BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Transaksi Wisatawan Indonesia Kini Lebih Mudah

PROKALTENG.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan layanan QRIS Cross Border BRImo di China sebagai upaya memperkuat solusi pembayaran digital lintas negara. Melalui layanan ini, nasabah BRI dapat melakukan transaksi langsung di merchant lokal China dengan memindai kode QR tanpa perlu menukar uang tunai, sekaligus menikmati konversi otomatis dari saldo rupiah dengan nilai tukar yang transparan, kompetitif, dan real-time.

Perluasan layanan tersebut dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia ke luar negeri, termasuk ke China yang menjadi salah satu destinasi favorit pascapandemi. Kehadiran QRIS Cross Border BRImo diharapkan mampu memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis, aman, dan nyaman bagi wisatawan Indonesia selama berada di luar negeri.

Implementasi QRIS Cross Border di China juga menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap Bank Indonesia dalam memperluas konektivitas sistem pembayaran antarnegara. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri, memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan digital global, serta mendorong terciptanya jaringan pembayaran lintas negara yang semakin terintegrasi.

Baca Juga :  BRI Dukung Purwokerto Half Marathon 2025: Dorong Sport Tourism dan Pemberdayaan UMKM Lokal

Direktur Information Technology BRI, , mengatakan pengembangan QRIS Cross Border BRImo di China merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat layanan digital yang mendukung kebutuhan nasabah saat bepergian ke luar negeri.

“Kehadiran QRIS Cross Border BRImo di China berpeluang meningkatkan transaksi wisatawan di luar negeri, karena kemudahan penggunaannya. Dengan sistem ini, wisatawan Indonesia bisa langsung berbelanja di merchant di China yang sudah terintegrasi QRIS. Ke depan, BRI akan terus mendorong inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas akseptasi sistem pembayaran digital Indonesia di level global,” ujarnya.

Melalui layanan tersebut, wisatawan Indonesia dapat bertransaksi lebih mudah di berbagai merchant di China tanpa harus membawa uang tunai maupun mencari money changer. Proses pembayaran dilakukan cukup dengan memindai QR, sementara sistem secara otomatis memotong saldo rupiah dan menampilkan rincian transaksi secara transparan melalui BRImo.

Baca Juga :  Wastra Naik Kelas! KainIndonesia.co Tembus Pasar Global Berkat LinkUMKM BRI

Selain kemudahan, QRIS Cross Border BRImo juga menawarkan efisiensi biaya melalui nilai tukar yang kompetitif dan dinilai lebih menguntungkan dibandingkan penukaran uang secara fisik. Keunggulan ini memberikan pengalaman transaksi yang lebih hemat, praktis, dan terkontrol selama perjalanan.

Electronic money exchangers listing

Setiap transaksi yang dilakukan juga tercatat secara real-time di BRImo sehingga nasabah dapat memantau pengeluaran kapan saja dan di mana saja. Fitur ini memperkuat kontrol finansial sekaligus meningkatkan rasa aman saat bertransaksi di luar negeri.

Sementara itu, adopsi layanan transaksi digital BRI terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Triwulan I 2026, volume transaksi QRIS BRI tercatat mencapai Rp30,5 triliun atau tumbuh 76 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan jumlah transaksi mencapai 253 miliar transaksi atau meningkat 86,7 persen YoY. Di sisi lain, volume transaksi super apps BRImo meningkat 29,4 persen YoY menjadi Rp2.042,2 triliun. ***

PROKALTENG.CO – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan layanan QRIS Cross Border BRImo di China sebagai upaya memperkuat solusi pembayaran digital lintas negara. Melalui layanan ini, nasabah BRI dapat melakukan transaksi langsung di merchant lokal China dengan memindai kode QR tanpa perlu menukar uang tunai, sekaligus menikmati konversi otomatis dari saldo rupiah dengan nilai tukar yang transparan, kompetitif, dan real-time.

Perluasan layanan tersebut dilakukan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia ke luar negeri, termasuk ke China yang menjadi salah satu destinasi favorit pascapandemi. Kehadiran QRIS Cross Border BRImo diharapkan mampu memberikan pengalaman transaksi yang lebih praktis, aman, dan nyaman bagi wisatawan Indonesia selama berada di luar negeri.

Implementasi QRIS Cross Border di China juga menjadi bagian dari dukungan BRI terhadap Bank Indonesia dalam memperluas konektivitas sistem pembayaran antarnegara. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi transaksi masyarakat Indonesia di luar negeri, memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem keuangan digital global, serta mendorong terciptanya jaringan pembayaran lintas negara yang semakin terintegrasi.

Electronic money exchangers listing
Baca Juga :  BRI Dukung Purwokerto Half Marathon 2025: Dorong Sport Tourism dan Pemberdayaan UMKM Lokal

Direktur Information Technology BRI, , mengatakan pengembangan QRIS Cross Border BRImo di China merupakan bagian dari strategi BRI dalam memperkuat layanan digital yang mendukung kebutuhan nasabah saat bepergian ke luar negeri.

“Kehadiran QRIS Cross Border BRImo di China berpeluang meningkatkan transaksi wisatawan di luar negeri, karena kemudahan penggunaannya. Dengan sistem ini, wisatawan Indonesia bisa langsung berbelanja di merchant di China yang sudah terintegrasi QRIS. Ke depan, BRI akan terus mendorong inovasi layanan digital yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas akseptasi sistem pembayaran digital Indonesia di level global,” ujarnya.

Melalui layanan tersebut, wisatawan Indonesia dapat bertransaksi lebih mudah di berbagai merchant di China tanpa harus membawa uang tunai maupun mencari money changer. Proses pembayaran dilakukan cukup dengan memindai QR, sementara sistem secara otomatis memotong saldo rupiah dan menampilkan rincian transaksi secara transparan melalui BRImo.

Baca Juga :  Wastra Naik Kelas! KainIndonesia.co Tembus Pasar Global Berkat LinkUMKM BRI

Selain kemudahan, QRIS Cross Border BRImo juga menawarkan efisiensi biaya melalui nilai tukar yang kompetitif dan dinilai lebih menguntungkan dibandingkan penukaran uang secara fisik. Keunggulan ini memberikan pengalaman transaksi yang lebih hemat, praktis, dan terkontrol selama perjalanan.

Setiap transaksi yang dilakukan juga tercatat secara real-time di BRImo sehingga nasabah dapat memantau pengeluaran kapan saja dan di mana saja. Fitur ini memperkuat kontrol finansial sekaligus meningkatkan rasa aman saat bertransaksi di luar negeri.

Sementara itu, adopsi layanan transaksi digital BRI terus menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Triwulan I 2026, volume transaksi QRIS BRI tercatat mencapai Rp30,5 triliun atau tumbuh 76 persen secara tahunan (year-on-year/YoY), dengan jumlah transaksi mencapai 253 miliar transaksi atau meningkat 86,7 persen YoY. Di sisi lain, volume transaksi super apps BRImo meningkat 29,4 persen YoY menjadi Rp2.042,2 triliun. ***

Terpopuler

Artikel Terbaru