PROKALTENG.CO-Bupati Pati Sudewo diduga menjalani pemeriksaan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada pagi hari ini.
Setelah selesai menjalani proses pemeriksaan di Polres Kudus, ia kemudian dilaporkan langsung berangkat menuju Jakarta.
Kabar ini cepat menyebar di kalangan elit politik di Bumi Mina Tani.
Beberapa tokoh politik bahkan membenarkan bahwa Sudewo memang menerima panggilan untuk diperiksa oleh lembaga antirasuah tersebut.
“Pagi tadi, Camat Jaken, kepala desa, dan perangkat desa juga ikut diperiksa. Informasinya ada dua koper,” ungkap seorang narasumber yang meminta identitasnya disamarkan.
Selain Bupati Pati, Camat Jaken, Tri Agung Setiawan, juga disebut turut dipanggil dan diperiksa.
Namun, pemeriksaan Camat Jaken dilaksanakan di lokasi yang berbeda, yaitu di Polsek Sumber, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Untuk memastikan kebenaran kabar tersebut, wartawan mencoba menghubungi beberapa pejabat di Pemerintah Kabupaten Pati.
Konfirmasi dilakukan kepada Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, serta Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Pati, Teguh Widiatmoko.
Namun hingga berita ini disusun, keduanya belum memberikan tanggapan dan panggilan telepon tidak direspons.
Upaya konfirmasi juga dilakukan dengan mendatangi kantor Wakil Bupati dan Sekda Pati.
Namun keduanya tidak berada di lokasi dan tidak dapat ditemui.
Sementara itu, suasana di Pendapa Kabupaten Pati terlihat lebih sepi dari biasanya.
Mobil dinas Bupati Pati, Sudewo, masih terparkir di halaman pendapa, namun belum dapat dipastikan apakah Bupati sedang berada di kantor atau sedang berada di luar kota.
Saat dikonfirmasi mengenai keberadaan Sudewo, ajudan Bupati, Raihan, menyatakan bahwa Bupati sedang berada di luar kota.
Namun, ia enggan menjelaskan apakah Sudewo sedang berada di Kudus atau tidak.
“Bupati Pati saat ini sedang berada di luar kota. Untuk detail apakah berada di Kudus atau tidak, kami belum bisa memberikan keterangan,” kata Raihan.
Mengenai mobil dinas yang masih terparkir, Raihan menjelaskan bahwa Sudewo menggunakan kendaraan lain.
“Dia memakai mobil lain,” tegas Raihan.
Di sisi lain, seorang sumber yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa Sudewo sudah berada di Jakarta pada hari ini (19/1).
Ia dikabarkan berangkat setelah menjalani pemeriksaan di Polres Kudus pada pagi tadi.
“Sudah berangkat. Tiket sudah dipesan. Di Bandara Semarang sempat dicegat tim dari pusat agar tidak dibawa KPK, namun KPK tetap melanjutkan proses,” ujar sumber tersebut, yang mengaku sebagai salah satu internal DPRD Pati.
Sumber itu menambahkan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) diduga terjadi di sekitar Kecamatan Jaken pada pagi hari.
Camat Jaken bersama kepala desa dan perangkat desa diperiksa di Polsek Sumber, Rembang.
“Informasinya, KPK sempat memeriksa di Pendapa, lalu dibawa ke Polres Kudus sekitar pukul 01.00. Paginya kemudian berangkat ke Bandara Semarang,” tambahnya.
Sementara itu, ada Senin (19/1/2026), sekitar pukul 01.00 WIB, Polres Kudus menjadi lokasi pelaksanaan proses penyelidikan oleh KPK terhadap Bupati Pati, Sudewo ST., MT.
Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan proses pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati.
Pemeriksaan sebagai saksi dilakukan terhadap Bupati Pati Sudewo dan Camat Jaken.
Fokus utama penyelidikan adalah dugaan tindak pidana korupsi berupa jual beli jabatan, khususnya dalam proses pengisian perangkat desa yang diduga tidak mengikuti prosedur dan melibatkan gratifikasi atau suap.
Pemeriksaan dilakukan dini hari untuk mempercepat pengambilan keterangan dan pengumpulan bukti awal.
Polres Kudus berperan sebagai penyedia fasilitas tempat pemeriksaan, guna menjaga netralitas serta keamanan proses penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik KPK.
Hingga saat ini, situasi di Polres Kudus terpantau aman dan berjalan lancar. (adr/jpg)


