25.2 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Gempa Myanmar: Korban Jiwa Capai 2.886 Orang, Pemerintah Indonesia Pastikan Tak Ada WNI

PROKALTENG.CO-Pemerintah Indonesia memastikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam gempa bumi yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025.

Menteri Luar Negeri, Sugiono, menyampaikan hal ini saat melepas bantuan kemanusiaan tahap ketiga di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis.

“Berdasarkan pemantauan dan laporan yang disampaikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Myanmar, sejauh ini belum ada laporan korban dari WNI. Kita berharap seluruh WNI yang ada di sana dalam kondisi yang baik,” ujar Sugiono saat menjadi inspektur apel pelepasan bantuan.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah korban terus bertambah seiring dengan situasi politik dan keamanan di Myanmar yang masih belum stabil.

Baca Juga :  Kapal Nelayan Kandas di Korsel Tewaskan Dua Orang, Termasuk WNI

Saat ini, tercatat sebanyak 2.886 orang meninggal dunia, 4.639 orang mengalami luka-luka, dan sekitar 300 orang masih dinyatakan hilang.

Apabila di kemudian hari ditemukan WNI yang terdampak, Sugiono menegaskan bahwa pemerintah akan segera memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.

“Tentunya, saya harap tidak ada korban WNI, kita semua berharap warga negara kita semua di sana sehat-sehat dan baik-baik saja, tidak ada yang terjadi pada mereka. Kalau ada korban tentunya nanti kita sesuaikan, kita pulangkan,” katanya.

Sebagai bentuk solidaritas, pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan seberat 124 ton dengan nilai sekitar 1,2 juta dolar AS atau sekitar Rp20,89 miliar.

Bantuan tersebut mencakup perlengkapan tempat tinggal, alat kesehatan, serta obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak di Myanmar.

Baca Juga :  Resmi Berstatus WNI, Calvin Verdonk Berpotensi Dimainkan saat Lawan Filipina

Pengiriman bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, Kemenko PMK, serta negara-negara ASEAN dalam rangka upaya tanggap darurat terhadap bencana di Myanmar. (fin/jpg)

PROKALTENG.CO-Pemerintah Indonesia memastikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam gempa bumi yang mengguncang Myanmar pada 28 Maret 2025.

Menteri Luar Negeri, Sugiono, menyampaikan hal ini saat melepas bantuan kemanusiaan tahap ketiga di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Kamis.

“Berdasarkan pemantauan dan laporan yang disampaikan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Myanmar, sejauh ini belum ada laporan korban dari WNI. Kita berharap seluruh WNI yang ada di sana dalam kondisi yang baik,” ujar Sugiono saat menjadi inspektur apel pelepasan bantuan.

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah korban terus bertambah seiring dengan situasi politik dan keamanan di Myanmar yang masih belum stabil.

Baca Juga :  Kapal Nelayan Kandas di Korsel Tewaskan Dua Orang, Termasuk WNI

Saat ini, tercatat sebanyak 2.886 orang meninggal dunia, 4.639 orang mengalami luka-luka, dan sekitar 300 orang masih dinyatakan hilang.

Apabila di kemudian hari ditemukan WNI yang terdampak, Sugiono menegaskan bahwa pemerintah akan segera memfasilitasi kepulangan mereka ke Indonesia.

“Tentunya, saya harap tidak ada korban WNI, kita semua berharap warga negara kita semua di sana sehat-sehat dan baik-baik saja, tidak ada yang terjadi pada mereka. Kalau ada korban tentunya nanti kita sesuaikan, kita pulangkan,” katanya.

Sebagai bentuk solidaritas, pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan seberat 124 ton dengan nilai sekitar 1,2 juta dolar AS atau sekitar Rp20,89 miliar.

Bantuan tersebut mencakup perlengkapan tempat tinggal, alat kesehatan, serta obat-obatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak di Myanmar.

Baca Juga :  Resmi Berstatus WNI, Calvin Verdonk Berpotensi Dimainkan saat Lawan Filipina

Pengiriman bantuan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Luar Negeri, Kemenko PMK, serta negara-negara ASEAN dalam rangka upaya tanggap darurat terhadap bencana di Myanmar. (fin/jpg)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/