Saya mati kutu: tujuh kenalan saya yang tinggal di Iran sulit dihubungi. Kiriman WA saya tidak terjawab: centang satu. Berarti benar: internet di sana sedang diblokade oleh pemerintahnya.
Baru sekali ini saya satu meja dengan tokoh-tokoh Tim Enam. Yang salah satunya kemudian menjadi menteri perencanaan pembangunan nasional (PPN)/Ketua Bappenas: Dr Rahmat Pambudi.
Saya jadi pemandu wisata. Kemarin. Tamu saya –dua dari provinsi Jiangshu, dua dari Singapura–ingin melihat rumah sakit butik yang ditulis Disway edisi Selasa kemarin.
UNTUK bertahan hidup, Sutarso tak menggantungkan harapan dari lukisan semata. Ia juga bertani. Hasil pertanian menjadi penopang utama, sementara lukisan menjadi penambah pemasukan.
Dokter hebat punya mimpi tertinggi: ingin punya alat paling hebat. Di bidangnya. Contohnya Dr Brahmana ingin punya robot. Dokter Fransiscus ingin punya USG edisi terakhir.
Rahasia kekasih. Musim hujan yang datang lebih dini tidak hanya membuat banjir lebih besar. Juga membuat roda petani buah berputar ke bawah. Jambu air Madura yang terkenal itu pun kini sulit didapat.