25.8 C
Jakarta
Wednesday, February 4, 2026

Wisata Kuliner Palangka Raya Ramai, UMKM Rasakan Dampak Positif Nataru

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya pedagang kuliner.

Tingginya antusiasme masyarakat untuk berlibur dan berwisata kuliner membuat lapak pedagang ramai dipadati pengunjung.

Munjayanah (51),  pedagang soto di kawasan Komplek Wisata Bawah Jembatan Kahayan mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pengunjung sudah terasa sejak perayaan Natal lalu dan terus berlanjut hingga awal tahun 2026 ini.

“Alhamdulillah ramai. Dari Natalan kemarin terus sampai sekarang (setelah tahun baru) ya,” ujar Munjayana saat dibincangi awak media di lokasi wisata, Jum’at (2/1/26).

Menurut Munjayanah, keramaian di awal tahun ini didominasi oleh pengunjung yang datang dari luar daerah atau luar kabupaten yang sengaja datang ke Palangka Raya untuk berekreasi bersama keluarga.

Baca Juga :  Pelabuhan Rambang Ditata, Ekonomi Lokal Palangka Raya Diharapkan Tumbuh

“Soalnya orang dari daerah-daerah itu pada ke sini. Makan-makan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pada hari-hari biasa, lonjakan pengunjung umumnya hanya terjadi pada akhir pekan, yakni mulai hari Sabtu, dan Minggu.

Electronic money exchangers listing

Namun, momen libur panjang kali ini membuat intensitas pengunjung tetap tinggi secara konsisten setiap harinya.

“Kalau hari biasa Sabtu Minggu ramai. Tapi ini (karena libur) lumayan agak ramai lagi,” pungkas wanita berusia 51 tahun tersebut.

Peningkatan aktivitas ekonomi di sektor kuliner ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi perputaran ekonomi daerah khususnya UMKM di awal tahun. (Her)

PALANGKA RAYA, PROKALTENG.CO – Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membawa berkah tersendiri bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya pedagang kuliner.

Tingginya antusiasme masyarakat untuk berlibur dan berwisata kuliner membuat lapak pedagang ramai dipadati pengunjung.

Munjayanah (51),  pedagang soto di kawasan Komplek Wisata Bawah Jembatan Kahayan mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah pengunjung sudah terasa sejak perayaan Natal lalu dan terus berlanjut hingga awal tahun 2026 ini.

Electronic money exchangers listing

“Alhamdulillah ramai. Dari Natalan kemarin terus sampai sekarang (setelah tahun baru) ya,” ujar Munjayana saat dibincangi awak media di lokasi wisata, Jum’at (2/1/26).

Menurut Munjayanah, keramaian di awal tahun ini didominasi oleh pengunjung yang datang dari luar daerah atau luar kabupaten yang sengaja datang ke Palangka Raya untuk berekreasi bersama keluarga.

Baca Juga :  Pelabuhan Rambang Ditata, Ekonomi Lokal Palangka Raya Diharapkan Tumbuh

“Soalnya orang dari daerah-daerah itu pada ke sini. Makan-makan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, pada hari-hari biasa, lonjakan pengunjung umumnya hanya terjadi pada akhir pekan, yakni mulai hari Sabtu, dan Minggu.

Namun, momen libur panjang kali ini membuat intensitas pengunjung tetap tinggi secara konsisten setiap harinya.

“Kalau hari biasa Sabtu Minggu ramai. Tapi ini (karena libur) lumayan agak ramai lagi,” pungkas wanita berusia 51 tahun tersebut.

Peningkatan aktivitas ekonomi di sektor kuliner ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi perputaran ekonomi daerah khususnya UMKM di awal tahun. (Her)

Terpopuler

Artikel Terbaru

/