati Barsel dua periode.

Baca Juga :  Bupati Minta Perhatikan Kedisiplinan

Oleh karena itu, dirinya berharap batik ini tidak hanya berhenti sebagai simbol atau sekadar diluncurkan.

Ia ingin batik ini benar-benar hidup di tengah masyarakat, dipakai dalam berbagai kegiatan pemerintahan, kegiatan masyarakat, maupun diperkenalkan kepada tamu-tamu dari luar daerah.

“Kita tentu berharap, suatu hari nanti ketika motif batik ini hadir di berbagai kesempatan, orang akan langsung mengenalinya dan mengatakan, ’Inilah batik dari Barito Selatan’. Jika hal itu dapat kita wujudkan bersama, maka batik ini bukan hanya menjadi karya budaya, tetapi juga akan menjadi identitas daerah yang membawa nama Barito Selatan semakin dikenal luas,” tambahnya.

Ketua Dekranasda Barsel, Hj Permana Dari mengatakan, peluncuran Batik Chana Barito tentu menjadi momen yang sangat membanggakan. Alasannya, karena batik yang diluncurkan bukan sekadar sebuah produk, tetapi sebuah karya budaya yang lahir dari kekayaan filosofi dan kearifan lokal.

”Peluncuran batik ini bukan hanya sekadar peresmian sebuah produk kerajinan. Lebih dari itu, ini merupakan bentuk komitmen kita bersama dalam melestarikan warisan budaya tak benda, sejalan dengan pengakuan dunia melalui UNESCO yang menetapkan batik sebagai warisan budaya milik bangsa Indonesia,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Lantik Pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Barsel

Ia menjelaskan, Batik Channa Barito membawa narasi tentang keunikan daerah. Motifnya terinspirasi dari ikan Channa yang hidup di Sungai Barito, dipadukan dengan keindahan anggrek hitam yang tumbuh di hutan Kalimantan, serta aliran Sungai Barito yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Barsel.

”Melalui menggambarkan tersebut, motif ingin dan kita bahwa alam, budaya, kehidupan masyarakat Barito Selatan saling terhubung dan menjadi identitas yang patut kita banggakan,” tutur Hj Permana Sari.

Permana Sari yang juga Ketua TP-PKK Barsel ini ingin mengajak seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Barsel, untuk bangga menggunakan produk lokal kita sendiri.

”Dengan menggunakan batik daerah, kita tidak hanya menjaga budaya, tetapi juga memberikan dukungan nyata kepada para pengrajin serta para pelaku ekonomi kreatif di daerah,” terangnya.

Dekranasda Kabupaten Barsel akan terus berkomitmen untuk melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para pengrajin.

”Agar karya-karya kerajinan daerah kita, termasuk Batik Channa Barito ini, dapat berkembang, memiliki kualitas yang baik, dan mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional, ” pungkas Permana Sari. (ena/kpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/