25.1 C
Jakarta
Sunday, April 6, 2025

Kena Mental Gara-gara Peran

Aktris Ratu Sofya kena mental gara-gara karakter Zia yang diperankannya dalam film Kromoleo #Teror1malam. Dia mengatakan bahwa karakter ini cukup sulit sampai membuatnya sangat terbebani.

Merasa sangat berat karakter Zia masuk ke dalam dirinya, Ratu Sofya sampai menangis lantaran sudah merasa sudah tidak sanggup lagi untuk memainkan karakter Zia dalam film garapan sutradara Anggy Umbara.

“Aku sampai nangis, sampai kena mental gitu.Di film sebelumnya aku masih sanggup sama mas Anggy. Tapi ini aku benar-benar sampai nangis. Aku kayak nggak ngerti lagi, kenapa ya,” aku Ratu Sofya di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Jumat (16/8).

Untungnya dia mendapat arahan dan masukan dari Anggy Umbara dan sejumlah pemain lain. Alhasil, karakter ini bisa masuk ke dirinya setelah memakan waktu seminggu lebih.

Menurut Ratu Sofya, karakter Zia di film Kromoleo cukup tomboy dan berbeda dari sosoknya di kehidupan nyata. Ada sedikit adegan action diperankannya di film Kromoleo. Latar belakang bela diri Ratu Sofya ternyata sangat membantunya untuk melakukan adegan itu.

Baca Juga :  Penyanyi Dangdut Tisya Erni Dilaporkan ke Polisi Atas Kasus Dugaan Perzinahan

“Aku sekitar dua tahun ikut perguruan tapak suci, tapi sejak pandemi aku berhenti. Untuk hasilnya aku masih bisa meski nggak jago banget,” ujar Ratu Sofya.

Sementara itu, Anggy Umbara mengatakan film Kromoleo memiliki local value yang dianggapnya cukup menarik untuk dieksplorasi di dalam film. Dia yakin unsur lokal ini penting sekali untuk menambah kedekatan film ini dengan masyarakat.

“Nilai-nilai kekeluargaan dan kisah historical tragedy/incident yang pernah terjadi misalnya, sangat bisa relate dengan masyarakat luas. Khususnya penonton film dan pecinta horor Indonesia,” paparnya.

Film Kromoleo #Teror1malam menceritakan tentang Zia (Ratu Sofya), yang sejak kecil tinggal di kota jauh dari keluarganya. Zia akhirnya memutuskan mengunjungi pemakaman ibunya di desa meski sudah dilarang oleh kakeknya, Danang (Tio Pakusadewo).

Baca Juga :  Santai Soal Pernikahan

Ditemani oleh Dika (Abun Sungkar), Zia menuntut kakeknya memberikan jawaban atas alasan mengapa selama ini dilarang kembali ke desa setelah ayahnya menghilang. Hingga akhirnya, mereka bertemu kromoleo dan terungkap misteri yang selama ini ditutupi.

Danang dan pemangku desa yang mengetahui secara pasti alasan di balik mengapa Zia dilarang untuk

menginjakkan kaki di desa itu, cukup gusar ketika mengetahui Zia ternyata datang.

Kepala desa meminta warga untuk sembunyi di rumah dan melarang warga keluar di małam hari. Di malam itu, kromoleo – sebutan untuk rombongan hantu pembawa keranda mayat – muncul meneror desa. Dipercaya, siapapun yang menyaksikan langsung kromoleo akan mati.(jpc)

Aktris Ratu Sofya kena mental gara-gara karakter Zia yang diperankannya dalam film Kromoleo #Teror1malam. Dia mengatakan bahwa karakter ini cukup sulit sampai membuatnya sangat terbebani.

Merasa sangat berat karakter Zia masuk ke dalam dirinya, Ratu Sofya sampai menangis lantaran sudah merasa sudah tidak sanggup lagi untuk memainkan karakter Zia dalam film garapan sutradara Anggy Umbara.

“Aku sampai nangis, sampai kena mental gitu.Di film sebelumnya aku masih sanggup sama mas Anggy. Tapi ini aku benar-benar sampai nangis. Aku kayak nggak ngerti lagi, kenapa ya,” aku Ratu Sofya di bilangan Epicentrum Rasuna Said Jakarta Selatan, Jumat (16/8).

Untungnya dia mendapat arahan dan masukan dari Anggy Umbara dan sejumlah pemain lain. Alhasil, karakter ini bisa masuk ke dirinya setelah memakan waktu seminggu lebih.

Menurut Ratu Sofya, karakter Zia di film Kromoleo cukup tomboy dan berbeda dari sosoknya di kehidupan nyata. Ada sedikit adegan action diperankannya di film Kromoleo. Latar belakang bela diri Ratu Sofya ternyata sangat membantunya untuk melakukan adegan itu.

Baca Juga :  Penyanyi Dangdut Tisya Erni Dilaporkan ke Polisi Atas Kasus Dugaan Perzinahan

“Aku sekitar dua tahun ikut perguruan tapak suci, tapi sejak pandemi aku berhenti. Untuk hasilnya aku masih bisa meski nggak jago banget,” ujar Ratu Sofya.

Sementara itu, Anggy Umbara mengatakan film Kromoleo memiliki local value yang dianggapnya cukup menarik untuk dieksplorasi di dalam film. Dia yakin unsur lokal ini penting sekali untuk menambah kedekatan film ini dengan masyarakat.

“Nilai-nilai kekeluargaan dan kisah historical tragedy/incident yang pernah terjadi misalnya, sangat bisa relate dengan masyarakat luas. Khususnya penonton film dan pecinta horor Indonesia,” paparnya.

Film Kromoleo #Teror1malam menceritakan tentang Zia (Ratu Sofya), yang sejak kecil tinggal di kota jauh dari keluarganya. Zia akhirnya memutuskan mengunjungi pemakaman ibunya di desa meski sudah dilarang oleh kakeknya, Danang (Tio Pakusadewo).

Baca Juga :  Santai Soal Pernikahan

Ditemani oleh Dika (Abun Sungkar), Zia menuntut kakeknya memberikan jawaban atas alasan mengapa selama ini dilarang kembali ke desa setelah ayahnya menghilang. Hingga akhirnya, mereka bertemu kromoleo dan terungkap misteri yang selama ini ditutupi.

Danang dan pemangku desa yang mengetahui secara pasti alasan di balik mengapa Zia dilarang untuk

menginjakkan kaki di desa itu, cukup gusar ketika mengetahui Zia ternyata datang.

Kepala desa meminta warga untuk sembunyi di rumah dan melarang warga keluar di małam hari. Di malam itu, kromoleo – sebutan untuk rombongan hantu pembawa keranda mayat – muncul meneror desa. Dipercaya, siapapun yang menyaksikan langsung kromoleo akan mati.(jpc)

Terpopuler

Artikel Terbaru