29.6 C
Jakarta
Sunday, March 15, 2026

Risya Tak Menyangka, Jadi Agen BRILink Bikin Usahanya di Merauke Makin Ramai

MERAUKE – Usaha BRILink Agen di Merauke, Papua Selatan, menjadi pintu rezeki baru bagi Risya Naifah. Berawal dari usaha kecil di bidang fashion, perempuan pelaku usaha mikro di Kecamatan Merauke itu kini sukses mengembangkan bisnisnya dengan membuka layanan BRILink Agen sekaligus minimarket yang melayani transaksi keuangan dan kebutuhan harian warga.

Keputusan Risya menjadi Agen BRILink pada 2023 berawal dari kondisi masyarakat sekitar yang harus menempuh jarak cukup jauh untuk melakukan transaksi perbankan, seperti transfer maupun tarik tunai. Melihat peluang tersebut, ia memberanikan diri bergabung sebagai mitra BRILink agar layanan perbankan bisa lebih dekat dengan warga.

“Awalnya saya menjalankan usaha di bidang fashion. Tapi kemudian saya memilih membuka usaha BRILink Agen. Pendaftarannya cepat dan petugasnya juga sangat membantu selama prosesnya, selama syarat-syarat terpenuhi,” ujar Risya.

Menurutnya, tidak butuh waktu lama hingga warga mulai memanfaatkan layanan tersebut. Bahkan kurang dari sepekan setelah beroperasi, masyarakat sekitar sudah berdatangan untuk bertransaksi.

“Tidak sampai satu minggu setelah buka, warga mulai datang. Banyak yang tahu dari cerita tetangga atau dari warga lain yang sudah pernah bertransaksi di sini,” katanya.

Baca Juga :  Berkat “BRInita”, Teh Herbal Jadi Produk Unggulan Poktan Bensor Semarang

Seiring waktu, jumlah transaksi terus meningkat. Pendapatan dari layanan BRILink pun perlahan membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Dari usaha sederhana, Risya akhirnya mampu mengembangkan tempat usahanya dengan membuka kios minimarket di lokasi yang sama.

Kini, tempat usahanya tak hanya menjadi titik layanan transaksi keuangan, tetapi juga tempat warga membeli kebutuhan rumah tangga.

Electronic money exchangers listing

“Dalam sehari bisa puluhan transaksi, terutama transfer. Banyak juga yang datang sambil melihat minimarket lalu membeli kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah,” tuturnya.

Selama menjalankan usaha sebagai Agen BRILink, Risya mengaku operasional berjalan lancar tanpa kendala berarti. Baginya, kehadiran BRILink Agen bukan hanya membuka peluang usaha baru, tetapi juga memudahkan masyarakat sekitar yang kini bisa bertransaksi tanpa harus pergi jauh ke bank.

Kisah Risya menjadi gambaran bagaimana kehadiran jaringan BRILink mampu memperluas akses layanan keuangan hingga ke daerah. Melalui agen yang tersebar hingga pelosok, layanan perbankan kini semakin dekat dengan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal.

Baca Juga :  Harga Saham Masih Undervalued, BRI Lakukan Buyback

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan BRI terus berupaya memperluas akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Melalui BRILink Agen, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan usaha yang dapat meningkatkan pendapatan dan memperkuat ketahanan ekonomi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perputaran roda perekonomian, BRI juga terus mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai BRILink Agen.

Tercatat hingga akhir Desember 2025, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,19 juta agen, atau tumbuh 12,2 persen secara tahunan (YoY). Agen-agen tersebut tersebar di lebih dari 66 ribu desa dan menjangkau lebih dari 80 persen wilayah Indonesia, dengan volume transaksi menembus Rp1.746 triliun atau tumbuh 9,9 persen YoY. ***

MERAUKE – Usaha BRILink Agen di Merauke, Papua Selatan, menjadi pintu rezeki baru bagi Risya Naifah. Berawal dari usaha kecil di bidang fashion, perempuan pelaku usaha mikro di Kecamatan Merauke itu kini sukses mengembangkan bisnisnya dengan membuka layanan BRILink Agen sekaligus minimarket yang melayani transaksi keuangan dan kebutuhan harian warga.

Keputusan Risya menjadi Agen BRILink pada 2023 berawal dari kondisi masyarakat sekitar yang harus menempuh jarak cukup jauh untuk melakukan transaksi perbankan, seperti transfer maupun tarik tunai. Melihat peluang tersebut, ia memberanikan diri bergabung sebagai mitra BRILink agar layanan perbankan bisa lebih dekat dengan warga.

“Awalnya saya menjalankan usaha di bidang fashion. Tapi kemudian saya memilih membuka usaha BRILink Agen. Pendaftarannya cepat dan petugasnya juga sangat membantu selama prosesnya, selama syarat-syarat terpenuhi,” ujar Risya.

Electronic money exchangers listing

Menurutnya, tidak butuh waktu lama hingga warga mulai memanfaatkan layanan tersebut. Bahkan kurang dari sepekan setelah beroperasi, masyarakat sekitar sudah berdatangan untuk bertransaksi.

“Tidak sampai satu minggu setelah buka, warga mulai datang. Banyak yang tahu dari cerita tetangga atau dari warga lain yang sudah pernah bertransaksi di sini,” katanya.

Baca Juga :  Berkat “BRInita”, Teh Herbal Jadi Produk Unggulan Poktan Bensor Semarang

Seiring waktu, jumlah transaksi terus meningkat. Pendapatan dari layanan BRILink pun perlahan membantu memperbaiki kondisi ekonomi keluarganya. Dari usaha sederhana, Risya akhirnya mampu mengembangkan tempat usahanya dengan membuka kios minimarket di lokasi yang sama.

Kini, tempat usahanya tak hanya menjadi titik layanan transaksi keuangan, tetapi juga tempat warga membeli kebutuhan rumah tangga.

“Dalam sehari bisa puluhan transaksi, terutama transfer. Banyak juga yang datang sambil melihat minimarket lalu membeli kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah,” tuturnya.

Selama menjalankan usaha sebagai Agen BRILink, Risya mengaku operasional berjalan lancar tanpa kendala berarti. Baginya, kehadiran BRILink Agen bukan hanya membuka peluang usaha baru, tetapi juga memudahkan masyarakat sekitar yang kini bisa bertransaksi tanpa harus pergi jauh ke bank.

Kisah Risya menjadi gambaran bagaimana kehadiran jaringan BRILink mampu memperluas akses layanan keuangan hingga ke daerah. Melalui agen yang tersebar hingga pelosok, layanan perbankan kini semakin dekat dengan masyarakat sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal.

Baca Juga :  Harga Saham Masih Undervalued, BRI Lakukan Buyback

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI, Dhanny, mengatakan BRI terus berupaya memperluas akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

“Melalui BRILink Agen, masyarakat tidak hanya mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan usaha yang dapat meningkatkan pendapatan dan memperkuat ketahanan ekonomi,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perputaran roda perekonomian, BRI juga terus mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai BRILink Agen.

Tercatat hingga akhir Desember 2025, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari 1,19 juta agen, atau tumbuh 12,2 persen secara tahunan (YoY). Agen-agen tersebut tersebar di lebih dari 66 ribu desa dan menjangkau lebih dari 80 persen wilayah Indonesia, dengan volume transaksi menembus Rp1.746 triliun atau tumbuh 9,9 persen YoY. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru