alexametrics
25.3 C
Palangkaraya
Tuesday, August 9, 2022

Peringati HUT Kobar, ASN Diminta Gunakan Baju Adat

PANGKALAN BUN,KALTENGPOS.CO
Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah meminta seluruh Aparatur Sipil Negara
(ASN) yang ada di lingkungan pemerintah daerah harus ikut dan terus melestarikan
budaya. Maka, pada acara perayaan HUT ke-61 Kobar yang sebentar lagi akan
dirayakan, Pemkab Kobar mengeluarkan imbauan agar pada Tanggal 1-3 Oktober 2020,
 pegawai menggunakan baju adat Teluk
Belanga dan peci untuk pria, serta kebaya kurung untuk wanita.

 

“Kami imbau agar nantinya pegawai bisa menggunakan pakaian
tersebut pada saat kerja. Ini sebagai upaya pelestarian adat dan budaya kita,”kata
bupati.

 

Menurutnya, dengan melestarikan budaya, akan memberikan contoh
bagi generasi muda agar tak melupakan budayanya. Dengan menggunakan pakaian
adat tersebut, sebagai bukti dan memperlihatkan kepada daerah lain akan
kekayaan budaya yang ada di Kobar. Meskipun dengan kondisi masa pandemi
Covid-19 tidak mengurangi rasa bangganya.

Baca Juga :  Wujudkan Smart City

 

“Kami juga akan menggelar berbagai upacara dan perayaan
yang mungkin cukup sederhana. Mengucapkan rasa syukur akan umur panjang yang
diberikan bagi daerah ini,”ujarnya.

 

Selain itu juga menggelar doa bersama agar nantinya musibah atau
wabah pandemi Covid-19 bisa segera hilang. Untuk itu, dukungan seluruh
masyarakat sangat diharapkan.

PANGKALAN BUN,KALTENGPOS.CO
Bupati Kotawaringin Barat Hj Nurhidayah meminta seluruh Aparatur Sipil Negara
(ASN) yang ada di lingkungan pemerintah daerah harus ikut dan terus melestarikan
budaya. Maka, pada acara perayaan HUT ke-61 Kobar yang sebentar lagi akan
dirayakan, Pemkab Kobar mengeluarkan imbauan agar pada Tanggal 1-3 Oktober 2020,
 pegawai menggunakan baju adat Teluk
Belanga dan peci untuk pria, serta kebaya kurung untuk wanita.

 

“Kami imbau agar nantinya pegawai bisa menggunakan pakaian
tersebut pada saat kerja. Ini sebagai upaya pelestarian adat dan budaya kita,”kata
bupati.

 

Menurutnya, dengan melestarikan budaya, akan memberikan contoh
bagi generasi muda agar tak melupakan budayanya. Dengan menggunakan pakaian
adat tersebut, sebagai bukti dan memperlihatkan kepada daerah lain akan
kekayaan budaya yang ada di Kobar. Meskipun dengan kondisi masa pandemi
Covid-19 tidak mengurangi rasa bangganya.

Baca Juga :  IHT Kompetensi Guru Profesional Berbasis Digital

 

“Kami juga akan menggelar berbagai upacara dan perayaan
yang mungkin cukup sederhana. Mengucapkan rasa syukur akan umur panjang yang
diberikan bagi daerah ini,”ujarnya.

 

Selain itu juga menggelar doa bersama agar nantinya musibah atau
wabah pandemi Covid-19 bisa segera hilang. Untuk itu, dukungan seluruh
masyarakat sangat diharapkan.

Most Read

Artikel Terbaru

/