27.3 C
Jakarta
Saturday, February 28, 2026

Dari Kualanamu ke Aceh, Danantara–BUMN Kerahkan 1.066 Relawan dan 109 Truk Bantuan

PROKALTENG.CO — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama belasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PT PLN (Persero), bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk pemulihan masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Aksi kemanusiaan ini ditandai dengan Apel Pelepasan Relawan BUMN Peduli di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (19/12), sebelum bantuan diberangkatkan ke sejumlah wilayah terdampak di Aceh.

Bantuan yang dilepas mencakup ratusan armada logistik dan ribuan relawan BUMN yang disiapkan untuk mempercepat penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen BUMN untuk hadir langsung di tengah masyarakat saat situasi krisis.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, mengapresiasi keterlibatan para relawan BUMN yang turun langsung ke lapangan. Menurut dia, kehadiran BUMN dalam kondisi darurat bukan sekadar bentuk empati, melainkan tanggung jawab moral sebagai perusahaan milik negara.

“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Saat rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukan pilihan, tetapi kewajiban. Sejak awal bencana, kami menegaskan BUMN harus hadir secara nyata, bukan hanya simbolis,” ujar Dony dalam arahannya.

Di bawah koordinasi Danantara, belasan BUMN menyalurkan 109 armada truk berisi kebutuhan dasar tanggap darurat. Selain itu, sebanyak 1.066 relawan diterjunkan untuk mendukung percepatan pemulihan di wilayah Sumatra, khususnya Provinsi Aceh.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  PLN Salurkan Gerobak Cahaya untuk Masyarakat, Dorong Usaha Mikro Makin Mandiri

Dony menegaskan, aksi kemanusiaan tersebut diarahkan agar benar-benar berdampak di lapangan. Ia mengaku bangga melihat ribuan karyawan BUMN terlibat langsung sebagai relawan, sejalan dengan arahan Presiden agar BUMN hadir dan bekerja bersama rakyat dalam situasi sulit.

“Saya bangga melihat lebih dari seribu karyawan BUMN turun langsung membantu masyarakat terdampak. Di saat yang sama, saya juga mengapresiasi rekan-rekan BUMN yang memastikan layanan dasar tetap berjalan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran BUMN yang menyangkut kebutuhan vital masyarakat, termasuk sektor kelistrikan, untuk menjadikan penanganan pascabencana sebagai prioritas utama. Dalam kesempatan itu, Dony secara khusus mengapresiasi PLN yang bekerja tanpa henti di lapangan.

“Saya melihat langsung bagaimana teman-teman di PLN berjibaku siang dan malam. Prioritas kita hari ini adalah memastikan solusi kelistrikan tersedia bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

PLN dalam aksi tersebut menyalurkan berbagai bantuan logistik, antara lain 10 truk air bersih, enam truk toren air, peralatan kebersihan, selimut, serta perlengkapan ibadah guna mendukung kebutuhan warga di lokasi terdampak.

Baca Juga :  Warga Geger! Api Hanguskan Rumah di Bumi Palangka 2

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan keterlibatan PLN merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.

“Selain mempercepat penormalan listrik, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa logistik, dapur umum, air bersih, dan dukungan lain agar masyarakat Aceh bisa segera bangkit,” ujar Darmawan.

Sejak awal bencana di wilayah Sumatra, PLN telah menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula, mi instan, telur, makanan siap saji, air minum, perlengkapan bayi, selimut, hingga obat-obatan.

PLN juga menyiapkan bantuan penunjang berupa pakaian baru, perlengkapan ibadah, alat kebersihan, water purifier, tenda, genset, air bersih, perahu karet, serta membuka dapur umum di 24 titik.

Menurut Darmawan, kolaborasi antar-BUMN yang dikomandoi Danantara menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana.

