31 C
Jakarta
Saturday, April 5, 2025

Khatib : Mari Kita Jaga Lingkungan, Jangan Membakar Hutan dan Lahan

PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan
(Karhutla) yang makin memburuk juga menjadi perhatian ulama Kalteng. Sebab,
kabut asap akibat karhutla makin parah dan kondisi cuaca sangat berbahaya.

Dua ulama Kalteng, yakni Ketua MUI Kalteng KH
Anwar Isa dan Rektor IAIN Palangka Raya KH Khairil Anwar bertindak sebagai imam
dan khatib salat istisqa atau minta hujan di halaman Kantor Gubernur Kalteng.
KH Anwar Isa saat mengimami membacakan surah Suurah Al A’la di rakaat pertama
dan surah Asy Syams di rakaat kedua.

Sementara Khatib KH Anwar Isa meminta, umat
mulsim bertaubat dengan kondisi yang terjadi saat ini. Sebab, tidak ada satupun
manusia yang lepas dari kesalahan dan kekhilafan.

Baca Juga :  Begini Penjelasan Hypermart Terkait Temuan Kemasan Rusak

“Bencana Karhutla ini menjadi perhatian
kita bersama. Banyak dampak yang ditimbulkan, karena itu saya mengajak kita
semua untuk berserah diri dan bertaubat kepada Allah,” ucap KH Khairil
Anwar.

Dia mengatakan, segala upaya telah dilakukan
oleh pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi karhutla di Kalteng. Namun,
kondisi asap belum juga normal, sehingga sebagai umat beragama upaya yang juga
harus dilakukan adalah meminta kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.

“Kita sebagai umat beragama ada dua cara
dalam kehidupan, yakni berusaha dan bedoa. Usaha telah kita lakukan secara
maksimal, sekarang kita meminta kepada Allah agar musibah karhutla yang terjadi
di Kalteng bisa cepat teratasi dan kembali seperti semula ,” ujarnya.

Baca Juga :  Sebagian APK Sudah Dilepas, Ada Juga yang Belum Diturunkan

KH Khairil Anwar juga mengingatkan agar
masyarakat tidak melakukan pengrusakan, terutama membakar hutan dan lahan.
Selain itu, beliau juga meminta agar masyarakat menjaga lingkungan.

“Mari kita bersama-sama menjaga
lingkungan. Jangan sampai kita melakukan pengrusakan lingkungan, karena
dampaknya akan menimpa kita sendiri,” ucapnya. (arj/OL)

PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan
(Karhutla) yang makin memburuk juga menjadi perhatian ulama Kalteng. Sebab,
kabut asap akibat karhutla makin parah dan kondisi cuaca sangat berbahaya.

Dua ulama Kalteng, yakni Ketua MUI Kalteng KH
Anwar Isa dan Rektor IAIN Palangka Raya KH Khairil Anwar bertindak sebagai imam
dan khatib salat istisqa atau minta hujan di halaman Kantor Gubernur Kalteng.
KH Anwar Isa saat mengimami membacakan surah Suurah Al A’la di rakaat pertama
dan surah Asy Syams di rakaat kedua.

Sementara Khatib KH Anwar Isa meminta, umat
mulsim bertaubat dengan kondisi yang terjadi saat ini. Sebab, tidak ada satupun
manusia yang lepas dari kesalahan dan kekhilafan.

Baca Juga :  Begini Penjelasan Hypermart Terkait Temuan Kemasan Rusak

“Bencana Karhutla ini menjadi perhatian
kita bersama. Banyak dampak yang ditimbulkan, karena itu saya mengajak kita
semua untuk berserah diri dan bertaubat kepada Allah,” ucap KH Khairil
Anwar.

Dia mengatakan, segala upaya telah dilakukan
oleh pemerintah dan masyarakat dalam mengatasi karhutla di Kalteng. Namun,
kondisi asap belum juga normal, sehingga sebagai umat beragama upaya yang juga
harus dilakukan adalah meminta kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.

“Kita sebagai umat beragama ada dua cara
dalam kehidupan, yakni berusaha dan bedoa. Usaha telah kita lakukan secara
maksimal, sekarang kita meminta kepada Allah agar musibah karhutla yang terjadi
di Kalteng bisa cepat teratasi dan kembali seperti semula ,” ujarnya.

Baca Juga :  Sebagian APK Sudah Dilepas, Ada Juga yang Belum Diturunkan

KH Khairil Anwar juga mengingatkan agar
masyarakat tidak melakukan pengrusakan, terutama membakar hutan dan lahan.
Selain itu, beliau juga meminta agar masyarakat menjaga lingkungan.

“Mari kita bersama-sama menjaga
lingkungan. Jangan sampai kita melakukan pengrusakan lingkungan, karena
dampaknya akan menimpa kita sendiri,” ucapnya. (arj/OL)

Terpopuler

Artikel Terbaru