29 C
Jakarta
Monday, June 24, 2024
spot_img

Selama PPKM Darurat, Pemerintah Siapkan BLT untuk UMKM Rp 1,2 Juta

PROKALTENG.CO-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, pemerintah akan menambah target penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM. Hal tersebut bertujuan untuk membantu pelaku usaha mikro selama program PPKM Darurat diterapkan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sebanyak 3 juta usaha mikro berhak dapat bantuan Rp 1,2 juta selama PPKM Darurat. Adapun untuk BPUM ini bantuan produktif dialokasikan sebesar Rp 15,36 triliun.

“Targetnya untuk 12,8 juta usaha mikro di mana mereka mendapatkan Rp 1,2 juta bantuan produktif cash,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (2/7).

Sri Mulyani memaparkan, pada kuartal I dan kuartal II anggaran BPUM ini baru terserap Rp 11,76 triliun yang menyasar sebanyak 9,8 juta pelaku usaha mikro. Sementara, untuk PPKM darurat yang akan diterapkan besok, dia berharap sisa anggaran sebesar Rp 3,6 triliun bisa disalurkan untuk 3 juta usaha mikro hingga September.

Baca Juga :  Bareskrim Tetapkan Kivlan Zen Jadi Tersangka Makar

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat termasuk pelaku usaha mikro ppada masa pandemi. “Sekarang kita sedang mengakselerasi untuk pemberian 3 juta UMKM dengan bantuan Rp 1,2 juta usaha mikro ini, yang bisa dimulai dan diakselerasi pada bulan Juli hingga September nanti,” pungkasnya.

PROKALTENG.CO-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, pemerintah akan menambah target penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau BLT UMKM. Hal tersebut bertujuan untuk membantu pelaku usaha mikro selama program PPKM Darurat diterapkan.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sebanyak 3 juta usaha mikro berhak dapat bantuan Rp 1,2 juta selama PPKM Darurat. Adapun untuk BPUM ini bantuan produktif dialokasikan sebesar Rp 15,36 triliun.

“Targetnya untuk 12,8 juta usaha mikro di mana mereka mendapatkan Rp 1,2 juta bantuan produktif cash,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (2/7).

Sri Mulyani memaparkan, pada kuartal I dan kuartal II anggaran BPUM ini baru terserap Rp 11,76 triliun yang menyasar sebanyak 9,8 juta pelaku usaha mikro. Sementara, untuk PPKM darurat yang akan diterapkan besok, dia berharap sisa anggaran sebesar Rp 3,6 triliun bisa disalurkan untuk 3 juta usaha mikro hingga September.

Baca Juga :  Bareskrim Tetapkan Kivlan Zen Jadi Tersangka Makar

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat termasuk pelaku usaha mikro ppada masa pandemi. “Sekarang kita sedang mengakselerasi untuk pemberian 3 juta UMKM dengan bantuan Rp 1,2 juta usaha mikro ini, yang bisa dimulai dan diakselerasi pada bulan Juli hingga September nanti,” pungkasnya.

spot_img
spot_img

Terpopuler

spot_img

Artikel Terbaru