“Kami percaya, dengan bekerja bersama dan saling menguatkan, bantuan akan lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak,” pungkasnya. (tim)

PROKALTENG.CO — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) bersama belasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PT PLN (Persero), bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk pemulihan masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Aksi kemanusiaan ini ditandai dengan Apel Pelepasan Relawan BUMN Peduli di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (19/12), sebelum bantuan diberangkatkan ke sejumlah wilayah terdampak di Aceh.

Bantuan yang dilepas mencakup ratusan armada logistik dan ribuan relawan BUMN yang disiapkan untuk mempercepat penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana.

Electronic money exchangers listing

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen BUMN untuk hadir langsung di tengah masyarakat saat situasi krisis.

Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, mengapresiasi keterlibatan para relawan BUMN yang turun langsung ke lapangan. Menurut dia, kehadiran BUMN dalam kondisi darurat bukan sekadar bentuk empati, melainkan tanggung jawab moral sebagai perusahaan milik negara.

“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Saat rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukan pilihan, tetapi kewajiban. Sejak awal bencana, kami menegaskan BUMN harus hadir secara nyata, bukan hanya simbolis,” ujar Dony dalam arahannya.

Di bawah koordinasi Danantara, belasan BUMN menyalurkan 109 armada truk berisi kebutuhan dasar tanggap darurat. Selain itu, sebanyak 1.066 relawan diterjunkan untuk mendukung percepatan pemulihan di wilayah Sumatra, khususnya Provinsi Aceh.

Baca Juga :  PLN Salurkan Gerobak Cahaya untuk Masyarakat, Dorong Usaha Mikro Makin Mandiri

Dony menegaskan, aksi kemanusiaan tersebut diarahkan agar benar-benar berdampak di lapangan. Ia mengaku bangga melihat ribuan karyawan BUMN terlibat langsung sebagai relawan, sejalan dengan arahan Presiden agar BUMN hadir dan bekerja bersama rakyat dalam situasi sulit.

“Saya bangga melihat lebih dari seribu karyawan BUMN turun langsung membantu masyarakat terdampak. Di saat yang sama, saya juga mengapresiasi rekan-rekan BUMN yang memastikan layanan dasar tetap berjalan,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya peran BUMN yang menyangkut kebutuhan vital masyarakat, termasuk sektor kelistrikan, untuk menjadikan penanganan pascabencana sebagai prioritas utama. Dalam kesempatan itu, Dony secara khusus mengapresiasi PLN yang bekerja tanpa henti di lapangan.

“Saya melihat langsung bagaimana teman-teman di PLN berjibaku siang dan malam. Prioritas kita hari ini adalah memastikan solusi kelistrikan tersedia bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

PLN dalam aksi tersebut menyalurkan berbagai bantuan logistik, antara lain 10 truk air bersih, enam truk toren air, peralatan kebersihan, selimut, serta perlengkapan ibadah guna mendukung kebutuhan warga di lokasi terdampak.

Baca Juga :  Warga Geger! Api Hanguskan Rumah di Bumi Palangka 2

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan keterlibatan PLN merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama dalam kondisi darurat.

“Selain mempercepat penormalan listrik, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa logistik, dapur umum, air bersih, dan dukungan lain agar masyarakat Aceh bisa segera bangkit,” ujar Darmawan.

Sejak awal bencana di wilayah Sumatra, PLN telah menyalurkan berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula, mi instan, telur, makanan siap saji, air minum, perlengkapan bayi, selimut, hingga obat-obatan.

PLN juga menyiapkan bantuan penunjang berupa pakaian baru, perlengkapan ibadah, alat kebersihan, water purifier, tenda, genset, air bersih, perahu karet, serta membuka dapur umum di 24 titik.

Menurut Darmawan, kolaborasi antar-BUMN yang dikomandoi Danantara menjadi kunci percepatan pemulihan pascabencana.

“Kami percaya, dengan bekerja bersama dan saling menguatkan, bantuan akan lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak,” pungkasnya. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru