29 C
Jakarta
Wednesday, January 28, 2026

Yogyakarta Dua Kali Diguncang Gempa Magnitudo 4,4

PROKALTENG.CO– Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) digoyang gempa, Selasa (27/1/2026). Berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikal (BMKG) menebut gempa yang terjadi pukul 13.17 WIB.

Gempa Magnitudo 4,4, dengan titik koordinat 7,87 derajat LS, 110.49 derajat BT. Tepatnya 15 km Timur Laut BANTUL-DIY, dengan kedalaman 11 Km. Gempa dirasakan di sejumlah wilayah di DIY.

“Iya gempa, terasa cukup keras. Saya panik, keluar kator. Berhamburan,” ujar Vieka, karyawan Kantor Jogja di wilayah Sleman, Selasa (27/1/2026).

Meski begitu, gempa tidak berpotensi Tsunami. Sebelumnya gempa juga terjadi di Pacitan, Jawa Timur, terasa cukup keras. Melalui akun di X, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono menjelasakan, gempa bumi berkekuatan 5,7 skala ritcher ini terletak pada titik koordinat 8,18 derajat LS dan 111,33 derajat BT atau 24 kilometer (km) arah tenggara Pacitan dan dengan kedalaman 122 km, pada pukul 08.20 WIB.

Baca Juga :  DPRD Batara Sambangi Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Serap Aspirasi dan Beri Dukungan Pendidikan

“Gempa dipicu oleh aktivitas deformasi bantuan dalam lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (trust fault),” kata Daryono dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).

Menurut Daryono, jika dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter maka gempa bumi tersebut jenis gempa bumi menengah. Sekadar diketahui, wilayah selatan Jawa merupakan Kawasan aktif tektonik.

Sebab menjadi titik pertemuan lempeg Indo-Australia dan Eurasia. Sehingga berpotensi memicu tekanan dalam kerak bumi yang sewaktu-waktu bisa dilepasan dalam wujud gempa bumi.

Electronic money exchangers listing

Belum terdeteksi adanya gempa susulan dari kejadian tersebut, warga diimbau agar tidak panik dan tetap waspada. (mel/jpg)

 

 

PROKALTENG.CO– Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) digoyang gempa, Selasa (27/1/2026). Berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikal (BMKG) menebut gempa yang terjadi pukul 13.17 WIB.

Gempa Magnitudo 4,4, dengan titik koordinat 7,87 derajat LS, 110.49 derajat BT. Tepatnya 15 km Timur Laut BANTUL-DIY, dengan kedalaman 11 Km. Gempa dirasakan di sejumlah wilayah di DIY.

“Iya gempa, terasa cukup keras. Saya panik, keluar kator. Berhamburan,” ujar Vieka, karyawan Kantor Jogja di wilayah Sleman, Selasa (27/1/2026).

Electronic money exchangers listing

Meski begitu, gempa tidak berpotensi Tsunami. Sebelumnya gempa juga terjadi di Pacitan, Jawa Timur, terasa cukup keras. Melalui akun di X, Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Dr Daryono menjelasakan, gempa bumi berkekuatan 5,7 skala ritcher ini terletak pada titik koordinat 8,18 derajat LS dan 111,33 derajat BT atau 24 kilometer (km) arah tenggara Pacitan dan dengan kedalaman 122 km, pada pukul 08.20 WIB.

Baca Juga :  DPRD Batara Sambangi Asrama Mahasiswa di Yogyakarta, Serap Aspirasi dan Beri Dukungan Pendidikan

“Gempa dipicu oleh aktivitas deformasi bantuan dalam lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (trust fault),” kata Daryono dalam keterangannya, Selasa (27/1/2026).

Menurut Daryono, jika dilihat dari lokasi episenter dan kedalaman hiposenter maka gempa bumi tersebut jenis gempa bumi menengah. Sekadar diketahui, wilayah selatan Jawa merupakan Kawasan aktif tektonik.

Sebab menjadi titik pertemuan lempeg Indo-Australia dan Eurasia. Sehingga berpotensi memicu tekanan dalam kerak bumi yang sewaktu-waktu bisa dilepasan dalam wujud gempa bumi.

Belum terdeteksi adanya gempa susulan dari kejadian tersebut, warga diimbau agar tidak panik dan tetap waspada. (mel/jpg)

 

 

Terpopuler

Artikel Terbaru