29.7 C
Jakarta
Saturday, March 29, 2025

DPR Minta Satgas Rafi Intensifkan Pengawasan BBM Selama Masa Lebaran

JAKARTA – Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI Mukhtarudin meminta Pertamina meningkatan kinerja dengan mengintensifkan Satuan Tugas Ramadan Idulfitri (Satgas Rafi) guna memonitoring Penyaluran BBM dan LPG selama masa Idulfitri 2025.

“Ini penting dalam rangka memastikan kelancaran pasokan distribusi energi selama Idul Fitri,” tutur Mukhtarudin, Rabu (26/3/2025).

Puncak arus mudik terjadi mendekati hari H Idulfitri yakni pada Kamis-Minggu, 27-29 Maret 2025. Sementara puncak arus balik berubah terjadi pada 5-7 April 2025.

Anggota Komisi XII DPR RI ini bilang
pengawasan BBM penting untuk melindungi masyarakat, memastikan pendistribusian BBM tepat sasaran, dan mencegah penyalahgunaan BBM di lapangan.

Untuk itu, kata Mukhtarudin, pemerintah daerah (pemda) memiliki peran penting dalam membantu pengawasan penyaluran BBM di setiap wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Izin PT BK Tidak Lengkap? Mukhtarudin Minta Segera Ditertibkan

“Fraksi Golkar berharap Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya pemerintah daerah, aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran distribusi energi kepada masyarakat selama masa arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 2025,” pungkas Mukhtarudin.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga listrik aman hingga sebulan ke depan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah meninjau ketersediaan itu secara langsung menjelang Lebaran 2025.

“Saya menyampaikan bahwa energi kita untuk BBM stoknya 18-21 hari. Untuk LPG stoknya bisa 30 hari. Kemudian untuk listrik, nggak ada isu. Karena untuk bahan bakar batu bara, gas, maupun BBM, untuk listrik stoknya rata-rata 25 hari,” kata Bahlil seusai pelepasan mudik gratis di halaman kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (26/3/2025).

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Terus Berupaya Tekan Laju Inflasi Jelang Nataru, Ini Kata Mukhtarudin

Selain itu, Ketum Golkar ini memastikan ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) bertambah dibanding Lebaran tahun lalu untuk pemudik yang menggunakan kendaraan listrik sebagai moda transportasi.

“Kita juga menyiapkan SPKLU bagi saudara kita melakukan mudik pakai mobil listrik, bahkan perbandingannya tahun kemarin dan tahun ini naiknya itu 7,5 kali lipat,” tandas Bahlil. (tim)

JAKARTA – Sekretaris Fraksi Golkar DPR RI Mukhtarudin meminta Pertamina meningkatan kinerja dengan mengintensifkan Satuan Tugas Ramadan Idulfitri (Satgas Rafi) guna memonitoring Penyaluran BBM dan LPG selama masa Idulfitri 2025.

“Ini penting dalam rangka memastikan kelancaran pasokan distribusi energi selama Idul Fitri,” tutur Mukhtarudin, Rabu (26/3/2025).

Puncak arus mudik terjadi mendekati hari H Idulfitri yakni pada Kamis-Minggu, 27-29 Maret 2025. Sementara puncak arus balik berubah terjadi pada 5-7 April 2025.

Anggota Komisi XII DPR RI ini bilang
pengawasan BBM penting untuk melindungi masyarakat, memastikan pendistribusian BBM tepat sasaran, dan mencegah penyalahgunaan BBM di lapangan.

Untuk itu, kata Mukhtarudin, pemerintah daerah (pemda) memiliki peran penting dalam membantu pengawasan penyaluran BBM di setiap wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Izin PT BK Tidak Lengkap? Mukhtarudin Minta Segera Ditertibkan

“Fraksi Golkar berharap Pertamina terus berkoordinasi dengan berbagai pihak diantaranya pemerintah daerah, aparat penegak hukum untuk mendukung kelancaran distribusi energi kepada masyarakat selama masa arus mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 2025,” pungkas Mukhtarudin.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM), LPG, hingga listrik aman hingga sebulan ke depan. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah meninjau ketersediaan itu secara langsung menjelang Lebaran 2025.

“Saya menyampaikan bahwa energi kita untuk BBM stoknya 18-21 hari. Untuk LPG stoknya bisa 30 hari. Kemudian untuk listrik, nggak ada isu. Karena untuk bahan bakar batu bara, gas, maupun BBM, untuk listrik stoknya rata-rata 25 hari,” kata Bahlil seusai pelepasan mudik gratis di halaman kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (26/3/2025).

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Terus Berupaya Tekan Laju Inflasi Jelang Nataru, Ini Kata Mukhtarudin

Selain itu, Ketum Golkar ini memastikan ketersediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) bertambah dibanding Lebaran tahun lalu untuk pemudik yang menggunakan kendaraan listrik sebagai moda transportasi.

“Kita juga menyiapkan SPKLU bagi saudara kita melakukan mudik pakai mobil listrik, bahkan perbandingannya tahun kemarin dan tahun ini naiknya itu 7,5 kali lipat,” tandas Bahlil. (tim)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/