24.3 C
Jakarta
Monday, February 2, 2026

Pemko Dukung Seluruh Lembaga yang Menyiapkan Tenaga Kerja Memberikan Pelatihan Bahasa yang Memadai

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Menekankan pentingnya kemampuan bahasa sebagai syarat utama bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.

“Masalah utama untuk bekerja di luar negeri itu bahasa, khususnya bahasa Inggris, sehingga perlu ada program pelatihan yang lebih luas dan mudah diakses,” ujar Fairid, Jumat (28/11/2025).

Pemko Palangka Raya kini tengah mengkaji pengembangan pelatihan bahasa yang tidak hanya tersedia di Poltekkes dan Universitas Eka Harap, tetapi juga di berbagai lembaga pelatihan tenaga kerja lainnya.

“Kami sedang melihat apakah program ini sifatnya pelatihan singkat atau nantinya bisa diintegrasikan ke kurikulum pendidikan sejak SD dan SMP,” tambahnya.

Baca Juga :  Rp17 Miliar untuk Pembangunan Proyek Drainase Utama

Kajian teknis program tersebut akan dibahas lebih lanjut di tingkat pemerintah daerah, bersama lembaga terkait untuk memastikan calon pekerja migran memiliki akses yang merata.

“Pemko tentu akan mendukung penuh agar seluruh lembaga yang menyiapkan tenaga kerja bisa memberikan pelatihan bahasa yang memadai,” kata Fairid.

Dia juga menuturkan. Bahwa pembelajaran yang didapatnya selama mengikuti pendidikan di Lemhannas menegaskan bahwa kemampuan bahasa menjadi modal penting untuk bersaing secara global.

Electronic money exchangers listing

“Ini oleh-oleh dari Lemhannas. Minimal masyarakat kita harus bisa bahasa Inggris agar mampu bersaing, selain tetap menguasai bahasa daerah dan bahasa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Pemko sedang mengkaji percepatan kurikulum bahasa Inggris di jenjang SD dan SMP, untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  40 Ribu Murid di Palangka Raya Siap Terima MBG, Pj Sekda :Kita Menunggu Regulasi

“Harapannya, masyarakat kita bisa memiliki kompetensi bahasa yang baik dan bersertifikat internasional sehingga mampu menembus pasar kerja dunia,” tutupnya. (*/adr)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. Menekankan pentingnya kemampuan bahasa sebagai syarat utama bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri.

“Masalah utama untuk bekerja di luar negeri itu bahasa, khususnya bahasa Inggris, sehingga perlu ada program pelatihan yang lebih luas dan mudah diakses,” ujar Fairid, Jumat (28/11/2025).

Pemko Palangka Raya kini tengah mengkaji pengembangan pelatihan bahasa yang tidak hanya tersedia di Poltekkes dan Universitas Eka Harap, tetapi juga di berbagai lembaga pelatihan tenaga kerja lainnya.

Electronic money exchangers listing

“Kami sedang melihat apakah program ini sifatnya pelatihan singkat atau nantinya bisa diintegrasikan ke kurikulum pendidikan sejak SD dan SMP,” tambahnya.

Baca Juga :  Rp17 Miliar untuk Pembangunan Proyek Drainase Utama

Kajian teknis program tersebut akan dibahas lebih lanjut di tingkat pemerintah daerah, bersama lembaga terkait untuk memastikan calon pekerja migran memiliki akses yang merata.

“Pemko tentu akan mendukung penuh agar seluruh lembaga yang menyiapkan tenaga kerja bisa memberikan pelatihan bahasa yang memadai,” kata Fairid.

Dia juga menuturkan. Bahwa pembelajaran yang didapatnya selama mengikuti pendidikan di Lemhannas menegaskan bahwa kemampuan bahasa menjadi modal penting untuk bersaing secara global.

“Ini oleh-oleh dari Lemhannas. Minimal masyarakat kita harus bisa bahasa Inggris agar mampu bersaing, selain tetap menguasai bahasa daerah dan bahasa Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Pemko sedang mengkaji percepatan kurikulum bahasa Inggris di jenjang SD dan SMP, untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan global.

Baca Juga :  40 Ribu Murid di Palangka Raya Siap Terima MBG, Pj Sekda :Kita Menunggu Regulasi

“Harapannya, masyarakat kita bisa memiliki kompetensi bahasa yang baik dan bersertifikat internasional sehingga mampu menembus pasar kerja dunia,” tutupnya. (*/adr)

Terpopuler

Artikel Terbaru