PALANGKA
RAYA – Saat menghadiri kegiatan peningkatan gugus tugas Kota Layak Anak (KLA), Wali
Kota Palangka Raya Fairid Naparin melalui Asisten II Setda Kota Palangka Raya
Amandus Frenaldy menegaskan, pemko berupaya mewujudkan Kota Cantik sebagai KLA,
di Ruang Rapat Peteng Karuhei II, Selasa (12/11).
Demi
mewujudkan hal itu, pemko bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan
Anak RI menyosialisasikan sebuah sistem pemenuhan hak-hak anak yang
terintegrasi dan berkelanjutan dengan mengembangkan kebijakan KLA. Program ini,
kata dia, bertujuan untuk menyinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan
dunia usaha sehingga pemenuhan hak-hak anak Indonesia dapat lebih dipastikan. Kebijakan
ini, tambahnya, merupakan implementasi dari tindak lanjut “World Fit for Children”.
Dia
berharap dengan adanya gugus tugas KLA ini dapat mempercepat perwujudan KLA di
kota. Yang mana beberapa tugas pokoknya yakni mengkoordinasikan upaya
pengembangan KLA, menyusun rencana aksi daerah KLA, melaksanakan sosialisasi,
advokasi dan komunikasi perkembangan KLA, hingga membuat laporan kepada wali
kota dan gubernur serta membuat tembusan ke kementerian.
“Peningkatan
gugus tugas KLA ini dalam rangka menciptakan pembangunan yang peduli terhadap
hak, kebutuhan dan kepentingan anak serta menyatukan pikiran pandangan
pemahaman dalam pemenuhan hak anak,†katanya. (*ahm/ami/iha/CTK)